Category Archive : Uncategorized

Alasan-alasan Penjualan

Alasan-alasan PenjualanAlasan-alasan Penjualan

Yang dimasud alasan penjualan adalah faktor-faktor yang dapat dikemukakan oleh penjual kepada calon pembeli mengenai barang-barang yang akan dijual. Misalnya, mengenai mutunya, manfaatnya, nilai ekonominya, dan sebagainya.

 

Setiap perbuatan yang menunjukkan hal-hal yang menyenangkan calon pembeli itu disebut alas an-alasan penjualan. Misalnya, penjual mengatakan bahwa sarung ini tidak luntur. Setelah calon pembeli mendengar, menjadi sadar akan nilai dan keuntungan yang mungkin nanti diperolehnya bila membeli barang tersebut. Jika alasan penjual itu dapat sesuai dengan barang yang terjual, maka tentu calon pembeli dapat menjadi langganan kita.

 

Recent Posts

Formaldehyde ( HCHO)

Formaldehyde ( HCHO)
Formaldehyde digunakan secara besar-besaran dalam berbagai proses industri, merupakan volatile organic compounds ( senyawa organik yang mudah menguap) yang sering terdapat pada bahan perekat, tekstil, kertas maupun produk – produk tekstil dan kosmetik. Pada dosis atau pajanan yang melebihi nilai 103 ppm akan menyebabkan iritasi selaput lendir, gangguan kulit kering secara kronik maupun akut. Selain itu, pajanan yang melebihi nilai 1 ppm akan menyebabkan pajanan kronis dan diduga bersifat karsiogenik.
OSHA menetapkan batas aman pajanan 8 jam untuk lingkungan kerja adalah 0,75 ppm, sedangkan untuk pajanan singkat adalag 2 ppm, sedangkan ASHRAE dan Swdish mengambil batas pajanan adalah 0,1 ppm. Pengendalian bagi zat ini diantaranya adalah dengan pemilihan bahan banguna yang rendah formaldehyde, peninkatan kualitas ventilasi pada saat penggunaan produk formaldehyde baru, dan pengendalian suhu dan kelembaban (BiNardi, 2003).

h) Radon

Dipasaran beredar beberapa jenis bahan bangunan yang terbuat dari bahan tambang maupun sisa pengolahan bahan tambang maupun sisa pengolahan bahan tambang yang berkadar radioaktif tinggi. Beberapa bahan tersebut antara lain asbes, garnit, italian tuff, gipsum, batu bata dari limbah pabrik alumunia, cone block, yang terbuat dari limbah abu batubara, acrated concrete, blast-furnace slag dari limbah pabrik besi, mengandung konsentrasi tinggi radium 226 yang dapat menjadi sumber migrasi radon di didalam ruangan ( Pudjiastutu et.al. 1998 ).Sumber :

https://tukangkonten.com/

Teori SiklusTeori Siklus

Bagi Ibn Khaldun, produksi bergantung kepada penawaran dan permintaan terhadap produk. Namun penawaran sendiri tergantung kepada jumlah produsen dan hasratnya untuk bekerja, demikian juga permintaan tergantung pada jumlah pembeli dan hasrat mereka untuk membeli.

Variabel penentu bagi produksi adalah populasi serta pendapatan dan belanja Negara, keuangan publik.

1)        Siklus Populasi

Produksi ditentukan oleh populasi. Semakin banyak populasi, semakin banyak produksinya. Demikian pula, semakin besar populasi semakin besar permintaannya terhadap pasar dan semakin besar produksinya.

Namun populasi sendiri ditentukan oleh produksi. Semakin besar produksi, semakin benyak permintaan terhadap tenaga kerja dipasar. Hal ini menyebabkan semakin tinggi gajinya, semakin banyak pekerja yang berminat untuk masuk ke lapangan tersebut, dan semakin besar kenaikan populasinya. Akibatnya, terhadap suatu proses kumulatif dari pertumbuhan populasi dan produksi, pertumbuhan ekonomi menentukan pertumbuhan populasi dan sebaliknya.

 

Sumber :

https://businessnews.id/

Pengertian Motivasi

Pengertian Motivasi

Motivasi secara sederhana dapat diartikan “motivating” yang berarti bahwa pimpinan suatu organisasi berada ditengah-tengah bawahannya, dengan demikian dapat memberikan bimbingan, intruksi, nasehat, dan koreksi jika diperlukan (Siagian, 1985:129). Sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa motivasi adalah dorongan yang ada dalam diri manusia yang menyebabkan ia melakukan suatu pekerjaan  (Wursanto, 1987: 132).

Chung dan Megginson menyatakan bahwa, motivasi dirumuskan sebagai perilaku yang ditujukkan pada suatu sasaran, berkaitan dengan tingkat usaha yang dilakukan oleh seseorang dalam mengejar suatu tujuan motivasi yang berhubungan dengan kepuasan pekerja dan performasi pekerjaan”.[1] Jadi performansi disini  adalah fungsi dari motivasi kerja dan kemampuan.

Motivasi selalu menjadi perhatian utama dari para manajer, karena motivasi berhubungan erat dangan keberhasilan seseorang, organisasi, atau masyarakat dalam mencapai tujuannya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja adalah dorongan yang tumbuh dalam diri seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan dengan semangat tinggi menggunakan semua kemampuan yang dimilikinya, dan bertujuan untuk mendapatkan hasil kerja yang sesuai dengan keinginan.

  1. Motivasi dan Kepuasan

Sering istilah motivasi dan kepuasan digunakan secara bergantian. Sebenarnya ada perbedaan antara keduanya. kepuasan dan ketidak-puasan seseorang dengan pekerjaannya itu bersifat subjektif, yang merupakan hasil kesimpulan dan didasarkan pada suatu perbandingan mengenai apa yang diterima oleh pegawai dari pekerjaannya. Kepuasaan kerja biasanya diketahui berdasarkan hasil penyelidikan terhadap pegawai.

Kesediaan atau motivasi seorang pegawai untuk bekerja biasanya ditunjukkan oleh aktifitas yang terus-menerus, dan yang berorientasikan tujuan. Jadi yang dimaksud pegawai yang bermotivasi adalah pegawai yang perilakunya diarahkan kepada tujuan organisasi dan aktivitas-aktivitasnya tidak mudah terganggu oleh gangguan-gangguan kecil.

Sedangkan pegawai yang tidak bermotivasi, adalah mereka yang tergolong dalam hal dibawah ini:

  1. Perilaku pegawai tidak memperlihatkangoal directed(berorientasikan tujuan)
  2. Perilaku pegawai tidak diarahkan pada tujuan yang bernilai bagi organisasi
  3. Pekerja tidak komitmen terhadap tujuan, yang berakibat  mudah terganggu dan menuntut pengawasan yang tinggi.[2]

    Recent Posts

Keterlibatan Indonesia dan sikap Indonesia terhadap situasi internasional

Keterlibatan Indonesia dan sikap Indonesia terhadap situasi internasional yang sudah disebutkan diatas bisa dipahami dari sumber-sumber penting pembuat kebijakan luar negeri Indonesia dengan model Pre Theory yang terdiri dari :

1.       Individual/ idiocyncratic

Pengamatan karakter Individual penulis amati dengan mengamati persepsi Presiden Soekarno saat itu dimana Soekarno membuat kebijakan atas pemahamannya sendiri tentang situasi dunia politik internasional pada saat itu,  bagi Soekarno blok barat atau blok Amerika Serikat merupakan negara-negara kolonialisme dan segala bentuk penjajahan dari negara barat harus dihindari, Karena Indonesia sendiri merupakan negara yang pernah dijajah oleh belanda (barat).

Soekarno adalah seorang pemimpin yang memiliki rasa nasionalisme dan revolusionar sehingga kedekatan dengan Uni Soviet menjadi mudah dipahami dikarenakan gagasan-gagasan yang disebarkan oleh Uni Soviet mengenai komunisme memiliki ide yang sama yaitu nasionalis dan revolusioner. Hal ini juga yang mendasari bagaimana kedekatan Indonesia dengan China dan anti Malaysia dimana Presiden Soekarno menganggap bahwa mendukung Malaysia sama saja mendukung Inggris (negara kolonialis)   dan menafsirkan pembentukan Malaysia tersebut sebagai suatu usaha dari pihak negara-negara kolonialis dan Neokolonialis untuk mengepung Indonesia, dan oleh sebab itu

merupakan suatu ancaman terhadap keselamatan negara dan Bangsa Indonesia (Sabir M, 1987

2.       Role/ Peranan Pembuat Keputusan

Pada tingkatan analisis individu pemimpin yang dalam hal ini adalah presiden Soekarno merupakan individu yang sangat berpengaruh danmemiliki power sehingga tidak memerlukan konsensus lagi dalam setiap pengambilan keputusannya.

3.       Government

Pemerintahan Indonesia pada saat itu merupakan bentuk pemerintahan Demokrasi terpimpin dimana kekuasaan besar masih ada pada keputusan presiden, lembaga-lembaga negara dalam setiap keputusannya harus mendapat persetujuan dari Presiden. Sehingga pelaksanaan politik luar negeri merupakan kebijakan yang banyak diambil dari kebijakan Presiden kala itu.

4.       Social atau Society

kondisi domestik Indonesia saat itu merupakan sebagai sebuah negara yang baru berdiri, Indonesia  kemudian mencoba mencari sosok atau membangun profilnya dalam dunia internasional. Kondisi ekonomi yang relatif lemah namun memiliki semangat patriotisme yang besar membuat pemerintah Indonesia harus menentukan arah kebijakannya diluar negeri untuk membangun citra Indonesia didalam maupun dari luar. Dengan gagasan-gagasan anti kolonialisme Presiden Soekarno dianggap mewakili keinginan rakyat yang kondisinya memiliki rasa nasionalisme yang kuat dan juga terdapat kelompok-kelompok revolusioner

https://haciati.co/

Legion Y740, Laptop Gaming Terbaru Lenovo di Indonesia

Legion Y740, Laptop Gaming Terbaru Lenovo di Indonesia

Legion Y740, Laptop Gaming Terbaru Lenovo di Indonesia

Kembali meramaikan pasar notebook gaming di Indonesia, Lenovo memboyong notebook gaming terbarunya, Legion Y740. Ditujukan untuk para gamer hardcore, notebook gaming datang dengan jeroan yang bertenaga, namun punya desain yang stylish.

Seperti diungkap oleh Julius Tjhin, Consumer Lead, Lenovo Indonesia, Legion Y740 menawarkan keseimbangan antara performa dan penampilan, sehingga gamer dapat menggunakannya bukan hanya untuk bermain game, tapi juga untuk bekerja, bahkan untuk beban kerja berat seperti video editing.

“Banyak produk gaming masa kini yang berusaha menarik perhatian para penggunanya dengan gimmick tertentu dan desain mencolok. Namun, kami membuat Legion selalu mengutamakan performa untuk gaming, tidak terkecuali Legion Y740 yang kami boyong ke pasar Indonesia,” ucap Julius Tjhin.

Lenovo Legion Y740 hadir untuk memenuhi kebutuhan gamer hardcore.

GeForce RTX 2060 tersedia di dalam model Y740 yang memiliki ukuran layar 15.6 inci. Kartu grafis ini tentunya memberikan kekuatan yang lebih dari cukup untuk menjalankan game-game terbaru yang ada saat ini.

Tidak hanya itu, notebook gaming ini juga dipersenjatai prosesor Intel Core i7 Generasi ke-8, RAM 32 GB DDR4 2666 Mhz opsional, dan 100 percent anti-ghosting CORSAIR® iCue® RGB backlit keyboard. Ada juga sistem pencahayaan dengan lebih dari 16 juta pilihan kostumisasi warna.

Nilai jual lainnya, Lenovo Legion Y740 juga dilengkapi Dolby Atmos® Speaker System dengan Dolby® Sound Radar untuk urusan audionya. Layar opsional 144 Hz Full HD (1920 x 1080) juga sudah disokong NVIDIA G-SYNC™. Dengan dukungan Dolby Vision®, layarnya juga lebih terang hingga 300 nits.

Bagaimana dengan catu dayanya? Ditegaskan oleh Julius Tjhin

, pengguna Legion Y740 tidak perlu khawatir. Sebab, notebook gaming ini telah dilengkapi baterai yang telah ditingkatkan kemampuannya dan dapat bertahan hingga 6 jam.

Begitu juga, pengguna tak perlu lagi khawatir dengan overheating

selama memakai Legion Y740 untuk bermain game. Ya! Notebook gaming ini telah dipersenjatai dengan Lenovo Legion Coldfront dual fan thermal layout untuk menjaga perangkat tetap dingin.

 

sumber :

https://ekonomija.org/armajet-apk/

Perkembangan Kurs

Perkembangan Kurs Rp/USD di Indonesia tahun 2004-2011

Perkembangan Kurs

Perkembangan Kurs

Salah satu paramater perekonomian adalah kestabilan nilai tukar rupiah terhadap sejumlah mata uang dunia. Selain inflasi, Nilai tukar (kurs) juga memiliki peran yang penting dalam perubahan neraca pembayaran indonesia

Dari tabel di atas dapat kita lihat bahwa, perkembangan nilai tukar daru tahun 2004 – 2011 cenderungan tidak terlalu fluktuatif. Pada tahun 2004 nilai tukar Rupiah terhadap USD yaitu Rp 9.311/USD, sedangkan pada tahun 2005 nilai tukar rupiah terhadap USD menguat yaitu sebesar Rp9.036/USD. Pada tahun selanjutnya tahun 2006 rupiah mengalami depresiasi yaitu Rp9.447/USD, dan pada tahun 2007 Rupiah mengalami depresiasi yang cukup besar yaitu menjadi Rp 11.005/USD.

Meskipun pada tahun 2007 nilai tukar Rupiah terhadap USD cukup besar namun karena perekonomian yang berangsur membaik mampu menguatkan kembali nilai tukar, yaitu sebesar Rp 9.466/USD, dan pada tahun – tahun selanjutnya hingga tahun 2011 nilai tukar rupiah terhadap USD cenderung stabil yaitu dikisaran Rp 9.065/USD hingga Rp 9.879/USD.

Berfluktuasinya nilai tukar dari tahun 2004 – 2011 dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari demand – supply di pasar valuta asing, tingkat suku bunga, pendapatan rill hingga kebijakan pemerintah yang memiliki tujuan tertentu dalam mendevaluasi maupun merevaluasi nilai tukar.

Sumber : https://www.prfree.org/@theeacher/dosenpendidikan-releases-abrand-new-article-onthe-respiratory-system-of-different-animals-6rm584677kw4

Pembelajaran Bahasa Indonesia

Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan salah satu materi pelajaran yang terlampau mutlak di sekolah. Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalah sehingga siswa memiliki kapabilitas berbahasa Indonesia yang baik dan benar dan juga sanggup menghayati bahasa dan sastra Indonesia cocok bersama dengan situasi dan target berbahasa dan juga tingkat pengalaman siswa sekolah dasar. Akhadiah dkk. (1991: 1).

Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia bagi siswa adalah untuk mengembangkan kapabilitas berbahasa Indonesia cocok bersama dengan kemampuan, kebutuhan, dan minatnya, namun bagi guru adalah untuk mengembangkan potensi bahasa Indonesia siswa, dan juga lebih berdiri sendiri didalam pilih bahan ajar kebahasaan cocok bersama dengan situasi lingkungan sekolah dan kapabilitas siswa. BSNP (2006).

Selain itu, target umum pembelajaran sebuah Bahasa adalah memiliki peran sentral didalam pertumbuhan intelektual, sosial dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberhasilan didalam mempelajari seluruh bidang studi. Dengan pembelajaran Bahasa terlalu mungkin manusia untuk saling berkomunikasi, saling share pengalaman, saling belajar berasal dari yang lain dan untuk menaikkan kapabilitas intelektual dan kesusasteraan merupakan salah satu layanan untuk menuju pemahaman tersebut.

Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dikehendaki mendukung siswa mengenal dirinya, budayanya dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi didalam masyarakat yang memakai bahasa berikut dan menemukan dan juga memakai kapabilitas analitis dan imajinatif yang tersedia didalam dirinya.

Pendidikan bahasa Indonesia diarahkan untuk menaikkan kapabilitas peserta didik untuk berkomunikasi didalam bahasa Indonesia bersama dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun tulis, dan juga menumbuhkan apresiasi pada hasil karya kesastraan manusia Indonesia.

Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Dengan pembelajaran bahasa Indonesia sehingga siswa dikehendaki memiliki kapabilitas sebagai berikut:

Siswa dikehendaki sanggup memakai bahasa Indonesia secara baik dan benar dan juga sanggup berkomunikasi secara efisien dan efisien baik secara lisan maupun tulis cocok bersama dengan etika yang berlaku.
Siswa bangga dan menjunjung bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa pemersatu bangsa Indonesia.
Siswa sanggup jelas bahasa Indonesia dan juga sanggup menggunakannya bersama dengan tepat dan kreatif untuk beraneka tujuan.
Siswa sanggup memakai bahasa Indonesia untuk menaikkan kapabilitas intelektual, dan juga kematangan emosional dan sosial.
Siswa sanggup membaca dan memakai karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, dan juga menaikkan ilmu dan kapabilitas berbahasa.
Siswa dikehendaki sanggup menghayati bahasa dan sastra Indonesia dan juga menjunjung dan bangga pada sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual Indonesia.
Aspek kapabilitas berbahasa yang meliputi keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis yang berkaitan bersama dengan ragam bahasa maupun ragam sastra merupakan ruang lingkup standard kompetensi pembelajaran Bahasa Indonesia.

Baca juga :

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

Pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat

Dengan berpegang pada prinsip bahwa tingkah laku individu merupakan

Cara atau di dalam masyarakat pada hakekatnya merupakan manifestasi pemenuhan dari kepentingan itu sendiri Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan dalam diri individu yaitu kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis.

 

Oleh karena itu individu mengandung arti bahwa tidak ada

dua orang individu yang sama persis di dalam aspek-aspek pribadinya, baik jasmani maupun rohani, maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya.

 

Perbedaan-perbedaan tersebut secara garis besar disebabkan oleh 2 faktor, yaitu

faktor pembawaan (Hereditas) dan faktor lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikanindividu. Perbedaan pembawaan akan memungkinkan perbedaan individu dalam hal kepentingannya meskipun dengan lingkungan yang sama. Sebaliknya lingkungan yang berbeda akan memungkinkan timbulnya perbedaan individu dalam hal kepentingan meskipun pembawaannya sama.alat dalam memenuhi kepentingannya, maka kegiatan yang dilakukannya

Merujuk pada latar belakang tersebut, akhirnya penulis tertarik untuk menyusun sebuah makalah yang mengkaji mengenai tingkah lakuindividu dalam memenuhi kepentingan ataupun kebutuhannya, dengan judul ”Pertentangan-pertentangan Sosial dan Integrasi Masyarakat”.

Baca Juga :