Category Archive : Umum

PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH

PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAHPENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH

Penyakit yang sering menyerang tanaman bawang merah antara lain:

1. Bercak ungu / trotol atau bercak alternaria pori.

 

Penyakit ini disebabkan oleh cendawan Alternaria Pori pada umumnya serangan ini ditandai dengan adanya noda putih atau kekuningan pada daun, kemudian melebar dan menyebabkan daun menjadi kering terutama yang paling mencolok pucuk daun atasnya , selanjutnya menjalar dalam waktu 5 � 6 hari tanaman bawang merah akan mati. Penyakit ini menyerang saat udara lembab terutama pada saat musim hujan.

Cara penanggulangannya: semprot dengan fungisida berbahan aktif Mancozeb (merk dagang Dithane, Manzed,) dan Iprodium ( merk dagangnya Rovral, dosisi penggunaanya : untuk penjagaan 1 sendok makan penuh untuk Mancozeb dan 1 sendok makan rata untuk Iprodium,untuk tiap 1 tangki semprot ( 17 liter) , sedangkan untuk tanaman yang telah terserang penyakit dosisinya ditambah menjadi 2 sendok makan .kemudian disemprotkan secara merata.

2. Antraknosa / lanas / otomatis.

Penyakit ini didaerah Brebes disebut otomatis , di daerah Nganjuk di sebut lanas . penyakit ini disebabkan patogen (cendawan Colletotrichum ), serangan terhadap daun bawang merah di tandai dengan bercak putih / lubang pada daun dan agak berlendir / basah dan berbau ,selang 1 hari daun akan mati dan gugur . penyakit ini termasuk yang paling ganas ,karena dalam tempo 3 hari daun bawang merah akan hancur. Biasanya penyakit in menyerang pada saat puncak musim hujan .

Cara mengatasinya : untuk pencegahannya ,rutin lakukan penyemprotan dengan fungisida bakterisida bahan aktif seperti Oksitetrasiklin ( merk dagangnya Bactocyn 150 al )dan kasugamisin hidroklorida ( merk dagangnya Kasumin 5/75 WP ) + Benomil( Benlet 50 WP, Benstar 50 WP)

Dosisinya : untuk pencegahan 1 sendok makan ,sedangkan bila sudah terserang tambahkan 2 � 4 sendok makan tiap 1 tangki semprot / 17 liter. disemprotkan pagi dan sore hari.

Perlu diingat bila setelah hujan , daun bawang merah mengeluarkan bau yang tajam ,itu berarti daun bawang terserang otomatis / lanas , segera lakukan penyemprotan saat itu juga , jangan sampai di tunda besok, karena penyakit ini sangat ganas.

3. Penyakit layu bakteri

Penyakit ini menyerang tanaman bawang merah di segala umur , cirinya bawang merah tampak layu pada pagi hari dan setelah pengairan , penyakit ini menyerang dari akar tanaman , tanaman akan layu mati dan akarnya mengeluarkan bau busuk.

Cara penanggulanganya : gunakan fungisida bakterisida sistemik berbahan aktif seperti Oksitetrasiklin( merk dagangnya Bactocyn 150 al )dan kasugamisin hidroklorida ( merk dagangnya Kasumin 5/75 WP) di tambah fungisida sistemik ( Score 250 EC ) agar cepat meresap kejaringan tanaman . Dosis pemakaiannya : 2 � 3 sendok makan penuh dan 1- 2 sendok penuh untuk Score 250 EC. Tiap 1 tangki semprot / 17 liter air.

4. Penyakit Embun Bulu

Penyakit ini menyerang daun bawang merah pada saat udara lembab ,curah hujan tinggi, berkabut. Penyakit ini menempel pada daun bawang merah membentuk spora tampak seperti embun menutupi daun, tetapi lama kelamaan akan menginveksi daun dan masuk ke batang / umbi menyebabakan busuk.

Cara penangulangan : semprot dengan fungisida berbahan aktif Tiram ( Tiflo 80 WP, Ziplo 90 WP) ditambah Mancozeb ( Dithane 80 WP , Manzed 80 WP, Detazeb 80 WP)
Dosis pemakaiannya : 2- 3 sendok makan penuh, tiap 1 tangki semprot / 17 liter air.

5. Penyakit Mozaik ,Moler / Ceker ,/Mulet

Penyakit ini menyerang daun bawang merah , gejalanya ditandai dengan pangkal daun berwarna putih agak melengkung dan vigor kemudian daunnya bergelombang rebah berantakan , biasanya tanaman terlalu vigor dan menyerang saat musim hujan , penyerangan bisa merusak 100% tanaman bawang merah dalam waktu 2 minggu.

Demikian beberapa penyakit yang menyerang tanaman bawang merah.semoga bermanfaat.

Google Facebook Twitter
Cari artikel di blog ini…
Artikel Terkait

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN BAWANG MERAH

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI

HAMA GRANDONG / LALAT PENGGOROK DAUN PADA BAWANG MERAH.

PENYAKIT BULAI PADA JAGUNG DAN PENGENDALIANNYA

PENYAKIT MOLER / MULET / INUL PADA TANAMAN BAWANG MERAH

HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN MENTIMUN
Unknown
Unknown
CARA MENANAM / BUDIDAYA BAYAM DI POT/ POLIBAG
HAMA GRANDONG / LALAT PENGGOROK DAUN PADA BAWANG MERAH.
3 komentar
avatar
Balas
EvelynPoohdelete14 November 2019 05.32
ituBola – Bandar Bola | Casino Online | Baccarat | Dragon Tiger | Roulette | Sicbo | BlackJack

Agen Judi Online Terpercaya dan Terbaik di Indonesia.
Menyediakan berbagai macam permainan Judi Bola & Casino Online Terlengkap.

BONUS SPORTSBOOK ONLINE

Komisi Rollingan 0.25% Grade A
Pasaran Harga ODDS Terbaik, Duit Kei Tidak Mahal

BONUS CASINO ONLINE

Komisi Rollingan 0,8% ( Baccarat )
Komisi Rollingan 0,6% ( SICBO )
Komisi Rollingan 0,6% ( ROULLETE )
Komisi Rollingan 0,5% ( DRAGON TIGER )

NB : Komisi Rollingan Akan Secara Otomatis Masuk Ke dalam User.

 

Recent Posts

BUDIDAYA BAWANG KUCAI DI POT

BUDIDAYA BAWANG KUCAI DI POTBUDIDAYA BAWANG KUCAI DI POT

Tanaman kucai adalah tanaman jenis rempah yang biasanya untuk penyedap rasa pada masakan , juga bisa untuk bahan dasar obat herbal. Daun kucai juga bisa mengobati sakit saraf kepala seperti yang saya tulis pada artikel sebelumnya.

Karena sangat penting dan bermanfaatnya tanaman ini , maka kali ini saya akan menyampaikan cara menanam / budidaya kucai / bawang kucai di pot / polibag.

Bahan yang diperlukan untuk menanam bawang kucai antara lain:

1. Pot / polibag
Pot atau polibag yang diperlukan ukuran sedang diameter 25 cm , pilih polibag yang berwarna hitam atau pot ( juga bisa kaleng bekas dan lubangi bagaian bawahnya )

2. Bokashi atau kompos
Kompos atau bokashi dicampur dengan tanah karena kandungan bahan organik yang tinggi akan mempercepat pertumbuhan tanaman, campur dengan tanah perbandingan 1:1 kemudaian tambahkan furadan 3 g satu sendok tiap polibag /pot. Selanjutnya masukkan kedalam pot atau polibag dan dirapatkan.

3. Bibit bawang kucai
Bibit kucai berasal dari tanaman kucai yang sudah tua dan mengeluarkan bunga , lalu bunga menjadi kering dan disitulah biji kucai diperoleh ,bunga yang sudah tua di petik lalu di gosok dengan tangan untuk memisahkan biji dari kulitnya.

4. Bahan yang diperlukan lainya yaitu air ,sekop kecil, slang dan gembor atau alat untuk membasahi tanaman.

Cara menanam / budidaya bawang kucai di pot /polibag

Lakukan penyiraman pada pot/ polibag yang telah diisi denganbokashi bercampur dengan tanah sampai basah merata. Selanjutnya taburkan biji kucai kedalam pot/polibag, lalu taburkan tanah lembut tipis diatasnya .

Perawatan tanaman kucai / bawang kucai.

Penyiraman dilakukan dengan air yang tidak deras tiap hari untuk tanaman yang masih baru agar biji kucai tidak loncat , selanjutnya 2 hari sekali atau bila tanah terlihat kering.

Penjarangan dan penyulaman dilakukan bila tanaman bergerombol tidak merata di pindahkan ke pot/ polibag yang lain agar pertumbuhan merata. Pemindahan tanaman dilakukan ketika panjang tanaman minimal 3 cm dan keadaan tanah harus basah.

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk kompos / bokashi ,dilakukan 2-3 minggu sekali.

Pembersihan gulma dilakukan 2 mniggu sekali atau bila rumput penganggu telah tumbuh.

Demikian cara menanam / budidaya kucai / bawang kucai dipot / polibag. Semoga bermanfaat.

 

Sumber: https://obatpenggemukbadan.id/google-pecat-karyawan-penyebar-memo-anti-keberagaman/

Cara Membuat Pakan Fermentasi Penggemukan Sapi

Cara Membuat Pakan Fermentasi Penggemukan SapiCara Membuat Pakan Fermentasi Penggemukan Sapi

skala usaha kecil maupun besar sekarang banyak diminatai oleh kalanagan investor, besarnya investor tidak jadi soal keuntungan lebih baik yaitu dengan cara perawatan intensif, managemen ternak, lokasi yang cocok dan bibit yang tepat. Usaha ternak sapi tidak sama dengan peternak dengan pola tradisional yang hanya tergolong ternak sambilan jadi hasilnya juga tidak tertarget dengan jelas. Dengan demikian PT HCS memberikan solusi cara beternak sapi agar tercapat kualitas, kualitas dan memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan.

Cara membuat pakan fermentasi Penggemukan sapi
Semua peternak pasti menginginkan ternaknya sehat, gemuk dan berkualitas dengan modal dan bahan seminimal mungkin sehingga keuntungan lebih bisa didapat. Beberapa peternak mengalami kesulitas untuk menentukan pakn yang sesuai standar dan komplit nutrisi, kasus yang sering ditemukan adalh ketidak cocokan pakan yang diberikan pada sapi yang ditujukan untuk dipotong.
Perlu diperhatikan bahwa secara alami pertambahan berat badan sapi di kisaran 500 gram – 1000 gram/hari. Namun untuk mewujudkan itu perlu cara pemberian konsentrat hormaon dengan menggunakn pola HCS dengan produk SOC, hasil pakan yang dibuat dari sisa-sisalimbah pertanian seperti pohon jagung, tebon tebu, kulit kacang, titen kedelai, dll. Dengan fermentasi menggunakan produk SOC-HCS. elain menguntungkan dari sisi pengeluaran, sapi juga cepat gemuk. Cara pembuatannya juga cukup mudah dan bisa dilakukan siapa saja.
SOC atau suplemen organik cair merupakan suplemen khusus untuk meyehatkan binatang ternak anda. Dengan SOC anda dapat menekan pengeluaran selama produksi dan perawatan. SOC membantu mengurangi tingkat stres pada hewan ternak dan menekan timbulnya penyakit pada ternak anda dan mengurangi angka resiko kematian dihewan ternak. SOC membantu meningkatkan hewan ternak anda untuk meningkatkan antibodi, sehingga hewan ternak tidak mudah sakit.
0258798
SOC merupakan suplemen terbaik saat ini. Mempercepat pertumbuhan hewan ternak dan meningkatkan produksi danging, sebab SOC memberikan efek merangsang nafsu makan pada hewan ternak. Selain produksi daging, SOC juga baik untuk perkembangbiakan. SOC membantu meningkatkan kesuburan pada hewan, sehingga SOC dapat mempertinggi kualitas telur pada hewan unggas, amupun kesuburan perkembangbiakan hewan ternak lainnya seperti kambing dan sapi.
Proses fermentasi pakan memanfaatkan SOC yang mana digunakan dengan berbagai limbah untuk dijadikansebagai bahan makanan utama ternak. Beberapa kelebihan penggunaan SOC untuk pembuatan pakan fermentasi antara lain:
Akan memperbaiki sistem pencernaan pada ternak.
Dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pada ternak yang memproduksi susu.
Peningkatan bobot ternak yang pesat, sehingga ternak akan menjadi gemuk dan sehat.

Nafsu ternak makan bertambah.

Selain memberikan nafsu makan dan bobot yang tinggi, pemberian pakan fermentasi tersebut juga menutunkan kadar kolesterol pada ternak, serta meningkatkan kekebalan tubuh ternak.
Pakan hasil fermentasi dengan SOC (Suplemen Organik Cair) juga akan mengurangi bau kotoran hewan ternak.
Proses fermentasi pakan penggemukan sapi saat ini menjadi fenomenal karena memberikan kebaikan yang dirasakan oleh peternak. Mungkin banyak sebagaian masyarakat yang mengenal fermentasi tersebut sebagai proses pembuatan minuman suplemen saja. Ternyata tidak, proses fermentasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk alternatif pembuatan pakan ternak yang berkualitas tinggi. Disamping pembuatan yang sangat sederhana, pembuatan pakan dengan cara fermentasi ini juga menghemat waktu dan biaya, karena peternak tidak lagi disibukkan dengan mengembala atau merumput.
Cara pembuatan pakan fermentasi penggemukan sapi
Persiapkan drum untuk pembuatan pakan.
Sediakan SOC-HCS.
Sediakan Air 10-15 liter.
Sediakan Garam.
Sediakan Gula pasir.
Bekatu / dedek.
Selanjutnya memotong / mencacah gedebog pisang yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Taburkan bekatul atau dedak kecacahan gedebog pisang tersebut dan aduk hingga merata. Setelah bekatul tercampur merata, diamkan selama 15 menit.
Masukan SOC-HCS (2 tutup botol SOC ), gula pasir , dan garam kedalam air yang telah disediakan dan aduk biar tercampur secara merata, lalu siramkan kegedebog pisang yang telah dicampur bekatul tadi, aduk hingga merata.
Pakan hasil fermentasi siap untuk diberikan pada ternak sapi setiap pagi dan sore.
Kelebihan pakan fermentasi penggemukan sapi dengan SOC
Memperbaiki sistem pencernaan sapi.
Meningkatkan produksi susu sapi.
Bobot ternak cepat bertambah secara alami, gemuk, dan sehat.
Meningkatkan nafsu makan sapi.
Daging sapi lebih berisi serta rendah kolesterol.
sapi ternak lebih kebal dan tahan terhadap penyakit.
Kotoran sapi tidak bau sehingga tidak mencemari udara lingkungan.
Kotoran dan urine sapi lebih sedikit dan bisa digunakan sebagai pupuk kandang/biogas alami.
Pada umumnya, setiap sapi membutuhkan makanan berupa hijauan. Sapi dalam masa pertumbuhan, sedang menyusui, dan supaya tidak jenuh memerlukan pakan yang memadai dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Disini PT HCS berperan aktif dalam meningkatkan kualitaspakan agar tercapai hasil yang maksimal.

 

Sumber: https://obatkuatpria.id/oppo-akan-buat-f3-varian-merah/

Kopi Gayo Banyak Diekspor Ke Eropa

Kopi Gayo Banyak Diekspor Ke EropaKopi Gayo Banyak Diekspor Ke Eropa

Kopi Gayo, yang berasal dari Aceh, dikenal sebagai salah satu kopi terbaik dunia. Saat ini kopi arabika yang berasal dari dataran tinggi Tanah Gayo tersebut dalam jumlah banyak diekspor ke negara-negara Eropa selain ke Amerika Serikat dan Asia.

“Dari uji citarasa, kopi arabika Gayo mempunyai peringkat premium, dan ketika ini telah diekspor ke 17 negara di Eropa, selanjutnya Amerika Serikat dan sebagian negara-negara tempat Asia,” kata Wakil Bupati Aceh Tengah Khairul Asmara di Takengon, Aceh, Kamis.

Melalui Kabag Humas dan Protokol Sekdakab Aceh Tengah Mustafa Kamal ketika menjamu akseptor “Coffee Tour” dari Eropa, Wakil Bupati optimistis pasar kopi arabika yang dihasilkan petani wilayahnya terus membaik dimasa mendatang.

Wakil Bupati juga menjelaskan wacana kondisi perkebunan dan para petani kopi di Aceh Tengah.

Pemerintah dan masyarakat Aceh Tengah berkomitmen menjaga lingkungan terutama hutan sebagai faktor pendukung kualitas tumbuhan kopi di daerah yang berhawa sejuk itu.
Hingga ketika ini, luas lahan kopi arabika Aceh Tengah mencapai 48.300 hektare, dengan rata-rata produksi 720 kg/hektare.

“Melalui akta indikasi geografis pada 2010 itu semakin menguatkan merek kopi arabika Gayo menurut daerah asal produk,” kata Wakil Bupati Aceh Tengah menambahkan.
Kunjungan rombongan “Coffee Tour” itu difasilitasi Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) Medan.

Sementara itu konsultan YEL Medan Frey Regina menyampaikan kedatangan mereka ke Aceh Tengah untuk melihat pribadi kondisi tumbuhan kopi dan tempat hutan daerah berhawa sejuk itu.
Selain itu pihak YEL turut juga menyosialisasikan misi dalam rangka konservasi hutan dan pengembangan kopi, termasuk di kabupaten Aceh Tengah.

“YEL bergerak di bidang konservasi hutan, melindungi tumbuhan dan fauna dari kepunahan sekaligus memberdayakan para petani, termasuk petani kopi di Aceh Tengah biar mereka lebih fokus kepada pertanian organik,” kata beliau menjelaskan.

 

 

Recent Posts

MUNGKINKAH PENGHUNI PERTAMA PULAU JAWA ADALAH ORANG INI

MUNGKINKAH PENGHUNI PERTAMA PULAU JAWA ADALAH ORANG INIMUNGKINKAH PENGHUNI PERTAMA PULAU JAWA ADALAH ORANG INI

 

Untuk Mengetahui Siapakah Para Leluhur dan Penghuni Pertama Pulau Jawa, Yang pasti memang bukanlah hal yang mudah untuk menemukan fakta dan bukti sejarah yang valid tentang asal mula orang jawa, hal ini dikarenakan dalam kebudayaan Jawa kuno, orang Jawa sendiri kurang familiar dengan budaya tulis menulis, kebanyakan peristiwa penting dan bersejarah bagi orang jawa, (sebagaimana juga kebanyakan kebudayaan bangsa bangsa lain di Nusantara) hanya dituturkan melalui kisah kisah lisan maupun ceritera dengan ilustrasi tertentu secara turun temurun (dalam hal ini misalnya dalam kisah pewayangan).

Sayangnya dalam kaidah ilmu sejarah masa kini, bukti bukti berupa kisah kisah sejarah secara lisan hanya dianggap sebagai mitos belaka, sedangkan peristiwa sejarah yang kadang kadang betapapun aneh dan janggalnya, akan mudah saja diakui sebagai sebuah peristiwa sejarah yang benar jika itu tertulis dalam suatu kitab kuno tertentu maupun terukir dalam sebuah prasasti.

Pakaian Adat Raja Jawa, yang entah kenapa memasang

Hiasan Daun Telinga yang mirip dgn “telinga panjang Jin Peri”

Tentang sejarah asal mula penduduk Jawa berikut ini (mungkin akan lebih baik bila penulis sebut saja sebagai mitos sejarah), penulis hanya akan mengemukakan sebuah pra hipotesis alias dugaan kuat penulis semata, jadi janganlah sampai tulisan ini dianggap sebagai suatu peristiwa sejarah yang sesungguhnya, karena penulis benar benar tidak tahu karena waktu nenek moyang orang jawa menginjakkan pertama kalinya ke pulau jawa, penulis benar benar belum lahir. hehe..

Percaya dan tidak percaya adalah hak masing masing pembaca sekalian dan seyogyangya segala hasil pemikiran dan khayalan orang janganlah langsung dipercaya, Adapaun bila ada poin poin tertentu yang mungkin kurang berkenan dan mungkin perlu diberi tambahan, saran, kritik dan lain sebagainya maka penulis pastilah akan dengan senang hati mendengarkan dengan seksama. yang pasti penulis sebagaimana manusia biasa, pastilah banyak salah dan kekurangannya dan butuh bertukar pikiran dengan para pembaca sekalian agar bisa lebih mendekati kebenaran yang sejati.

Ilustrasi Jin Peri menurut Mitologi Orang Barat

Dalam Serat Paramayoga dan juga kisah pewayangan tradisional jawa, disebutkan bahwa Pulau Jawa pada zaman dahulu kala adalah pulau yang masih sangat angker serta masih sangat rapat, gelap dan amat lebat hutannya.

Bisa dikatakan bahwa pulau Jawa adalah pulau paling wingit ( angker ) di seantero jagat, selain karena begitu besar, dan banyaknya kerajaan kerajaan bangsa Jin peri, Gendruwo bekasaan, dan para siluman sakti dari berbagai jenis di pulau Jawa, juga karena hutan liar di jawa kala itu masih dipenuhi oleh hewan hewan buas yang masih dengan bebas mondar mandir ke seluruh penjuru pulau ini.

Hukum yang berlaku di Jawa kala itu adalah hukum rimba, baik para makhluk halus maupun hewan buas, hanya mengenal kekuatan sebagai alat untuk menggapai kekuasaan. Yang kuat memimpin dan berkuasa sedangkan yang lemah selalu dalam ketertindasan dan ketakutan sepanjang waktu.

Hipotesis I

Manusia yang Menghuni Pertama kali Pulau Jawa adalah Bathara Guru.
Untuk Hipotesis pertama ini, Penulis akan mengajukan sebuah pra teori bahwa Rombongan pertama yang datang dari luar pulau Jawa adalah rombongan Bathara Guru beserta seluruh keluarga dan prajurit kerajaannya yang tengah mengungsi karena Istana Kerajaannya di Gunung Tengguru (kebanyakan para sejarah mengatakan gunung ini berada di dalam kompleks pegunungan Himalaya) yang kala itu di obrak abrik oleh Utusan Nabi Isa as yang berbentuk seekor burung merpati yang sangat sakti dan mampu mengeluarkan api yang sangat ganas dan mampu menghancurkan apapun yang disemburnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Bathara Guru atau yang lebih dikenal sebagai Dewa Syiwa oleh orang orang Hindustan, beserta anak anaknya adalah keturunan campuran (Manusia mutan) yang memiliki darah dan gen dari ras Manusia, Banu Jan, Bidadari, Jin peri dan Siluman.

Sang Hyang Manikmaya alias Dewa Syiwa
atau yang dikenal sebagai
Tokoh Bathara Guru Dalam Lakon pewayangan Jawa
Bathara guru mendapat gen manusianya dari Kekek Buyutnya yakni Syaikh Anwar atau yang bergelar Sang Hyang Nurcahya yang tidak lain adalah Putra Nabi Syits putra Nabi Adam as.

Dengan silsilah nasabnya seperti dalam serat paramoyoga dan kisah pewayangan adalah, Bathara Guru (Sang Hyang Manikmaya) bin Sang Hyang Tunggal bin Sang Hyang Wenang bin Sang Hyang Nurrasa bin Sang Hyang NurCahya (Syaikh Anwar) bin Nabi Syits as bin Nabi Adam as.

Sumber: https://bugscode.id/uber-resmi-angkat-bos-baru-dara-khosrowshahi/

KUMPULAN KATA MOTIVASI DAN INSPIRASI DIRI TENTANG KEHIDUPAN

KUMPULAN KATA MOTIVASI DAN INSPIRASI DIRI TENTANG KEHIDUPANKUMPULAN KATA MOTIVASI DAN INSPIRASI DIRI TENTANG KEHIDUPAN

Lemah, lesu, tidak semangat dan penuh keraguan adalah sifat sifat kejiwaan yang wajar dan kadang muncul dalam hidup. Rasa malas atau tidak adanya motivasi dalam diri kita tersebut terkadang muncul akibat dari berbagai permasalahan kehidupan yang kita alami.

Untuk mengatasi hal tersebut kita biasanya saling bertukar pendapat, berdiskusi, curhat atau sekedar ngobrol dan sharing-sharing santai dengan orang lain seperti orang tua, saudara atau sahabat.

Lalu pada kasus dimana diri kita mengalami permasalahan yang dirasa cukup berat hingga ke level super berat sebagian lagi bahkan harus berjuang untuk mencari solusi dari suatu masalah dengan cara berkonsultasi kepada ulama, psikolog atau motivator sehingga diri kita dapat segera mendapatkan energi dan semangat hidup baru kembali dan meninggalkan episode yang tidak enak dan membingungkan diri kita tersebut tersebut.

Namun kesemuanya itu terkadang membutuhkan suatu kesempatan dan waktu yang pas, terkadang juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan lagi lagi diri kita ini malah bertambah lagi kadar tidak semangatnya. 🙂

Padahal jika kita tidak berusaha menghilangkan diri kita sendiri dari sifat malas dan keadaan tak punya tujuan tersebut betapa ruginya waktu hidup yang telah kita sia-siakan tersebut. Terlebih ada banyak mimpi, cita-cita dan harapan yang sebenarnya sangat ingin kita wujudkan.

Tapi jangan keburu galau dulu, sebab kita sebenarnya juga bisa memotivasi diri kita sendiri loh.. setiap harinya, setiap waktu dan sesering mungkin, ketika kita tengah beraktifititas, atau ketika meluangkan waktu untuk diri sendiri janganlah lupa untuk selalu memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberi kekuatan dalam menjalani ujian dariNya.

Sebab secara psikologis ketika kita meyakini punya “backingan” tentu jiwa kita akan lebih pemberani dan percaya diri dalam menghadapi permasalahan hidup yang bagaimanapun.

Ingatkan diri kita untuk selalu yain bahwa Tuhan senantiasa bersama kita, senantiasa menjaga, melindungi dan sepenuhnya bertanggung jawab terhadap diri kita. So dont worry about anything in this life, He always with us.

Nah bagi anda yang juga mungkin sekarang sedang kurang motivasi alias lagi males-malesnya untuk ngapaian aja.. maka untuk sedikit membantu anda dalam memotivasi diri sendiri, saya rekomendasikan anda untuk membaca kata kata inspirasional dan motivatif berikut ini, ingatlah bahwa tak ada ujian yang tidak mampu kita selesaikan baik cepat atau lambat sebab Tuhan telah menakarnya dengan kemampuan kita yang sebenarnya, Semoga berhasil dan semoga termotivasi !! 🙂

Kunci Motivasi Diri

Bila kau cemas dan gelisah akan sesuatu, masuklah ke dalamnya sebab ketakutan menghadapinya lebih menganggu daripada sesuatu yang kau takuti sendiri. (Imam Ali Bin Abi Thalib).

Hiburlah hatimu, siramilah ia dengan percikan hikmah. Seperti halnya fisik, hati juga merasakan letih. (Imam Ali Bin Abi Thalib).

Angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan menguji kekuatan akarnya. (Motivasi Imam Ali Bin Abi Thalib).

Baca Juga :

Kumpulan Nasehat Kehidupan dari Ali bin Abi Thalib karamallaahu wajhah

Kumpulan Kata Mutiara Islami | Nasehat Bijak Imam Syafii Tentang Kehidupan

Segala sesuatu mungkin tidak akan berjalan dengan baik baik saja, tapi kita perlu untuk mencobanya (Vladimir Putin-Presiden Rusia)

Aku benci setiap menit ketika latihan, namun aku berkata jangan berhenti, menderita sekarang dan hidup di sisa hidupmu sebagai pemenang. (Muhammad Ali- Juara Tinju Dunia)

Kemenangan terbesar dalam hidup kita tidak terletak pada tidak pernah jatuh, namun bangkit setiap kali kita terjatuh. (Nelson Mandela)

 

Sumber: https://bogorchannel.co.id/samsung-targetkan-penjualan-11-juta-unit-untuk-galaxy-note-8/

6 Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan

6 Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan6 Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan

Seperti namanya gigi palsu adalah gigi yang sengaja dibuat mirip seperti gigi asli, dan tujuannya adalah untuk menggantikan gigi asli yang telah rusak, baik karena gigi berlubang, gigi busuk, gigi patah atau pun karena faktor usia sehingga gigi pada tanggal (biasanya untuk usia lanjut gigi copot satu persatu).

Bentuk dan warna gigi palsu memang sangat mirip dengan gigi asli, itu sebabnya jika kita hanya melihat secara sekilas tampak seperti gigi asli. Salah satu tujuan pembuatan gigi palsu memang untuk melengkapi gigi asli yang sudah rusak. Seperti kita tahu bahwa gigi merupakan salah satu penunjang utama penampilan dan percaya diri seseorang. Namun bukan itu saja, peran gigi dalam memproses makanan juga tidak bisa kita abaikan. Gigi punya andil besar disitu.

Jika bicara tentang gigi palsu, secara garis besar gigi palsu dibedakan menjadi 2 jenis atau 2 macam, yaitu gigi palsu permanen dan gigi palsu lepasan. Gigi palsu permanen adalah gigi palsu yang dipasang permanen oleh dokter gigi, dan tidak bisa di pasang copot setiap hari oleh orangnya. Sedangkan Gigi Palsu Lepasan adalah gigi palsu yang lebih fleksibel, karena bisa di pasang atau dilepas sewaktu-waktu sesuai keinginan orangnya. Untuk mengetahui lebih rinci,apa saja jenis dan macam gigi palsu permanen, dan gigi palsu lepasan kita simak urainnya dibawah ini:

Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan Untuk Membuatnya
6 Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan

Gigi Palsu Permanen: Gigi palsu permanen dibagi menjadi 3 macam atau tiga jenis gigi yaitu implant, crown dan yang ke 3 adalah bridge. Nah untuk mengetahui secara rinci seperti apa gigi implant, gigi palsu crown, dan gigi palsu bridge yuk lihat penjelasannya dibawah ini.

1. Gigi Palsu Permanen Implant

Dental implant atau gigi implant adalah gigi tiruan (gigi palsu) yang penerapannya dengan cara di tanam pada gusi. dan sifatnya permanen. Gigi implant umumnya berdiri sendiri, dan tidak membutuhkan gigi lain untuk menyangganya.

Gigi implant memiliki 2 bagian penting, bagian pertama adalah implant yang dibenamkan (ditanam) pada gusi, yang memiliki fungsi menggantikan (sebagai) akar buatan. Sementara itu bagian yang kedua adalah crown + abutment, kedua bagian ini memiliki peranan sebagai struktur mahkota gigi. Untuk memudahkan Anda, silahkan perhatikan gambar komponen implant di bawah ini.

6 Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan
Bagian atau Komponen Gigi Palsu Permanent Implant ; Bagian 1 Implant, Bagian 2 Crown dan Abutment

Metode Pemasangan Gigi Palsu Permanen Implant
Melihat dari bentuknya sobat pembaca caraobatisakitgigi.blogspot.com tentu sudah tahu bagaimana cara pemasangan implant bukan?, dan diatas juga sudah dijelaskan bahwa implant dipasang dengan cara di tanam kedalam gusi.

Pada pemasangan pertama biasanya dokter gigi akan menanam implant kedalam gusi, penerapannya dibutuhkan bius lokal. Dan pada saat usia tanam implant sudah mencapai 45 hari sampai 90 hari, baru bagian yang kedua (crown) akan dipasang. Tujuan pemberian jeda waktu yang cukup lama (45 – 95 hari) adalah supaya implant pertama menyatu dengan gusi terlebih dahulu, karena nantinya akan di jadikan akar gigi buatan.

Pada beberapa kasus gigi copot bagian depan, biasanya dokter gigi akan memasang gigi palsu sementara(bisa dicopot dengan mudah) untuk menutupi implant yang sedang ditanam, supaya tidak terlihat bolong (ompong), gigi sementara itu akan di gantikan crown (mahkota gigi), setelah implant cukup kuat.
6 Macam Jenis Gigi Palsu (Permanen, Lepasan) dan Bahan yang Digunakan
Illustrasi Gambar Pemasangan Gigi Palsu Permanen Implant, Terlihat Implant di Tanam Pada Gusi

Harga atau biaya yang dibutuhkan untuk pemasangan gigi palsu permanen implant bisa dibilang paling mahal dibanding gigi palsu lainnya. Disamping proses pengerjaannya yang cukup lama, bahan-bahan yang digunakan pun relatif lebih mahal. Namun bila melihat hasilnya, tentu harga segitu setara dengan kualitasnya, karena gigi implant permanen sangat mirip sekali dengan gigi asli. Satu hal yang perlu di perhatikan ketika menggunakan gigi implant adalah harus rajin-rajin menjaga kebersihan gigi dan seputar mulut,

 

Recent Posts

Benarkah Keramas Saat Flu Malah Bikin Tubuh Tambah Sakit

Benarkah Keramas Saat Flu Malah Bikin Tubuh Tambah SakitBenarkah Keramas Saat Flu Malah Bikin Tubuh Tambah Sakit

Katanya, kita tidak boleh keramas saat flu karena dianggap justru dapat semakin memperparah gejala flu. Ya, kata-kata ini nampaknya masih beredar luas di masyarakat tanpa tahu kebenarannya. Sebenarnya, benarkah ada hubungan antara keramas dengan sakit flu yang semakin parah? Berikut ulasannya.

Benarkah keramas saat flu bisa membuat sakit semakin parah?
Tidak jarang orang yang menghindari keramas saat flu karena takut sakitnya semakin parah. Katanya, setelah keramas tubuh merasa lebih dingin dan akhirnya gejala pun semakin parah dan tak kunjung membaik.

Dilansir dari laman Harvard Health Publishing, satu-satunya cara Anda bisa terkena flu yakni karena tertular virus influenza dari orang lain. Infeksi virus ini akan menular dengan sangat cepat dari orang ke orang, kemudian masuk ke dalam tubuh Anda terlebih ketika sistem kekebalan tubuh sedang menurun.

Maka itu, ketika sakit flu Anda semakin parah, berarti virus influenza sedang berkembang di dalam tubuh. Jadi sebenarnya, keramas saat flu atau demam sebenarnya sah-sah saja dan tidak akan langsung menyebabkan flu bertambah buruk.

Ketika Anda merasa sakit flu malah semakin memburuk akibat keramas, sebenarnya bukan keramas yang memicu memburuknya kondisi tubuh. Hal ini bisa jadi dipicu oleh rasa dingin dari air yang membasahi sekujur tubuh yang kemudian membuat sistem kekebalan tubuh perlahan menurun.

Memang ada penelitian yang mencoba melihat hubungan antara kedinginan dan dengan penyakit flu. Hasilnya, diketahui bahwa orang yang mengalami kedinginan memang cenderung memiliki flu yang lebih parah. Mungkin ini yang menjadi alasan sebagian orang menghindari keramas saat flu.

Mandi pagi vs mandi malam

Bukan akibat keramas, tapi karena rasa dingin yang dirasakan
Meski begitu bukan berarti alasannya semata-mata karena Anda keramas akhirnya flu jadi semakin buruk, melainkan karena kondisi tubuh yang kedinginan. Pasalnya, ketika tubuh kedinginan maka pembuluh darah di hidung dan tenggorokan akan semakin menyempit.

Padahal, pembuluh darah ini berperan dalam menghasilkan sel darah putih guna melawan infeksi. Jadi, ketika jumlah sel darah putih yang ada pada area hidung dan tenggorokan hanya sedikit akibat pembuluh darah yang menyempit, maka pertahanan tubuh terhadap virus juga akan semakin melemah.

Nah, saat Anda masuk ke ruangan yang lebih hangat dan rambut sudah mulai mengering, suhu tubuh akan kembali normal. Di saat inilah pembuluh darah mulai membesar sehingga memudahkan sel darah putih dalam melawan virus. Namun pada saat ini, mungkin virus sudah berkembang dan memicu munculnya gejala di dalam tubuh.

Singkatnya, bukan karena keramas yang secara langsung mengakibatkan sakit flu semakin memburuk. Melainkan karena pengaruh dingin yang akhirnya memicu penurunan jumlah sel darah putih, yang bertugas memerangi infeksi.

Lalu, apakah masih boleh keramas meski sedang sakit flu?
Anda tentu saja masih bisa keramas saat flu atau demam, justru kalau Anda menunda-nunda keramas malah bisa berakibat pada penumpukan minyak yang ada di rambut dan kulit kepala. Pada akhirnya, akan menyebabkan rambut terlihat berminyak, lepek, bahkan terasa gatal.

Solusi terbaiknya meskipun sedang flu atau demam, Anda bisa keramas dengan menggunakan a+gat. Selain bisa mencegah dari kedinginan, keramas dengan air hangat juga bermanfaat untuk membuka pori-pori pada kulit kepala. Akhirnya, bisa membantu membersihkan sel kulit mati, minyak, serta kotoran yang bersarang di kulit kepala Anda.

Penting untuk diingat, perhatikan juga suhu air hangat yang Anda gunakan saat keramas. Sebaiknya, jangan gunakan air dengan suhu yang terlalu panas, karena justru bisa memicu kerusakan pada rambut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

 

Sumber: http://rahmad.blog.unismuhpalu.ac.id/samsung-rencanakan-ponsel-lipat-pada-2018/

 

Population-based case-finding to identify subjects with undiagnosed asthma or COPD

Population-based case-finding to identify subjects with undiagnosed asthma or COPDPopulation-based case-finding to identify subjects with undiagnosed asthma or COPD

Matthew Preteroti, G. Alex Whitmore,Katherine L. Vandemheen, J. Mark FitzGerald, Catherine Lemière, Louis-Philippe Boulet, Erika Penz, Stephen K. Field, Samir Gupta, R. Andrew McIvor, Irvin Mayers, Paul Hernandez, Diane Lougheed, Martha Ainslie, Christopher Licskai, Tanweer Azher, Ian Fraser, Masoud Mahdavian, Shawn D. Aaron

European Respiratory Journal 2020 55: 2000024; DOI: 10.1183/13993003.00024-2020

Abstract
Background ∼5–10% of adults may have undiagnosed airflow obstruction. The objective of this study was to develop a population-based case-finding strategy to assess the prevalence of undiagnosed airflow obstruction (asthma or COPD) amongst adults with respiratory symptoms in Canada.

Methods Adults without a previous history of asthma, COPD or lung disease were recruited using random digit-dialling and asked if they had symptoms of dyspnoea, cough, sputum or wheeze within the past 6 months. Those who answered affirmatively completed the Asthma Screening Questionnaire (ASQ), COPD-Diagnostic Questionnaire (COPD-DQ) and COPD Assessment Test (CAT). Those with an ASQ score of ≥6 or a COPD-DQ score of ≥20 underwent pre- and post-bronchodilator spirometry to diagnose asthma or COPD.

Results 12 117 individuals were contacted at home and assessed for study eligibility. Of the 1260 eligible individuals, 910 (72%) enrolled and underwent spirometry. Ultimately, 184 subjects (20% of those enrolled) had obstructive lung disease (73 asthma and 111 COPD). Individuals found to have undiagnosed asthma or COPD had more severe respiratory symptoms and impaired quality of life compared with those without airflow obstruction. The ASQ, COPD-DQ, and CAT had ROC areas for predicting undiagnosed asthma or COPD of 0.49, 0.64 and 0.56, respectively. Four descriptive variables (age, BMI, sex and pack-years smoked) produced better receiver operating characteristic (ROC) values than the questionnaires (ROC area=0.68).

Conclusion 20% of randomly selected individuals who report respiratory symptoms in Canada have undiagnosed airflow obstruction due to asthma or COPD. Questionnaires could exclude subjects at low risk but lack the ability to accurately find subjects with undiagnosed disease.

20% of randomly selected individuals who report respiratory symptoms in Canada have undiagnosed airflow obstruction due to asthma or COPD http://bit.ly/2WdXlaH

Footnotes
This article has an editorial commentary: https://doi.org/10.1183/13993003.01514-2020

This article has supplementary material available from erj.ersjournals.com

Author contributions: Conception and design: S.D. Aaron and G.A. Whitmore. Analysis and interpretation: M. Preteroti, G.A. Whitmore and S.D. Aaron. Drafting the manuscript for important intellectual content: M. Preteroti, G.A. Whitmore, S.D. Aaron, K.L. Vandemheen, J.M. FitzGerald, C. Lemière, L-P. Boulet, E. Penz, S.K. Field, S. Gupta, R.A. McIvor, I. Mayers, P. Hernandez, D. Lougheed, M. Ainslie, C. Licskai, T. Azher, I. Fraser and M. Mahdavian.

Conflict of interest: M. Preteroti has nothing to disclose.

Conflict of interest: G.A. Whitmore has nothing to disclose.

Conflict of interest: K.L. Vandemheen has nothing to disclose.

Conflict of interest: J.M. FitzGerald has nothing to disclose.

Conflict of interest: C. Lemiere reports grants and personal fees for advisory board work, consultancy and lectures from AstraZeneca, grants and personal fees for advisory board work and lectures from TEVA Innovation, personal fees for advisory board work and consultancy from GlaxoSmithKline, personal fees for advisory board work from Sanofi, outside the submitted work.

Conflict of interest: L-P. Boulet reports research grants for participation in multicentre studies from AstraZeneca, Boston Scientific, GlaxoSmithKline, Hoffman La Roche, Novartis, Ono Pharma, Sanofi and Takeda, support for research projects introduced by the investigator from AstraZeneca, Boehringer Ingelheim, GlaxoSmithKline, Merck and Takeda, fees for consulting and advisory boards from AstraZeneca, Novartis and Methapharm, nonprofit grants for production of educational materials from AstraZeneca, Boehringer Ingelheim, GlaxoSmithKline, Merck and Novartis, conference fees from AstraZeneca, GlaxoSmithKline, Merck and Novartis, support for participation in conferences and meetings from Novartis and Takeda.

Conflict of interest: E. Penz reports CIHR funding of UCAP study, during the conduct of the study; grants, personal fees for advisory board work, consultancy and lectures, and non-financial (travel) support from AstraZeneca, personal fees for advisory board work and non-financial (travel) support from GlaxoSmithKline and Boehringer Ingelheim, outside the submitted work.

Conflict of interest: S.K. Field reports grants from GSK, InsMed, Novartis and Boehringer Ingelheim, outside the submitted work.

Conflict of interest: S. Gupta has nothing to disclose.

Conflict of interest: R.A. McIvor has nothing to disclose.

Conflict of interest: I. Mayers has nothing to disclose.

Conflict of interest: P. Hernandez reports grants from CIHR, during the conduct of the study; personal fees for consultancy from Actelion, GlaxoSmithKline, Novartis, Sanofi and Teva, personal fees for consultancy and educational activities from AstraZeneca, grants and personal fees for consultancy and educational activities from Boehringer Ingelheim, grants from Cyclomedica, Grifols and Prometic, outside the submitted work.

Conflict of interest: D. Lougheed reports grants from AstraZeneca, GlaxoSmithKline, Hoffman LaRoche Ltd, Novartis, Government of Ontario’s Innovation Fund, Allergen NCE, Janssen, Canadian Institutes of Health Research, Manitoba Workers Compensation Board and Ontario Lung Association/Canada Health Infoway, grants and honoraria for educational activities from Ontario Lung Association, honoraria for educational activities from Canadian Thoracic Society, honoraria for advisory board work from AstraZeneca PRECISION Program, outside the submitted work; and is the nominated Canadian Thoracic Society representative on the Canadian Lung Association’s Board of Directors.

Conflict of interest: M. Ainslie has nothing to disclose.

Conflict of interest: C. Licskai reports grants and personal fees from AstraZeneca, Boehringer Ingelheim, Novartis and Pfizer, personal fees from GSK, outside the submitted work.

Conflict of interest: T. Azher has nothing to disclose.

Conflict of interest: I. Fraser has nothing to disclose.

Conflict of interest: M. Madavian reports personal fees for lectures from AstraZeneca, personal fees for lectures and non-financial (drug sample) support from Novartis and Boehringer Ingelheim, non-financial (drug sample) support from GSK, outside the submitted work.

Conflict of interest: S.D. Aaron has nothing to disclose.

Support statement: This work was supported by the Canadian Institutes of Health Research, FDN grant 154322. Funding information for this article has been deposited with the Crossref Funder Registry.

Received January 6, 2020.
Accepted March 8, 2020.

 

Sumber: https://mhs.blog.ui.ac.id/abd.jalil/ini-jadwal-rilis-iphone-baru-di-berbagai-negara/

Penggunaan Avenza Maps

Penggunaan Avenza MapsPenggunaan Avenza Maps

Avenza Maps atau yang juga dikenal dengan nama PDF Maps merupakan aplikasi geotagging dengan menggunakan fitur “GPS” atau “Lokasi” yang bisa dijalankan pada telepon pintar (smartphone) berbasis sistem operasi Android atau IoS (produk dari Apple) (Kaho, 2017). Salah satu keunggulan aplikasi ini adalah ketika telah diinstal dan disetting, maka dalam penggunaannya di lapangan tidak lagi membutuhkan koneksi internet atau dengan kata lain aplikasi ini tetap dapat digunakan pada lokasi yang belum ada sinyal internet maupun jaringan telekomunikasi (contoh: Telkomsel, Indosat, dll) sekalipun (Kaho, 2017).

Rezki (2018) menjelaskan penggunaan avenza maps dimulai dengan menginstal aplikasi avenza maps pada smartphone lalu menginpor peta dan menggunakan fungsi peta. Fungsi peta tersebut terdiri dari penandaan lokasi, mengedit informasi (placemark), tracking, mengukur jarak dan luas, dan mengekspor data dengan tipe file *.gpx. 

GeotaggingFoto Digitasi

Geotagging adalah proses penambahan identifikasi geografis metadata dengan berbagai media seperti foto, video, website, pesan SMS, atau RSS feed dan merupakan bentuk metadata geospasial. Data ini biasanya terdiri dari (latitude and longitude coordinates) koordinat lintang dan bujur, meskipun mereka juga dapat mencakup ketinggian, bantalan, jarak, akurasi data dan nama tempat. Hal ini biasanya digunakan untuk foto.

Geotagging dapat membantu pengguna menemukan berbagai macam informasi spesifik lokasi. Misalnya, orang dapat menemukan gambar yang diambil di dekat sebuah lokasi tertentu dengan memasukkan koordinat lintang dan bujur menjadi gambar yang cocok untuk mesin pencari. Geotagging juga dapat berpotensi digunakan untuk mencari berita berbasis lokasi, website atau sumber daya lainnya. Geotagging dapat memberitahu pengguna mengenai lokasi dari gambar yang diberikan atau media lain atau sudut pandang dan sebaliknya pada beberapa platform media yang relevan ke lokasi tertentu.

 

Recent Posts