Category Archive : Pendidikan

3 Contoh Pengumuman Lomba Terbaru

3 Contoh Pengumuman Lomba Terbaru

3 Contoh Pengumuman Lomba Terbaru

3 Contoh Pengumuman Lomba Terbaru

Pengumuman

adalah sebuah informasi yang disebarkan untuk diketahui khalayak ramai dengan menggunakan media tertentu seperti surat, pamflet, media cetak, media elektronik, dan lain sebagainya. Meskipun saat ini pengumuman telah banyak disampaikan melalui media elektronik dalam bentuk audio visual (televisi) dan audio (radio), namun asal-muasal dari pengumuman pada dasarnya adalah sebuah informasi yang ditulis dalam media kertas seperti pamflet dan lain sebagainya.

Pengumuman terdiri atas beragam jenisnya jika didasarkan pada isi yang disampaikannya. Beberapa diantaranya adalah pengumuman himbauan, pengumuman kerja bakti, pengumuman libur sekolah, pengumuman lomba, pengumuman pemenang hadiah, dan masih banyak lagi.

Berikut ini adalah contoh dari surat pengumuman yang berisikan pengadaan lomba:

Contoh 1 :

Pengumuman Lomba Menulis Esai

Dalam rangka memmperingati HUT Lampung Merpati News yang ke-28 tahun, maka segenap jajaran dewan direksi PT. News Group akan mengadakan perlombaan menulis Esai dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Ketentuan Umum
  2. Warga Negara Indonesia (berdomisili di Lampung)
  3. Mahasiswa dan Umum
  4. Usia 18 tahun ke atas
  1. Ketentuan Khusus
  2. Menulis Esai dengan pilihan tema :

–          Menginspirasi Dunia dari Bumi Rua Jurai, mungkinkah?

–          Geliat Perekonomian Usaha Kecil dan Menengah di Lampung

–          Mampukah Obyek Pariwisata di Lampung bertaraf Internasional?

  1. Esai ditulis dengan font �Times New Roman�, dengan ukuran 12, dan berjarak spasi 2.
  2. Esai dikirim dalam bentuk word atau pdf, sertakan juga ilustrasi gambar dengan format jpg, dan masukkan ke dalam file zip. Kirimkan melalui email merpati.news.com. Sertakan pula foto 3 x 4 dan scan foto copy KTP.
  3. Esai yang ditulis merupakan hasil karya pribadi dan belum pernah diterbitkan di halaman media manapun.
  4. Hasil tulisan esai yang telah dikirimkan sepenuhnya menjadi hak miliki pihak Lampung Merpati News.
  5. Batas pengiriman hasil tulisan esai sampai tanggal 30 Januari 2017 pada pukul 23.00 WIB. Pengiriman tulisan esai lewat pada saat batas waktu tersebut dianggap batal. 

Pemenang lomba menulis esai juara 1, 2, dan 3 secara berurutan akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp10.000.000,00, Rp8.000.000,00 , dan Rp 5.000.000,00.

Demikian pengumuman lomba menulis esai dapat kami sampaikan. Sekian dan terima kasih.

Tertanda

(Zubair Mahfudz)

Marketing Promotion

 

Contoh 2 :

Panitia Peringatan Hari Pendidikan Nasional

OSIS SMAN Negeri 07 Bandar Lampung

Jalan Raden Sahid Raya No. 42 Beringin Raya Kemiling, Bandar Lampung, Telp. 0721 111 222

====================================

PENGUMUMAN PERLOMBAAN

Kepada seluruh siswa-siswa SMA Negeri 07 Bandar Lampung, sehubungan dengan akan diadakannya acara peringatan hari Pendidikan Nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 02 Mei 2017 mendatang, maka pihak sekolah sepakat untuk mengadakan beberapa acara perlombaan. Acara perlombaan yang akan digelar pada hari tersebut diadakan hanya untuk lingkup SMA Negeri 07 Bandar Lampung dengan teknis perlombaan antar kelas. Cabang perlombaan yang akan digelar diantaranya adalah :

  1. Lomba Pidato Bahasa Indonesia, Daerah (bahasa Lampung), dan Asing (bebas)
  2. Lomba Karya Tulis Ilmiah
  3. Lomba Cepat Tepat (LCT) antar kelas
  4. Lomba Menulis Esai (Tema Pendidikan )
  5. Lomba Cipta dan Baca Cerpen

Beberapa cabang perlombaan tersebut wajib diikuti oleh setiap kelas dengan mengajukan beberapa siswa untuk didelegasikan sebagai peserta lomba. Segala ketentuan perlombaan telah sepenuhnya diatur dan akan segera dipublikasikan melalui OSIS.

Demikian pengumuman perlombaan dalam rangka peringatan hari Pendidikan Nasional ini kami informasikan kepada siswa-siswi sekalian agar dapat dimaklumi dan diikuti dengan sebaik-baiknya. Atas perhatian dan partisipasinya kami ucapkan terima kasih.

Bandar Lampung, 29 April 2017       

Ketua OSIS,

                                                            Wahid Priyono

Contoh 3 :

PANITIA PELAKSANA HARI BESAR ISLAM

RISMA dan TA�MIR MASJID Al-ANSHAR

Jalan Pramuka Perum BKP Blok N no 1 Kemilimg Permai, Bandar Lampung

PENGUMUMAN LOMBA

Kepada warga masyarakat RT 02, RT 01, RT 03, dan seluruh warga jamaah masjid Al-Anshar perum BKP Blok N no 1 Kemiling Permai Bandar Lampung, sehubungan dengan diadakannya acara peringatan hari besar islam yakni maulid Nabi Muhammad SAW, maka ta�mir masjid Al Ishlah sepakat untuk mengadakan berbagai macam perlombaan. Beberapa cabang perlombaan tersebut secara khusus hanya diperuntukkan kepada anak-anak / santriwan-santriwati TPA masjid Al-Anshar. Cabang perlombaan yang diadakan diantaranya ialah :

–          Lomba Hafalan Surat Pendek (Putra – Putri)

–          Lomba Adzan (Putra)

–          Lomba tilawatil Qur�an (Putra – Putri)

–          Lomba Qiroah Al-Qur�an (Putra – Putri)

–          Lomba Pidato bahasa Arab (Putra – Putri)

–          Lomba Pidato Bahasa Indonesia (Putra – Putri)

Cabang perlombaan yang diadakan tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 17 September 2017 pukul 08.00 WIB sd selesai, bertempat di aula dan teras masjid Al-Anshar. Pembagian hadiah akan dilakukan pada malam harinya sebelum acara pengajian akbar dimulai. Berkenaan dengan tata cara pendaftaran serta teknis perlombaan, dapat menghubungi RISMA di kantor sekertariat masjid Al-Anshar.

(Sumber: http://freemusicarchive.org/member/ojelhtcmandiri)

Modal nekat, mahasiswa tuna daksa kuliah dengan beasiswa

Modal nekat, mahasiswa tuna daksa kuliah dengan beasiswa

Modal nekat, mahasiswa tuna daksa kuliah dengan beasiswa

Modal nekat, mahasiswa tuna daksa kuliah dengan beasiswa

Banyak orang beranggapan yang bisa kuliah di kampus negeri ternama itu

, hanya dari kalangan mampu dengan kelengkapan alat indera. Bagi Usep Rohmat, mahasiswa miskin berusia 21 tahun anggapan itu dipatahkan.

Usep adalah penyandang tuna daksa dimana organ tangannya tidak lengkap serta hanya memiliki satu kaki. Usep menyatakan, jika teman-temannya mampu mengejar cita-cita dengan kuliah setinggi-tingginya, maka dia pun mampu melakukan hal yang sama.

Usep saat ini kuliah di Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung. Menempuh semester enam Usep belajar di Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Dengan segala keterbatasannya dia mampu meraih indek prestasi kumulatif (IPK) 3,5.

Saya rajin membaca. Pola belajarnya ya sama saja dengan teman-teman lain,

” ujarnya sembari menyeka keringat dengan punggung lengannya saat berbincang dengan SINDO, Kamis 27 Februari 2014.

Mahasiswa berkacamata ini menceritakan, pada 2011 setelah lulus SMA 1 Ciwidey dia sempat kehilangan tujuan hidup. Ketika dia mengutarakan ingin kuliah ke ayahnya, ayahnya yang hanya seorang buruh tani mengatakan tidak mampu membiayainya kuliah.

Anak dari Salman dan Kaesih ini pun tidak mau melanjutkan pekerjaan ayahnya

yang hanya mengolah sawah orang lain dan menerima gaji seadanya. Dalam hati, anak keempat dari lima bersaudara ini sangat iri melihat teman sekolahnya membeli formulir seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Lalu, hanya dengan modal nekat dan uang Rp200.000 dia membeli formulir keramat tersebut. Padahal uang tersebut diberikan ayahnya sebagai penghibur dia untuk berlibur ke Jogjakarta. Tanpa sepengetahuan orang tuanya, dia membeli formulir dan mendaftar di Unpad.

Dengan restu Ilahi, Usep diterima di Unpad. Dia pun senang bukan kepalang. Namun, ketika di rumah dan menceritakan keberhasilannya ke orang tuanya, orang tuanya hanya menangis. Pasalnya, jalur reguler SNMPTN tidak membebaskan dia dari uang kuliah.

“Namun pihak kampus membantu saya. Semester pertama saya kuliah, Unpad membiayai seluruh uang kuliah saya,” ujarnya senang.

 

Baca Juga :

 

 

Dana pendidikan jangan sampai dipakai untuk pemilu

Dana pendidikan jangan sampai dipakai untuk pemilu

Dana pendidikan jangan sampai dipakai untuk pemilu

Dana pendidikan jangan sampai dipakai untuk pemilu

Dihentikannya dana abadi pendidikan dicurigai untuk kepentingan pemilu. DPR

pun akan membahas mengenai masalah tersebut dengan pemerintah.

Anggota Komisi X DPR Tubagus Dedi Gumelar berpendapat, jangan sampai alokasi dana pendidikan dipakai untuk pemilu. Legislatif sendiri tidak membenarkan hal tersebut dan akan mencegah pemakaian dana yang tidak benar itu terjadi.

Dedi menegaskan, tahun ini dan seterusnya dana abadi pendidikan mesti diprioritaskan oleh pemerintah, karena kepentingannya untuk dunia pendidikan sangat besar.

Tapi jangan digunakan untuk pemilu. Tidak benar itu. Dana abadi harus ada

,” kata legislator yang biasa disapa Miing ini, di Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Politikus PDIP ini menjelaskan, selama ini tidak ada pembahasan penggunaan dana abadi pendidikan untuk beasiswa, riset atau dana kebencanaan. Pembahasan yang ada dana abadi pendidikan itu digunakan sebagai dana darurat saja.

Namun DPR akan meminta penjelasan ke pemerintah, apakah dana abadi pendidikan yang dihentikan ini masih menjamin untuk beasiswa. DPR tidak mau jika hak siswa untuk menempuh pendidikan terganggu.

Sementara Direktur Kegiatan Pendidikan LPDP Abdul Kahar menjelaskan

, kucuran dana abadi terakhir yang masuk ialah pada APBN 2013 sebanyak Rp5 triliun. Pihaknya sendiri sudah meminta ke pemerintah untuk pengucuran kembali tahun ini namun tidak diberikan.

Dia mengungkapkan, pemerintah beralasan tahun ini sedang banyak kegiatan sehingga
membutuhkan dana besar. Sayangnya, dia tidak memberi penjelasan Direktur Perencanaan Usaha dan Pengembangan Dana LPDP M Mahdum menambahkan, LPDP akan tetap meminta kucuran dana abadi pendidikan untuk periode 2015 dan selanjutnya.

Kebutuhan yang diperlukan LPDP untuk membiayai kegiatan beasiswa, riset, dan rehabilitasi sekolah rusak hingga saat ini sekitar Rp560 miliar. Selama 2013 ada 1.555 orang mendapatkan beasiswa untuk memulai studi S2 dan S3 di dalam dan di luar negeri.
(maf)kegiatan besar apa yang dimaksud sehingga mengorbankan dana abadi pendidikan.

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/ciri-dan-jenis-jaringan-meristem-beserta-contohnya/

Kemendikbud hentikan dana abadi pendidikan

Kemendikbud hentikan dana abadi pendidikan

Kemendikbud hentikan dana abadi pendidikan

Kemendikbud hentikan dana abadi pendidikan

Pemerintah tahun ini menghentikan kucuran Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)

, untuk dana abadi pendidikan. Padahal dana tersebut digunakan untuk beasiswa, penelitian dan dana pendidikan di daerah bencana.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengakui, tahun ini tidak ada dana APBN yang disisihkan untuk dana abadi pendidikan. Dia tidak menjelaskan apakah tahun depan dana abadi pendidikan akan ditambah.

Namun saat ini pemerintah menghentikan dengan pertimbangan karena dana abadi pendidikan yang ada saat ini

yang mencapai Rp16 triliun masih mencukupi.

Tahun ini tidak ada dana APBN yang disisihkan. Pertimbangannya sementara cukuplah,” kata Nuh usai Silaturahim Nasional Bidik Misi 2014, di Bidakara, Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) ini menyatakan, meski dana beasiswa yang dibiayai dari dana abadi pendidikan dihentikan. Namun mahasiswa Bidik Misi tidak perlu khawatir, karena pemerintah masih mengalokasikannya dari daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Kemendikbud.

Pemerintah pun akan memprioritaskan atau menseleksi lebih ketat untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi syarat lengkap saja. Diketahui, dana abadi pendidikan mulai ada sejak diturunkannya anggaran fungsi pendidikan sebesar 20 persen pada 2010 lalu.

Dana abadi pendidikan hingga 2013 mencapai Rp16 triliun. Dana ini dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

yang dikela Kemendikbud dan Kemenkeu. Ada tiga dewan penyantunnya yakni, Kemendikbud, Kemenkeu dan Kemenag.

Pemerintah pada 2013 mulai mengucurkan dana tersebut untuk beasiswa S2 dan S3. Selain untuk beasiswa S2 dan S3 anggaran ini digunakan untuk penelitian dana pendidikan di daerah yang terkena bencana. Mantan Rektor ITS ini menjelaskan, bagi mahasiswa Bidikmisi yang ingin melanjutkan S2 pun akan dibiayai dari dana abadi pendidikan. Mahasiswa boleh memilih kuliah di kampus dalam ataupun luar negeri.

Untuk tahun ini ada puluhan lulusan Bidikmisi yang akan menempuh program magister di 50 kampus terbaik di luar negeri. “Ada yang di Harvard, Oxford dan Melbourne University. Yang terpenting masuk dalam 50 universitas terbaik di luar negeri,” tambahnya.

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/pengertian-lembaga-agama-fungsi-tujuan-dan-macamnya/

SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

SOSIALISASI DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

PENGERTIAN Sosialisasi adalah

Sebuah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Sejumlah sosiolog menyebut sosialisasi sebagai teori mengenai peranan (role theory). Karena dalam proses sosialisasi diajarkan peran-peran yang harus dijalankan oleh individu.

 

JENIS SOSIALISASI

-Sosialisasi Primer
Sosialisasi primer adalah sosialisasi yang terjadi dalam keluarga. Peter L. Berger dan Luckmann mendefinisikan sosialisasi primer sebagai sosialisasi pertama yang dijalani individu semasa kecil dengan belajar menjadi anggota masyarakat (keluarga). Sosialisasi primer berlangsung saat anak berusia 1-5 tahun atau saat anak belum masuk ke sekolah. Anak mulai mengenal anggota keluarga dan lingkungan keluarga. Secara bertahap dia mulai mampu membedakan dirinya dengan orang lain di sekitar keluarganya.Dalam tahap ini, peran orang-orang yang terdekat dengan anak menjadi sangat penting sebab seorang anak melakukan pola interaksi secara terbatas di dalamnya. Warna kepribadian anak akan sangat ditentukan oleh warna kepribadian dan interaksi yang terjadi antara anak dengan anggota keluarga terdekatnya.
– Sosialisasi Sekunder
Adalah sosialisasi yang terjadi dalam masyarakat. Menurut Goffman kedua proses tersebut berlangsung dalam institusi total, yaitu tempat tinggal dan tempat bekerja. Dalam kedua institusi tersebut, terdapat sejumlah individu dalam situasi yang sama, terpisah dari masyarakat luas dalam jangka waktu kurun tertentu, bersama-sama menjalani hidup yang terkukung, dan diatur secara formal.Sosialisasi sekunder adalah suatu proses sosialisasi lanjutan setelah sosialisasi primer yang memperkenalkan individu ke dalam kelompok tertentu dalam masyarakat. Salah satu bentuknya adalah resosialisasi dan desosialisasi. Dalam proses resosialisasi, seseorang diberi suatu identitas diri yang baru. Sedangkan dalam proses desosialisasi, seseorang mengalami ‘pencabutan’ identitas diri yang lama.

 

TIPE SOSIALISASI:

1. Sosialisasi Formal: Sosialisasi tipe ini terjadi melalui lembaga-lembaga yang berwenang menurut ketentuan yang berlaku dalam negara, seperti pendidikan di sekolah dan pendidikan militer.

2. Sosialisasi Non Formal: Sosialisasi tipe ini terdapat di masyarakat atau dalam pergaulan yang bersifat kekeluargaan, seperti antara teman, sahabat, sesama anggota klub, dan kelompok-kelompok sosial yang ada di dalam masyarakat.

POLA SOSIALISASI

– SOSIALISASI REPRESIF
Sosialisasi represif (repressive socialization) menekankan pada penggunaan hukuman terhadap kesalahan.
CIRI SOSIALISASI REPRESIF
1. Penekanan pada penggunaan materi dalam hukuman dan imbalan.
2. Penekanan pada kepatuhan anak dan orang tua.
3. Penekanan pada komunikasi yang bersifat satu arah, nonverbal dan berisi perintah, penekanan sosialisasi terletak pada orang tua dan keinginan orang tua, dan peran keluarga sebagai significant other.
– SOSIALISASI PARTISIPATORIS
Sosialisasi partisipatoris (participatory socialization) merupakan pola di mana anak diberi imbalan ketika berprilaku baik. Selain itu, hukuman dan imbalan bersifat simbolik. Dalam proses sosialisasi ini anak diberi kebebasan. Penekanan diletakkan pada interaksi dan komunikasi bersifat lisan yang menjadi pusat sosialisasi adalah anak dan keperluan anak. Keluarga menjadi generalized other.
PROSES SOSIALISASI MENURUT GEORGE HERBERT MEAD
TAHAP PERSIAPAN (PREPARATORY STAGE)
Tahap ini dialami sejak manusia dilahirkan, saat seorang anak mempersiapkan diri untuk mengenal dunia sosialnya, termasuk untuk memperoleh pemahaman tentang diri. Pada tahap ini juga anak-anak mulai melakukan kegiatan meniru meski tidak sempurna. Contoh: Kata “makan” yang diajarkan ibu kepada anaknya yang masih balita diucapkan “mam”. Makna kata tersebut juga belum dipahami tepat oleh anak. Lama-kelamaan anak memahami secara tepat makna kata makan tersebut dengan kenyataan yang dialaminya.

TAHAP MENIRU (PLAY STAGE)
Tahap ini ditandai dengan semakin sempurnanya seorang anak menirukan peran-peran yang dilakukan oleh orang dewasa. Pada tahap ini mulai terbentuk kesadaran tentang anma diri dan siapa nama orang tuanya, kakaknya, dan sebagainya. Anak mulai menyadari tentang apa yang dilakukan seorang ibu dan apa yang diharapkan seorang ibu dari anak. Dengan kata lain, kemampuan untuk menempatkan diri pada posisi orang lain juga mulai terbentuk pada tahap ini. Kesadaran bahwa dunia sosial manusia berisikan banyak orang telah mulai terbentuk. Sebagian dari orang tersebut merupakan orang-orang yang dianggap penting bagi pembentukan dan bertahannya diri, yakni dari mana anak menyerap norma dan nilai. Bagi seorang anak, orang-orang ini disebut orang-orang yang amat berarti (Significant other)

TAHAP SIAP BERTINDAK (GAME STAGE)

Peniruan yang dilakukan sudah mulai berkurang dan digantikan oleh peran yang secara langsung dimainkan sendiri dengan penuh kesadaran. Kemampuannya menempatkan diri pada posisi orang lain pun meningkat sehingga memungkinkan adanya kemampuan bermain secara bersama-sama. Dia mulai menyadari adanya tuntutan untuk membela keluarga dan bekerja sama dengan teman-temannya. Pada tahap ini lawan berinteraksi semakin banyak dan hubunganya semakin kompleks. Individu mulai berhubungan dengan teman-teman sebaya di luar rumah. Peraturan-peraturan yang berlaku di luar keluarganya secara bertahap juga mulai dipahami. Bersamaan dengan itu, anak mulai menyadari bahwa ada norma tertentu yang berlaku di luar keluarganya.

Baca Juga : 

Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK, Abdullah Faqih mengatakan bahwa peserta KSM provinsi adalah para siswa-siswi MI, MTs, dan MA yang telah memenangkan seleksi di tingkat kabupaten/kota. “Siswa terbaik hasil KSM Provinsi secara otomatis akan diberikan kesempatan mengikuti tahapan seleksi KSM Nasional,” katanya. Untuk mata pelajaran yang dilombakan, lanjut Faqih, jenjang MI adalah Matematika Terintegrasi dan Sains IPA Terintegrasi. Untuk jenjang MTs adalah Matematika Terintegrasi, IPA Terpadu Terintegrasi, IPS Terpadu Terintegrasi. “Selanjutnnya, untuk jenjang MA adalah Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, Geografi Terintegrasi,” ujarnya.

Kemenag Gelar Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi

Kemenag Gelar Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi

Kemenag Gelar Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan

dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi. Acara ini digelar serentak pada 25 Juli 2018 di tiap-tiap Kantor Wilayah Kemenag Provinsi seluruh Indonesia.

Direktur KSKK, Ahmad Umar menuturkan

KSM provinsi dimaksudkan untuk menjaring siswa terbaik per bidang studi KSM yang akan mewakili setiap provinsi untuk mengikuti KSM nasional. “Untuk KSM tingkat provinsi tahun 2018, diikuti oleh 10.801 siswa, yang terdiri dari 1.991 siswa MI, 3.070 siswa MTs, dan 5.740 siswa MA,” kata Umar di Jakarta, Selasa (24/7/2018).

Umar manambahkan, target yang ingin dicapai dalam KSM adalah terjaringnya bibit unggul dan berprestasi sebagai calon peserta ajang kompetisi tingkat Internasional. “Selain itu, menghasilkan siswa-siswi terbaik disetiap bidang dan menjadi SDM yang mencintai bidang keilmuannya,” imbuhnya.

Kasubdit Kesiswaan Direktorat KSKK

, Abdullah Faqih mengatakan bahwa peserta KSM provinsi adalah para siswa-siswi MI, MTs, dan MA yang telah memenangkan seleksi di tingkat kabupaten/kota. “Siswa terbaik hasil KSM Provinsi secara otomatis akan diberikan kesempatan mengikuti tahapan seleksi KSM Nasional,” katanya.

Untuk mata pelajaran yang dilombakan, lanjut Faqih, jenjang MI adalah Matematika Terintegrasi dan Sains IPA Terintegrasi. Untuk jenjang MTs adalah Matematika Terintegrasi, IPA Terpadu Terintegrasi, IPS Terpadu Terintegrasi. “Selanjutnnya, untuk jenjang MA adalah Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, Geografi Terintegrasi,” ujarnya.

 

 

Baca Juga :

 

 

PLN Beri Beasiswa ke Joni, Si Pemanjat Tiang Bendera

PLN Beri Beasiswa ke Joni, Si Pemanjat Tiang Bendera

PLN Beri Beasiswa ke Joni, Si Pemanjat Tiang Bendera

PLN Beri Beasiswa ke Joni, Si Pemanjat Tiang Bendera

 

 

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)

memberikan bantuan beasiswa hingga kejenjang S1 kepada Yohanes Ande Kala alias Joni atas sikap patriotiknya yang memanjat tiang bendera saat upacara peringatan HUT ke-73 RI di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur utama PLN Sofyan Basir mengatakan, perseroan juga memberikan dana bantuan beasiswa hingga S1 untuk Danil Danuri Tumanduk, yaitu siswa SMAN 9 Berau dan Serma Timbul Prawoto yang merupakan Babinsa Koramil 20 Cawas Kodim 0723 Klaten.

“Aksi ketiganya spontan dilakukan karena dorongan

cinta Tanah Air yang besar dan ingin menyelamatkan keberlangsungan upacara HUT ke-73 RI. Sungguh aksi berani, kami salut kepada ketiganya. Ini (beasiswa) sebagai penghargaan untuk ketiganya,” kata Sofyan di Jakarta, kemarin.

Selain mendapatkan dana bantuan beasiswa

hingga ke tingkat sarjana, menurut Sofyan, PLN juga akan merenovasi rumah orang tua Joni. Hal ini sebagai wujud apresiasi PLN karena telah mendidik Joni hingga menjadikannya sebagai anak bersikap patriotik.

“Kita memberikan beasiswa selama kurang lebih 8-10 tahun. Selain itu, juga akan direnovasi rumahnya untuk orang tua Joni, karena tanpa didikan orang tua yang baik, sulit menjadi anak yang baik. Total nominalnya sekitar Rp50 juta,” ujarnya.

Menurut Sofyan, rasa cinta Tanah Air menggerakkan ketiganya memanjat tiang bendera ketika melihat tali tiang terputus saat upacara. Khusus Serma Timbul Prawoto, beasiswa akan diberikan untuk putranya. Tidak hanya sampai di situ, PLN juga mengangkat Yohanes sebagai ‘Putra Bangsa’.

Sebelumnya sebuah video merekam aksi heroik Joni yang merupakan pelajar kelas VII SMP Negeri Silawan di Atambua saat pelaksanaan upacara bendera di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Motaain, Kabupaten Belu, NTT, karena dirinya memanjat tiang bendera untuk memasang tali tiang yang putus sebelum pengibaran benderadilakukan, Jumat(17/8).

Di tempat lain, aksi heroik serupa juga dilakukan Serma Timbul Prawoto dan Danil Danuri Tumanduk dari Berrau. Menurut Sofyan, aksi spontan yang dilakukan ketiganya berdasarkan rasa nasionalisme tinggi dan patut diapresiasi.

Sebagai informasi, kegiatan PLN Peduli merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social res ponsibility /CSR) yang salah satunya memberi perhatian khusus pada bidang pendidikan di Indonesia.

“Diharapkan dengan bantuan beasiswa ini, para penyelamat tiang bendera bisa fokus belajar dan menggapai cita-cita mereka,” ujarnya. Sofyan juga menambahkan, ketiganya memiliki inisiatif tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan, dan bisa menjadi teladan bagi generasi muda Indonesia.

“Saya senang sekali bisa mendapatkan beasiswa hingga S1 agar meringankan beban orang tua,” kata Joni di tempat yang sama.

 

 

Sumber :

http://ojel.student.umm.ac.id/gambar-kulit-beserta-strukturnya/

Dia menjelaskan, persentase inovasi dari penilaian hanya 5%. Memang kecil dari SDM yang berbobot 25%, kelembagaan 28%, kemahasiswaan 12%, dan litbang 30%. Namun, inovasi adalah komponen utama pemerintah dalam penghiliran hasil riset ke industri. Tahun lalu, kata dia, masih sedikit perguruan tinggi yang memasukkan data inovasi kampusnya sehingga kali ini dimasukkan agar kampus makin terpacu berinovasi. ”Inovasi dinilai dari sejauh mana inovasi dikawal di kampus itu, anggaran risetnya dan hasilnya,” jelasnya.

ITB Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia

ITB Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia

ITB Perguruan Tinggi Terbaik se-Indonesia

 

 

Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil

menduduki peringkat pertama klasterisasi perguruan tinggi Indonesia. Pemerintah berharap klasterisasi ini akan memacu perguruan tinggi untuk meningkatkan mutunya. Dirjen Kelembagaan Kemenristek-Dikti Patdono Suwignjo mengatakan, klasterisasi perguruan tinggi dihitung berdasarkan lima komponen utama.

Tahun ini kriteria inovasi dan kerja sama dimasukkan sehingga ragam perguruan tinggi semakin banyak yang masuk di pemeringkatan dibandingkan tahun lalu. Kelima komponen penilaian itu adalah SDM, kelembagaan, kegiatan kemahasiswaan, penelitian dan pengabdian masyarakat, dan inovasi.

Dia menjelaskan, ITB tahun ini menduduki posisi pertama menggeser UGM yang tahun lalu menjadi jawara. Dari kelima komponen tersebut, katanya, ITB tidak mendapatkan top skor hanya secara nilai mendekati di atas semua. ”Scoring angka 1-4.

Klasterisasi ini dilakukan untuk memetakan

perguruan tinggi dan menaikkan mutu secara berkelanjutan,” katanya seusai peringatan HUT ke-73 RI di Puspiptek Serpong kemarin.

Dari analisis Kemenristek-Dikti diperoleh lima klaster perguruan tinggi di Indonesia, yakni klaster 1 ada 14 perguruan tinggi, klaster 2 72 perguruan tinggi, klaster 3 sejumlah 299 perguruan tinggi, klaster 4 berjumlah 1.470 kampus, dan klaster 5 ada 155 perguruan tinggi.

Patdono menuturkan, penambahan kriteria inovasi sejalan dengan peta jalan pemerintah. Yang menarik adalah, jelasnya, dengan adanya kriteria baru seperti inovasi dan kerja sama maka variasi perguruan tinggi yang masuk klaster juga makin beragam.

Tahun lalu tidak ada lembaga pendidik tenaga

kependidikan (LPTK), katanya, tahun ini Universitas Pendidikan Indonesia bisa masuk peringkat 13, Universitas Negeri Yogyakarta (11), dan Universitas Negeri Malang (14) bisa masuk pemeringkatan.

Dia menjelaskan, persentase inovasi dari penilaian hanya 5%. Memang kecil dari SDM yang berbobot 25%, kelembagaan 28%, kemahasiswaan 12%, dan litbang 30%. Namun, inovasi adalah komponen utama pemerintah dalam penghiliran hasil riset ke industri.

Tahun lalu, kata dia, masih sedikit perguruan tinggi yang memasukkan data inovasi kampusnya sehingga kali ini dimasukkan agar kampus makin terpacu berinovasi. ”Inovasi dinilai dari sejauh mana inovasi dikawal di kampus itu, anggaran risetnya dan hasilnya,” jelasnya.

 

Sumber :

http://student.blog.dinus.ac.id/blogtekno/penjelasan-fungsi-kulit/

Tujuh Kali Berturut-turut, LKPD Jabar Kembali Raih Opini WTP

Tujuh Kali Berturut-turut, LKPD Jabar Kembali Raih Opini WTP

 

 

Tujuh Kali Berturut-turut, LKPD Jabar Kembali Raih Opini WTP

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2017 Provinsi Jawa Barat kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP kali ini merupakan raihan ketujuh kalinya secara berturut-turut sejak 2011.

Ketua BPK RI

Ketua BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara menyerahkan secara langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD tersebut kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Jawa Barat, Jl. Diponegoro No. 27, Kota Bandung, Senin (28/5/18).

“Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017. BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017,” kata Moermahadi dalam rapat paripurna tersebut. “Opini WTP ini merupakan Opini WTP yang ketujuh kalinya bagi Provinsi Jawa barat,” lanjutnya.

Raihan Oini WTP ini

Kata Moermahadi sesuai dengan ukuran kinerja akuntabilitas yang diberikan Kementerian PAN RB kepada Pemda Provinsi Jawa Barat. Nilai akuntabilitas kinerja Provinsi Jawa Barat mendapat nilai “A”.

“Kinerja Lakip yang dibuat oleh Kemenpan RB itu juga “A”. Jadi, memang progressnya itu sesuai semua dengan yang disampaikan teman-teman (BPK), hasil pemeriksaannya memang WTP,” ujarnya.

Pada kesempatan ini

Moermahadi juga menjelaskan bahwa BPK masih menemukan beberapa permasalahan yang perlu mendapat perhatian dalam LKPD Jabar TA 2017. Meskipun hal itu tidak mempengaruhi kewajaran atas penyajian laporan keuangan. Temuan tersebut terdiri dari Sistem Pengendalian Intern (SPI) dan temuan terkait Kepatuhan terhadap Perundang-undangan yang dimuat dalam Buku II LHP atas SPI dan Buku III LHP atas Kepatuhan terhadap Perundang-undangan.

“Catatan penting dalam pemeriksaan (LKPD) tidak mungkin sempurna, ada catatan penting tapi tidak banyak mempengaruhi. Tapi apa yang saya lihat pengaruhnya tidak bisa mempengaruhi dalam laporan keuangan secara keseluruhan,” tutur Moermahadi.

Untuk menindaklanjuti rekomendasi LHP, menurut Pasal 20 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2014, Moermahadi juga mengingatkan bahwa pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi dalam LHP. Dengan memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tidak lanjut atas rekomendasi LHP. Jawaban atau penjelasan dimaksud disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima.

Hingga saat ini

Moermahadi mengatakan di antara provinsi lain hanya Jawa Barat yang telah meraih Opini WTP tujuh kali berturut-turut. “Belum ada (provinsi lain), baru Jawa Barat. Saya juga bilang tadi ke Pak Gub. kalau langit itu ada tujuh lapis, sampai lapis ketujuh Pak Gub. pas habis pas tujuh itu,” canda Moermahadi disambut tawa Aher.

Ditemui usai paripurna, Aher bersyukur atas raihan Opini WTP ini. Hal ini tidak lepas dari komitmen dan kerja kerasnya bersama jajaran Pemda Provinsi Jawa Barat. “Kita bersyukur bisa mempertahankan Opini WTP kali ini menjadi tujuh kali berturut-turut. Tentu kita harus terus berusaha menjaga ini,” harap Aher.

Pada 29 Maret 2018 lalu, Pemda Provinsi Jawa Barat telah menyampaikan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017 kepada BPK. Laporan itu terdiri dari; (1) Laporan Realisasi Anggaran, (2) Laporan Perubahan Saldo anggaran lebih, (3) Laporan Operasional, (4) Laporan Perubahan Ekuitas, (5) Neraca, serta (6) Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan.

Sementara itu, capaian Opini WTP ini juga mendapat apresiasi dari DPRD Jawa Barat. “Kami mengapresiasi kerja keras seluruh Pemprov Jawa Barat yang telah mempertahankan Opini WTP yang diperoleh Jawa Barat dan kali ini yang ketujuh kalinya,” tutur Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari usai paripurna.

Ineu berharap efektifitas, akuntabilitas, dan tranparansi yang dijaga dalam laporan keuangan ini harus menjadi bagian penting dalam keseharian pelaksanaan keuangan di Jawa Barat. Selain itu, Ineu juga meminta agar Opini WTP ini harus terus dipertahankan siapapun yang akan memimpin Jawa Barat mendatang.

“Ke depan tentu ini harus dipertahankan. Tadi saya katakan di Paripurna secara jelas, siapapun nanti (Gubernur) yang memimpin ini harus menjadi modal Jawa Barat dalam memperoleh WTP untuk setiap laporan keuangannya,” ucap Ineu.

Kisah Awal Jabar Raih WTP

Gubernur Ahmad Heryawan menceritakan bahwa pihaknya sulit membuat laporan keuangan tanpa dilakukan oleh ahlinya. Pada 2009-2010 Jawa Barat mendapat jatah CPNS hingga 160 orang. Dari jumlah ini, Jawa Barat pun meminta kepada BKN separuhnya adalah akuntan.

“Dari jatah 160 CPNS baru yang diberikan kepada Jawa Barat, kita minta 80-nya akuntan tapi hanya disetujui 40 akuntan. BKN kaget juga waktu itu, karena dari jatah yang diberikan separuhnya itu Jawa Barat minta akuntan,” cerita Aher ketika ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Jabar terkait penyerahan LHP atas LKPD TA 2017 Jabar di Gedung DPRD Jawa Barat, Jl. Diponegoro No. 27, Kota Bandung, Senin (28/5/18).

“Saya bilang waktu itu, kita diminta untuk WTP agar bagus. Kalau harus bagus berarti harus ada SDM yang mengelola, yaitu para Akuntan untuk laporan keuangan,” tambahnya.

Karena BKN hanya memberikan 40 akuntan, akhirnya ketika itu Aher pun menempuh upaya lain. “Karena disetujui 40 jadi kita menyekolahkan 40 orang untuk jadi 80 akuntan. Jadi, ada yang istimewa waktu itu, Jawa Barat dalam tiga tahun punya 80 akuntan,” papar Aher.

Para Akuntan tersebut, kemudian ditugaskan di OPD-OPD hingga Biro yang ada di lingungan Pemda Provinsi Jawa Barat. Mereka bertugas secara khusus untuk membuat laporan keuangan.

“Disamping kita juga cerita yang lain, karena asetnya banyak catatan, waktu itu kita juga membuat tim aset di Jawa Barat pada 2009 waktu itu, sehingga 2011 kita dapat WTP dan sampai hari ini kita pertahankan,” pungkasnya.

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/gambar-jaringan-tumbuhan-dan-contohnya/

Rumus Luas Dan Keliling Berdiri Datar

Rumus Luas Dan Keliling Berdiri Datar

Rumus Luas Dan Keliling Berdiri Datar

Rumus Luas Dan Keliling Berdiri Datar

1. Persegi

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar
Ket:
s = sisi
Luas = s = s2
Keliling = 

2. Persegi Panjang

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:
p = panjang
l = lebar

Luas = p x l
Keliling = 2 x (p+l) atau 2xp + 2x

3. Segitiga

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:
a = alas
t = tinggi

 Luas = 1/2 x a x t
Keliling = sisi A + sisi B + sisi C

4. Jajar Genjang

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:a = alast = tinggi

 Luas = a x t

Keliling = 2 x (sisi A+sisi B)

5. Layang-Layang

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:d1 = diagonal 1d2 = diagonal 2

 Luas = 1/2 x d1 x d2

Keliling = x (sisiA+sisiB)

6. Belah Ketupat

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:d1 = diagonal 1d2 = diagonal 2

 Luas = d1 x d2 x 1/2

Keliling = 4 x s

7. Lingkaran

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:r = radius (jari-jari)d = diameterπ = 3,14 atau 22/7

 Luas = π r

         = π r2

 

Keliling = π r atau π x d

8. Trapesium

Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar lengkap dengan gambar Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar + Gambar

Ket:t = tinggi

 Luas = 1/2 (sisi A+sisi B) x 

Keliling = sisi A + sisi B + sisi C + sisi D 

Baca Artikel Lainnya: