Category Archive : Pendidikan

UA Gandeng Tel-U Rencanakan Kampus Mikro Global

UA Gandeng Tel-U Rencanakan Kampus Mikro Global

UA Gandeng Tel-U Rencanakan Kampus Mikro Global

UA Gandeng Tel-U Rencanakan Kampus Mikro Global

BANDUNG-Telkom University (Tel-U) akan membuka “kampus-mikro

” bersama dengan University of Arizona (UA), yaitu sebuah model pendidikan baru yang memberikan akses kepada mahasiswa kelas internasional Tel-U agar dapat memperoleh gelar dari UA, di samping gelar dari Tel-U.

Vice Provost of International Education UA, Brent White mengatakan, program ini merupakan bagian dari jaringan global UA yang terdiri dari 13 kampus-mikro di 10 negara dan Tel-U adalah kampus pertama di Indonesia yang terlibat dalam jaringan tersebut.

“UA telah meluncurkan Global Micro-Campus Network secara publik

, yang akan mampu mendidik lebih dari 25.000 mahasiswa internasional di seluruh dunia,” ucapnya

Menurut Brent, UA bersama dengan mitra internasional menjawab kebutuhan akan program bergelar yang dapat diakses secara global, menciptakan salah satu jaringan pendidikan dunia paling terjangkau dalam bentuk program gelar kolaboratif.

“Dengan program ini mahasiswa bisa mengikuti pendidikan tanpa

harus datang ke kampus yang ada di Arizona,” kata Brent,” melalui rilis yang diterima

 

Sumber :

https://www.shorturl.at/dnST9

Pemudik Mulai Padati Stasiun Kiaracondong

Pemudik Mulai Padati Stasiun Kiaracondong

Pemudik Mulai Padati Stasiun Kiaracondong

Pemudik Mulai Padati Stasiun Kiaracondong

BANDUNG–Memasuki H–6 Lebaran, Stasiun Kiaracondong

yang menjadi titik keberangkatan kereta api (KA) kelas ekonomi sudah mulai terlihat dipadati calon pemudik.

Seperti pantauan www.jabarprov.go.id di stasiun tersebut, Senin (19/06), sudah mulai nampak calon pemudik yang mulai melakukan pencetakan tiket atau membayar tiket yang sebelumnya sudah dipesan.

Memang tidak nampak antrian yang membludak, karena pemudik

rata-rata sudah memiliki tiket, sementara sebagian tinggal membayar dan mencetak tiket.

Seperti dikatakan Supmi, yang hendak pulang ke Purwokerto, ia sudah memiliki tiket sejak lama dan tinggal berangkat saja pada siang ini sekitar pukul 12.00 WIB.

“Kereta jadwalnya jam 12, tapi sudah datang jam 10, biar santai,” ujarnya ditemui di Stasiun Kiaracondong.

Kemungkinan jumlah pemudik akan semakin ramai menjelang sore hari.

Karena lebih banyak kereta yang diberangkatkan sore dari Stasiun Kiaracondong. Seperti KA Malabar tujuan Malang yang akan berangkat pukul 4 sore. Kemudian KA Mutiara tujuan Surabaya yang diberangkatkan pukul 5 sore, KA Kahuripan tujuan Blitar berangkat pukul 6 petang dan terakhir KA Lodaya jurusan Solo berangkat pukul 7 malam. jo

 

 

Sumber :

http://bit.do/gurupendidikan

Melalui Musik Jazz, KAI Hibur Masyarakat di Stasiun

Melalui Musik Jazz, KAI Hibur Masyarakat di Stasiun

Melalui Musik Jazz, KAI Hibur Masyarakat di Stasiun

Melalui Musik Jazz, KAI Hibur Masyarakat di Stasiun

BANDUNG – Musik tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari

, sebab selain dapat menghilangkan kejenuhan, membuat lebih bersemangat, juga bisa menemani dalam perjalanan. Kali ini PT KAI mengapresiasi para pelaku seni musik khususnya jazz sekaligus memberikan ruang bagi penikmat musik jazz saat berada di lingkungan kereta api.

Gelaran bertajuk jazz tersebut berupa live music bertema Jazzy Station yang diadakan PT KAI di enam stasiun yaitu Stasiun Bandung, Gambir, Semarang Tawang, Yogyakarta, Surabaya Gubeng, dan Malang setiap hari Selasa dan Rabu di bulan Februari. Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Corpoorate Deputy Director of Passanger Transport Marketing and Sales, Mukti Jauhari di Stasiun Bandung, Selasa (6/2).

Dalam kesempatan itu KAI juga mengundang musisi legenda jazz Indonesia

yang pernah tergabung dalam Krakatau Band, Donny Suhendra, untuk membuka acara tersebut.

Sebagai pengisi panggung musik jazz, KAI bekerja sama dengan band-band jazz lokal maupun komunitas jazz untuk tampil di tiap-tiap stasiun. Berikut grup band dan komunitas tersebut: Stasiun Bandung: L’Ninos, Soulnation, Fusion Bandung Community, The Mojos, dan Nu Friend; Stasiun Gambir: Chroma-Ticz, Beben Jazz and Friends, San Jose Brothers, Satu Nada, Concordia; Stasiun Semarang  Tawang: The circle, Fatty catty, Zero, Lightning; Stasiun Yogyakarta: Starlight, D’grovy, Jazzy note, Mixolydian; Stasiun Surabaya  Gubeng: Soundcloud Surabaya, FjazzC Jazzy Station Project, IHSG Sax Unity, Dream, Dream Fussion Jazz Community; dan Stasiun Malang: Saxomunity Malang, Ngalam Jazz Community, Soundcloud Malang, Ekstraversi.

Selain acara musik jazz, masyarakat juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai

hadiah menarik karena ada game-game ringan namun seru. Bagi Anda yang tertarik untuk ikut game tersebut, syaratnya sangat mudah yakni cukup menginstal dan register aplikasi KAI Access di smartphone masing-masing.

“KAI senantiasa menghadirkan suasana yang baru untuk memanjakan masyarakat pengguna kereta api. Kali ini, kami mengajak Anda pemain maupun penikmat musik jazz untuk meramaikan event Jazzy Station ini,” ajak Mukti.

Selain itu, Mukti mengatakan bahwa acara musik jazz seperti ini juga sebagai upaya KAI untuk semakin berbaur dengan semua kalangan masyarakat sehingga angkutan KA menjadi moda transportasi favorit masyarakat Indonesia. Jo

 

Baca Juga :

 

 

PLN Peduli Dukung Pengembangan Pabrik Tempe Mandiri Energi di Garut

PLN Peduli Dukung Pengembangan Pabrik Tempe Mandiri Energi di Garut

PLN Peduli Dukung Pengembangan Pabrik Tempe Mandiri Energi di Garut

PLN Peduli Dukung Pengembangan Pabrik Tempe Mandiri Energi di Garut

GARUT – Kampung Astanahilir/Gordah di wilayah Kelurahan Jayawaras Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut merupakan sentra industri tempe dengan kapasitas produksi mencapai 4 kwintal.

Dengan proses produksi tempe yang cukup besar seperti demikian, warga di wilayah tersebut menghabiskan 1,5m3 kayu bakar setiap harinya dan menghasilkan limbah cair sebanyak 1600 liter/hari yang dibuang ke sungai setiap harinya.

Berangkat dari fakta itulah, PLN Peduli mendukung penuh inisiatif warga untuk

membangun sarana pengolahan limbah industri tempe dengan menggunakan biodigester agar menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan kembali oleh warga disana sebagai sumber energi terbarukan. Limbah cair yang dihasilkan dari proses pencucian dan perebusan kedelai sebagai bahan baku utama pembuatan tempe mempunyai karakteristik bahan organik tinggi juga kadar BOD dan COD yang juga sangat tinggi. Bila limbah ini langsung begitu saja dibuang ke sungai tentu akan mencemari dan memberikan dampak buruk bagi kesehatan warga disana.

“Limbah tersebut bila didiamkan di sungai atau saluran pembuangan akan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan berbau busuk. Akhirnya kita berpikir kenapa tidak kita buat biogas saja sehingga menjadi sumber energi terbarukan bagi warga,” ungkap Gita Nurwardani selaku perwakilan warga sekaligus inisiator program ini.

Lokasi instalasi untuk biogas tersebut rencananya berada di sekitar bantaran sungai yang sering digunakan oleh masyarakat untuk membuang sampah, jadi diharapkan dengan dipasangnya biogas dilokasi tersebut dapat menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di sekitar daerah bantaran sungai.

Peresmian Pabrik Tempe Mandiri Energi ini dilaksanakan pada hari Rabu

(7/2) dihadiri oleh Bupati Garut Rudy Gunawan, General Manager PLN Distribusi Jawa Barat Iwan Purwana, Camat Tarogong Kidul Garut serta perwakilan warga dan pemerintahan setempat.

Banyak sumber energi di Garut salah satunya limbah tempe ini. ”Saya ucapkan terima kasih kepada PLN Distribusi Jawa Barat atas dukungannya dalam menciptakan sumber energi dan pupuk organik cair di kampung ini. Tentunya limbah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya mereka para produsen tempe, ” ujar Rudy Gunawan saat memberikan sambutan.

PLN Distribusi Jawa Barat mendukung program ini agar masyarakat menciptakan lingkungan yang bersih. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan dapat tersebar ke wilayah lain.

“Energi baru dan terbarukan seperti yang akan diimplementasikan di kampung

ini senantiasa kami dukung. Banyak sekali manfaat bagi warga sehingga bisa meningkatkan produktifitas mereka. PLN secara berkesinambungan terus berkomitmen untuk terus menjalan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan sesuai misi kami, “ungkap General Manager PLN Distribusi Iwan Purwana.

Selama tahun 2017, di wilayah Garut PLN Peduli telah menyalurkan bantuan bina lingkungan dengan nominal sebesar Rp. 818.963.250,- yang disalurkan untuk bidang Pendidikan dan Pelestarian Alam. Sementara untuk seluruh wilayah Jawa Barat, PLN Peduli menyalurkan bantuan dengan total 10,1 Miliar Rupiah. (Pun)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/examples-of-power-of-attorney-various-right-purposes

Resmikan Jembatan Gantung, PLN Peduli Hadir di Ciamis

Resmikan Jembatan Gantung, PLN Peduli Hadir di Ciamis

Resmikan Jembatan Gantung, PLN Peduli Hadir di Ciamis

Resmikan Jembatan Gantung, PLN Peduli Hadir di Ciamis

CIAMIS – Mewujudkan kepedulianya melalui rangkaian program Bina Lingkungan

, PT PLN (Persero) melalui program PLN Peduli melaksanakan Peresmian Pembangunan Jembatan Gantung Leuwikuning di Desa Kartabumi Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. Peresmian Jembatan Gantung ini dilaksanakan  setelah sebelumnya dilakukan Peletakan Batu Pertama pada hari Jumat 3 November 2017 bersama Wakil Bupati Kabupaten Ciamis H. Oih Burhanudin serta perwakilan dari PLN. Peresmian Jembatan Gantung ini dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 6 Februari 2018 setelah kurang lebih 2 bulan lamanya proses pembangunan jembatan. Hadir dalam kesempatan ini Bupati Ciamis H. Drs. Iing Syam Arifin, M.M beserta jajarannya, General Manager PLN Iwan Purwana

Jembatan Leuwikuning yang menghubungkan Desa Cisaga dan Desa Kertabumi kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan hanya ditopang oleh bambu-bambu yang cukup renggang sehingga sangat rawan apabila dilewati. Saat itu bahkan kendaraan bermotor tidak bisa lewat karena kontruksinya yang sangat rapuh. Padahal fungsi dan manfaat jembatan ini posisinya sangat vital untuk mobilitas warga di wilayah tersebut. Karena kondisinya yg memprihatinkan, banyak warga yang harus memutar dan menggunakan jembatan lain dan menempuh jarak 3 km jauhnya.

Pembangunan Jembatan Leuwikuning merupakan bentuk kepedulian PLN kepada masyarakat. “Tugas PLN tak hanya melistrik seluruh masyarakat. Namun, kami juga memiliki tanggup jawab sosial, salah satunya melalui pembangunan jembatan ini,” ujar Iwan.

Bupati Ciamis mengucapkan banyak terima kasih kepada PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat atas pembangunan Jembatan Leuwikuning. Beliau juga menghimbau masyarakat agar menjaga dan merawat jembatan itu. “Saya titipkan jembatan ini kepada masyarakat, kita wajib bersyukur atas bantuan dan partisipasi PLN kepada masyarakat,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan PLN Peduli senilai 200 juta rupiah

yang digunakan untuk membangun dan merevitalisasi jembatan sepanjang 55 m, lebar 1,2 m dan tinggi 3 m. Konstruksi jembatan berupa kawat terbentang sepanjang 55 m, besi UNV Penahan hambalan dan hambalan pelat besi /bordes. Kondisi ini tentunya jauh lebih baik dibandingkan konstruksi bambu yang sebelumnya digunakan untuk menopang jembatan ini. Setelah melalui proses pembangungan selama kurang lebih dua bulan lamanya, kini jembatan gantung ini sudah layak untuk dilewati kendaraan bermotor roda dua dan sangat aman bila ingin dilewati oleh warga yang beraktivitas.

Di wilayah Kabupaten Ciamis, pada tahun 2017 PLN Peduli telah menyalurkan

bantuan dengan total Rp 846.124.000,-  dengan rincian Program Pemberdayaan Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna Kab. Ciamis sebesar  Rp 521.124.000,-, Perbaikan Ruang Kelas dan Ruang Guru Madrasah Ibtidaiyah Pasawahan – Dusun Ciakar RT 001 RW 001 Desa Pasawahan Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Senilai Rp 125.000.000,-, dan Pembangunan Jembatan Gantung – Desa Kertabumi Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Senilai Rp 200.000.000,-.

Bantuan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jawa Barat tahun 2017 sebesar Rp.10.163.375.560,- yang disalurkan di sektor pendidikan, kesehatan, pengembangan sarana umum, pengembangan sarana ibadah dan kegiatan keagamaan serta bantuan sosial dan pengentasan kemiskinan. (Pun)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/periodic-table-of-chemical-elements

Biografi Al-Jurjani

Biografi Al-Jurjani : Dokter Muslim Penyusun Ensiklopedi Kedokteran

Biografi Al-Jurjani

Nama lengkap al-Jurjani adalah Ismail bin al-Husayn Zaynuddin Abu’l Fada’il al-Husayni al-Jurjani. Ia adalah seorang bangsawan yang menguasai ilmu kedokteran. Di Barat, ia dipanggil dengan sebutan Gurgan. Dalam dunia kedokteran, nama al-Jurjani berkibar karena sejumlah karya fenomenal yang diciptakannya. Sepanjang hidupnya, ia meneliti berbagai masalah yang menyangkut dunia pengobatan. Secara detail dan terperinci, ia memaparkan masalah kedokteran dengan tujuan agar menjadi acuan para penerusnya.
Salah satu prestasi yang membuat nama al-Jurjani terkenal adalah keberhasilannya menyusun sebuah kamus besar yang berjudul Qamus al-Thib. Karena kelengkapan kamus ciptaannya tersebut, ia pun dijuluki sebagai Bapak Kamus. Di kemudian hari, Qamus al-Thib diterjemahkan dalam bahasa Turki, Urdu, Ibrani, Latin, dan bahasa Eropa lain. Qamus al-Thib menjadi salah satu buku acuan perkuliahan bagi para mahasiswa kedokteran di banyak negara.
Selain menulis kamus, al-Jurjani juga menulis sebuah buku ensiklopedi. Buku yang berjudul Dakhira-i Khwarizm Shahi itu dianggap sebagai buku karangan al-Jurjani yang paling bersejarah. Buku ini merupakan ensiklopedi kedokteran pertama yang ditulis dalam bahasa Persia dan memuat sekitar 450.000 kata. Ensiklopedi tersebut kemudian diterjemahkan dalam bahasa Arab dan Turki. Adapun ringkasannya diterjemahkan dalam bahasa Ibrani. Dakhira-i Khwarizm Shahi dianggap sebagai buku sumber informasi teori kedokteran dan farmakologi abad pertengahan. Sebagai sumber farmakologi, buku ini memuat nama-nama tumbuhan dan obat dalam bahasa Persia. Karya ini sangat terkenal di Persia dan India. Satu lagi karya ilmiah al-Jurjani adalah al-Khuffi al-Ala’i. Al-Jurjani menulis bukunya dalam bahasa Arab dan Persia.
Semasa hidupnya, al-Jurjani telah menghasilkan banyak karya bermutu. Beberapa di antaranya bersifat substansial, terutama yang berkaitan dengan dunia kedokteran dan filsafat. Di kemudian hari, karya al-Jurjani dilestarikan dalam bentuk manuskrip. Sebuah risalah singkat berbahasa Arab yang membicarakan masalah kefanaan dunia karya al-Jurjani, al-Risalah al-Munabbiha, telah ditemukan dan digabungkan dalam sebuah buku biografi oleh al-Bayhaqi.
Pada tahun 1110 (504 H), al-Jurjani berangkat ke Khwarizmi dan bermukim lama di sana. Menurut beberapa sumber, al-Jurjani berteman akrab dengan khalifah Khwarizanshah Qutb al-Din Muhammad. Sebagai bukti persahabatan mereka, al-Jurjani mempersembahkan sebuah karyanya yang berjudul Dakhiri kepada sang khalifah. Selain itu, al-Jurjani juga bersahabat karib dengan Afsiz bin Muhammad, yang memberinya semangat untuk menulis sebuah buku kompendium singkat berjudul al-Khuffi al-Ala’a di kemudian hari.
Baca Juga :
Biografi Ibnu Saati

Biografi Ibnu Sa’ati : Dokter Muslim dan Ahli Kunci

Biografi Ibnu Saati

Nama lengkap Ibnu Sa’ati adalah Fakhruddin Ridwan bin Muhammad bin Ali bin Rustam al-Khurasani. Ia dilahirkan di Damaskus, tapi keluarganya berasal dari Khurasan. Keluarga besarnya termasuk kalangan intelektual. Ayahnya adalah seorang ahli pembuat kunci. Salah satu hasil karya ayah Ibnu Sa’ati yang terkenal adalah kunci dan gembok besar yang dipasang di pintu masuk Masjid Besar Damaskus. Barang tersebut dipesan langsung oleh Zangid al-Malik al-Adil Nur ad-Din Mahmud. Hasil karya ayahnya yang lain adalah sebuah jam yang ditempatkan di Bab al-Jairun atau Babus Sya’ah, Damaskus. Selain mahir membuat kunci dan jam, ayah Ibnu Sa’ati juga pakar astronomi.
Berbeda dari sang ayah, Ibnu Sa’ati justru memiliki keahlian di bidang kedokteran. Ia dikenal sebagai seorang dokter yang ahli mendiagnosa penyakit pasiennya. Selain itu, namanya juga terkenal di kalangan pejabat pemerintahan.
Ibnu Sa’ati juga ahli kepustakaan, ilmu logika, dan filsafat. Ia mengumpulkan banyak buku, terutama buku karya para filosof Arab. Buku-buku tersebut tersimpan rapi di perpustakaan pribadinya. Selain itu, ia gemar pula menuliskan pemikirannya tentang logika dan filsafat dalam bentuk risalah. Meskipun demikian, ia juga mewarisi keahlian membuat kunci dari sang ayah. Ia bahkan mampu mereparasi jam karya ayahnya yang dipasang di Bab al-Jairun. Sehubungan dengan keahliannya di bidang mekanik, ia pernah menulis sebuah buku yang menjelaskan tentang kegunaan dan konstruksi jam (1203). Buku ini dinilai sebagai karya monumental di bidang mekanik.
Dalam pemerintahan, Ibnu Sa’ati mempunyai karir yang cemerlang. Berkat kepandaiannya, ia memperoleh kedudukan penting sebagai seorang menteri pada masa pemerintahan al-Malik al-Faiz bin al-Malik al-Adil Muhammad bin Ayyub, yang merupakan keponakan dari Shalahuddin al-Ayyubi. Ia juga menjadi menteri dan dokter pribadi al-Malik al-Muazzam bin al-Malik al-Adil, salah satu saudara al-Faiz.
Selain menulis tentang mekanika jam, Ibnu Sa’ati juga pernah menghasilkan sejumlah karya kedokteran. Namun sayang, karya-karyanya di bidang ini sulit ditemukan, demikian pula karyanya di bidang lain. Sebuah karya Ibnu Sa’ati tentang pembuatan kunci yang berjudul Risalah fi Amal as-Sa’ati wa Isti’malih telah diterjemahkan oleh E. Wiedemann dan Frietz Hauser pada tahun 1915.
Seorang saudara lelaki Ibnu Sa’ati yang bernama Baha’ al-Adin Abu al-Hasan Ali dikenal pula dengan nama yang sama, yaitu Ibnu Sa’ati. Namun, saudaranya ini lebih dikenal sebagai penyair yang cukup ternama di Kairo.
Ibnu Sa’ati wafat pada tahun 1230 (627 H) di Damaskus. Baca Juga : https://www.gurupendidikan.co.id/jaringan-tumbuhan/
Biografi Max Karl Ernst Ludwig Planck

Biografi Max Karl Ernst Ludwig Planck : Penemu Teori Kuantum

Biografi Max Karl Ernst Ludwig Planck

Max Karl Ernst Ludwig Planck (23 April 1858 – 4 Oktober 1947) adalah seorang fisikawan Jerman yang dikenal sebagai penemu teori kuantum. Lahir di Kiel, Planck memulai karir fisikanya di Universitas Munchen di tahun 1874, lulus pada tahun 1879 di Berlin. Dia kembali ke Munchen pada tahun 1880 untuk mengajar di universitas itu, dan pindah ke Kiel pada 1885. Di sana ia menikahi Marie Mack pada tahun 1886. Pada tahun 1889, dia pindah ke Berlin, di mana sejak 1892 dikenal sebagai penemu teori fisika.
Pada 1899, dia menemukan sebuah konstanta dasar, yang dinamakan konstanta Planck, dan sebagai contoh, digunakan untuk menghitung energi foton. Juga pada tahun itu, dia menjelaskan unit Planck yang merupakan unit pengukuran berdasarkan konstanta fisika dasar. Satu tahun kemudian, dia menemukan hukum radiasi panas, yang dinamakan Hukum Radiasi Benda Hitam Planck. Hukum ini menjadi dasar teori kuantum, yang muncul sepuluh tahun kemudian dalam kerja samanya dengan Albert Einstein dan Niels Bohr.
Dan dua asumsinya yang utama yang merupakan awal dari teori kuantum adalah mengenai sifat molukel-molukel yang berosilasi dari dinding rongga benda hitam, yaitu:
1). Molukel-molukel yang berosilasi mempunyai energi En yang sebanding dengan suatu kelipatan bilangan bulat positif n dari frekuensi osilasinya f.
2). Emisi dan absorpsi radiasi diasosiasikan dengan transisi atau loncatan antara dua tingkat energi itu; olehnya osilator kehilangan atau memperoleh energi dengan cara memancarkan (emisi) atau menyerap (absorpsi) masing-masing sejumlah energi radiasi tertentu yang dinamakan sebuah kuantum energi radiasi yang besarnya hf.
Max Karl Ernst Ludwig Planck meninggal dunia pada 4 Oktober 1947. Baca Juga : https://www.gurupendidikan.co.id/surat-kuasa/
Pimpin Upacara Hari Pramuka Ke-56

Pimpin Upacara Hari Pramuka Ke-56

 

Pimpin Upacara Hari Pramuka Ke-56

Anggota Gerakan Pramuka

Anggota Gerakan Pramuka adalah generasi yang hebat dan beruntung. Nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka yang menjadi pedoman harus diimplementasikan dengan baik. Hal ini ditegaskan Wali Kota Bogor Bima Arya saat memimpin upacara peringatan Hari Pramuka Ke-56 di Lapangan Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) TNI Angakatan Darat (TNI AD), jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor, Senin (14/08/2017) pagi.

Gerakan Pramuka adalah gerakan yang hebat

Yang hebat dan luar biasa dari Gerakan Pramuka adalah 10 pegangan yang menjadi pegangan untuk aktif menjadi anggota Gerakan Pramuka yakni Dasa Dharma Pramuka. 10 nilai ini kalian pegang, pahami dan kalian jalankan, Insya Allah kalian akan menjadi generasi pemenang mengalahkan generasi lainnya yang tidak siap untuk bertarung dan bersaing,” kata Bima yang juga menjabat Ketua Majelis Bimbingan (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor.

Menurut Bima

memegang Dasa Dharma artinya menjadi insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mencintai alam lingkungan dan mencintai sesama. Tidak saling mencaci ataupun memaki tetapi saling mendorong, mendukung dan mencintai sesama anak manusia maupun sesama generasi muda.

Bima menambahkan

dengan berpegang teguh pada Dasa Dharma anggota Pramuka akan menjadi generasi yang sangat santun, sopan dan bersikap ksatria. Ksatria itu satu antara kata dan perbuatan, berani berbuat berani bertanggung jawab.

“Jika kalian berpegang pada Dasa Dharma, tidak ada yang tidak suka dengan kalian, semua akan menghargai kalian, kalian akan selalu sigap menolong, tidak akan cengeng dalam menghadapi godaaan, cobaan maupun tantangan karena dalam Dasa Dharma kalian diajarkan untuk tetap tabah,” jelasnya.

Dengan berpegang pada Dasa Dharma juga, anggota Pramuka akan menjadi generasi yang disiplin, amanah karena bertanggung jawab terhadap apa yang dijanjikan dan apa yang dilakukan.

“Poin terakhir dari Dasa Dharma adalah poin yang paling dahsyat yakni  suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan. Bayangkan suci itu diawali dari pikiran, bersihkan pikiran Insya Allah kalian akan lakukan hal yang baik dan akan menjalankan kehidupan dengan baik. Pegang Dasa Dharma, Insya Allah kalian akan jadi generasi yang sukses,” pungkasnya.

Diakhir upacara

Wali Kota menyempatkan diri untuk bersalaman dengan semua yang hadir, mulai dari peserta hingga para orang tua anggota pramuka yang mendampingi putra putrinya.

Sumber : https://dogetek.co/

Passion dan Mindset Modal Jadi Pemimpin

Passion dan Mindset Modal Jadi Pemimpin

 

Passion dan Mindset Modal Jadi Pemimpin

Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan

Sebanyak 30 peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) eselon IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapatkan motivasi dari Wali Kota Bogor Bima Arya di Hotel Bahtera, jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (14/08/2017). Dalam paparannya Bima mengatakan, esensi dari diklat ini untuk memotivasi pegawai agar berkembang dan berubah menjadi lebih baik. “Berubah dan berkembang itu potensi manusia, tanpa potensi itu tidak akan ada pelatihan,” jelas Bima.

Bima menekankan

Selama masih hidup jangan pernah berhenti belajar. Jika sudah mempunyai paradigma itu, maka akan menjadi seseorang yang berbeda dengan yang lain. Pasalnya, berhasil atau tidaknya seseorang mencapai puncak berasal dari dirinya sendiri. Namun, masih banyak orang yang tidak percaya dengan kemampuannya sendiri yang pada akhirnya menggunakan cara melobi atau “titip menitip”.  “Mereka yang tidak percaya diri itu sebenarnya karena tidak punya passion dan mindset untuk maju jadi mengandalkan orang lain,” terangnya.

Menurut Bima

Orang yang maju pasti seseorang dengan passion yang tidak pernah padam, sehingga dimanapun ia ditempatkan selalu mengeluarkan aura optimisme. Biasanya mereka orang yang tidak pernah kasak-kusuk, tetapi kerjanya luar biasa. Ibarat sebuah berlian walaupun ada di dalam lumpur sekalipun akan tetap terlihat. “Tidak hanya passion, seorang pemimpin haruslah memiliki Growth mindset, jangan fixed mindset dan berfikirlah positif,” imbuhnya.

Kasubid Diklat Kepemimpinan

Sementara itu Kasubid Diklat Kepemimpinan dan Fungsional Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor Raden Kodarisman mengatakan, peserta diklatpim ini berasal dari Kasi, Kasubag, Kasubid di dinas ataupun di wilayah. Pada diklatpim ini target yang ingin diraih dari peserta yakni, mereka dapat membuat inovasi dalam menyelesaikan permasalahan di tempat bekerjanya. Pasalnya, sebagai pejabat eselon IV, baik IV A ataupun IV B harus memiliki kompetensi dan wawasan sesuai jabatannya sehingga dapat memimpin dengan tanggung jawab.

“Mereka nanti diharuskan membuat laporan isu strategis penyusunan proyek perubahan yang kemudian bisa diterapkan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” pungkasnya.

Sumber : https://symbiantweet.com/