Category Archive : Pendidikan

Penyediaan Lapangan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Belum Optimal

Penyediaan Lapangan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Belum Optimal

Penyediaan Lapangan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Belum Optimal

Penyediaan Lapangan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Belum Optimal

BANDUNG- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ledia Hanifa Amalia

mengatakan, pemerintah dan perusahaan, baik BUMN/BUMD maupun perusahaan swasta wajib menyediakan satu persen lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Namun, implementasinya belum optimal.

“Penyandang disabilitas banyak yang kesulitan mendapat pekerjaan,

” kata anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Barat I yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi itu, kepada wartawan di Bandung, Senin (28/12).

Selain itu, sambung Ledia, lapangan pekerjaan yang tersedia pun banyak yang tidak sesuai dengan keahlian penyandang disabilitas, sehingga pekerjaannya sangat menyulitkan mereka. Misalnya saja, banyak penyandang disabilitas yang mendapat pekerjaan sebagai desain grafis, padahal itu tidak sesuai dengan keahlian mereka.

Oleh karena itu, lanjut Ledia, perlu dilakukan pembenahan

dan pengawasan lebih optimal lagi dari pengawas dinas ketenagakerjaan. Politisi PKS tersebut mengharapkan agar para pengawas tenaga kerja lebih proaktif dalam melaksanakan pengawasannya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148436557/apa-itu-tabel-periodik-unsur/

Metakognisi di dalam Pembelajaran

Metakognisi di dalam pembelajaran merupakan rencana mutlak di dalam teori kognisi. Metakognisi tidak mirip bersama kognisi, seandainya keterampilan membaca suatu teks berbeda bersama keterampilan pemahaman pada teks tersebut. Metakognisi mempunyai berlebihan dimana seseorang coba merenungkan langkah berpikir atau merenungkan sistem kognitif yang dilakukannya.

Secara simpel metakognisi didefinsikan sebagai “memikirkan lagi apa yang udah dipikirkan”, lebih-lebih tersedia ahli yang menghubungkan metakognisi bersama faedah pemeriksaan atau pemrosesan informasi. Walaupun pendefinisiannya berbeda, tapi secara lazim metakognisi merupakan kesadaran atau pengetahuan seseorang pada sistem dan hasil berpikirnya (kognisinya) serta kemampuannya di dalam mengontrol dan mengevaluasi sistem kognitif tersebut.cara membuat hidroponik sederhana

Pengertian Metakognisi
Istilah Metakognisi dimunculkan oleh beberapa ahli psikologi sebagai hasil penelitian pada kondisi, mengapa tersedia orang yang studi dan mengingat lebih berasal dari yang lainnya? Secara harfiah metakognisi terdiri berasal dari awalan meta yang artinya “sesudah” dan kata kognisi.

Metakognisi mampu diartikan sebagai kognisi perihal kognisi, pengetahuan perihal pengetahuan atau berpikir perihal berpikir.

Menurut Anderson dan Krathwohl (2001), menambahkan awalan “meta” pada kata kognisi untuk merefleksikan ide bahwa metakognisi adalah “tentang” atau “di atas” atau “sesudah” kognisi. Di samping itu, pengertian metakognisi nyaris mirip bersama pengertian perefleksian pada apa yang dipikirkannya. (deSoete, 2001). Kata reflektif berasal berasal dari kata ”to reflect” artinya ”to think about”.

Istilah metakognisi yang diperkenalkan Flavell (Yong & Kiong, 2006), membatasi aspek pertama berasal dari metakognisi sebagai pengetahuan seseorang pada sistem hasil kognitifnya atau segala sesuatu yang terjalin dengannya, lantas aspek kedua berasal dari metakognisi didefinisikan sebagai pemonitoran dan pengaturan diri pada kegiatan kognitif sendiri.

Schoenfeld (1992) membatasi metakognisi sebagai analisis perihal analisis sendiri yang merupakan jalinan pada tiga aspek mutlak yaitu: pengetahuan perihal sistem berpikir sendiri, pengontrolan atau pengaturan diri, serta kepercayaan dan intuisi.

Interaksi ini terlampau mutlak sebab pengetahuan kita perihal sistem kognisi kita mampu menolong kita menyesuaikan hal-hal di kira-kira kita dan menyeleksi strategi-strategi untuk menaikkan kebolehan kognitif kita selanjutnya.

Pengertian Lembar Kerja Siswa (LKS)

Lembar Kerja Siswa (LKS) adalah lembaran yang memuat tugas yang perlu dijalankan oleh peserta didik. LKS biasanya berbentuk petunjuk, cara untuk menyelesaikan suatu tugas, suatu tugas yang diperintahkan di dalam lembar kegiatan perlu tahu kompetensi dasar yang dapat dicapainya.(Depdiknas; 2004;18). Trianto (2008 :148) mendeskripsikan bahwa Lembar Kerja Siswa adalah saran siswa yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan dan pemecahan masalah.

Menurut pengertian di atas maka LKS berbentuk lembaran memuat tugas-tugas guru kepada siswa yang disesuaikan bersama dengan kompetensi dasar dan bersama dengan target pembelajaran yang inginkan dicapai. Atau mampu dikatakan termasuk bahwa LKS adalah saran kerja siswa untuk mempermudah siswa di dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran. contoh surat penawaran harga

Tujuan Lembar Kerja Siswa (LKS)
Mengaktifkan siswa di dalam sistem kegiatan pembelajaran.
Membantu siswa mengembangkan konsep.
Melatih siswa untuk menemukan dan mengembangkan ketrampilan proses.
Sebagai pedoman guru dan siswa di dalam melaksanakan sistem kegiatan pembelajaran.
Membantu siswa di dalam meraih Info mengenai konsep yang dipelajari melalui sistem kegiatan pembelajaran secara sistematis.
Membantu siswa di dalam meraih catatan materi yang dipelajari melalui kegiatan pembelajaran (Achmadi:1996:35)
Kegunaan Lembar Kerja Siswa (LKS)
Memberikan pengalaman kongkret bagi siswa.
Membantu variasi belajar.
Membangkitkan minat siswa.
Meningkatkan retensi studi mengajar.
Memanfaatkan saat secara efektif dan efektif (Hadi Sukamto, 1992/1993:2)
Syarat-syarat Menyusun LKS
Agar LKS tepat dan akurat, maka perlu dipenuhi persyaratan sebagai berikut:

Susunan Kalimat dan kata-kata diutamakan:

Sederhana dan mudah dimengerti.
Singkat dan jelas.
Istilah baru hendaknya diperkenalkan lebih-lebih dahulu.
Gambar dan ilustrasi hendaknya dapat:

Membantu siswa tahu materi.
Menunjukkan cara di dalam menyusun sebuah pengertian.
Membantu siswa berpikir kritis.
Menentukan Variabel yang dapat dipecahkan di dalam kegiatan pembelajaran.
Tata letak hendaknya:

Membantu siswa tahu materi bersama dengan membuktikan alur kegiatan secara logis dan sistematis.
Menunjukkan bagian-bagian yang sudah diikuti dari awal sampai akhir.
Desain perlu menarik. (Depdikbud, 1996/1997:25-26).
Prosedur penyusunan LKS

Menentukan kompetensi dasar, indikator dan target pembelajaran untuk dimodifikasi ke bentuk pembelajaran bersama dengan LKS.
Menentukan ketrampilan sistem pada kompetensi dasar dan target pembelajaran.
Menentukan kegiatan yang perlu dijalankan siswa sesuai bersama dengan kompetensi dasar indikator dan target pembelajaran.
Menentukan alat, bahan dan sumber belajar.
Menemukan perolehan hasil sesuai target pembelajaran.

BI Masyarakat Diminta Tukarkan Uang Logamnya

BI: Masyarakat Diminta Tukarkan Uang Logamnya

BI Masyarakat Diminta Tukarkan Uang Logamnya

BI Masyarakat Diminta Tukarkan Uang Logamnya

BANDUNG (7/6) – Bank Indonesia (BI) Bandung menghimbau

agar masyarakat menukarkan uang logamnya ke BI atau bank yang ditunjuk. Menurut Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah BI Bandung, Mikael Budisatrio, peredaran uang logam di masyarakat sudah sangat berkurang sehingga BI harus kembali memproduksinya.

“Padahal biaya produksi uang logam itu lebih mahal

dari nominalnya sendiri, jadi kita khawatir ada pemborosan dana produksi uang logam karena langka di perederan” ujar Mika.

BI sendiri untuk kembali mengumpulkan dan menyerap uang logam secara khusus membuat program tersediri.
“Di wilayah kerja BI Bandung kita membuat program GEPUK, yaitu Gerakan Peduli Uang Koin yang sudah kita luncurkan beberapa tahun lalu. Tujuannya agar masyarakat menukarkan uang koin ke BI dan jangan dijadikan koleksi dalam jumlah besar” kata Mika.

Seringkali peredaran uang koin di pasararan

berkurang karena ada beberapa pihak yang menjadikannya koleksi. (Pun)

 

Baca Juga :

 

 

Fraksi PKS DPR RI Tampung Aspirasi UU Penyiaran

Fraksi PKS DPR RI Tampung Aspirasi UU Penyiaran

Fraksi PKS DPR RI Tampung Aspirasi UU Penyiaran

Fraksi PKS DPR RI Tampung Aspirasi UU Penyiaran

BANDUNG–Fraksi PKS DPR RI berkenaan dengan adanya rencana revisi

tentang UU penyairan saat ini tengah menampung aspirasi. Aspirasi tersebut, diantaranya datang dari Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP). Hal demikian, diungkapkan Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, dalam release yang diterima jabarprov.go.id, Rabu (8/6).

Hal yang disampaikan KNRP, menurut Juwaini Pertama,

revisi UU Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002. Kedua, perpanjangan izin 10 stasiun TV swasta yang berakhir masa izinnya Oktober 2016 ini. Ketiga, pemilihan komisioner KPI yang baru. Keempat, terkait adanya perubahan dari TV analog ke digital.

Sebagai kunci perbaikan perbaikan penyiaran sesungguhnya ada di KPI. Perpanjangan izin 10 TV swasta seharusnya menyertakan performance selama 10 tahun terakhir. Jangan sampai pemilihan KPI yang baru, ada bau-bau industri yang dititipkan di masing-masing komisioner.

Hal yang disampaikan KNRP, hilangnya klausul tentang

Kepemilikan dalam draf revisi UU Penyiaran yang sedang dibahas bersama dengan pemerintah dalam rapat panja saat ini. Draf RUU tersebut, dinilai menyamakan antara klausul Kepemilikan dengan Pengelolaan. Sehingga, ada satu orang atau perusahaan dapat memiliki banyak lembaga penyiaran.

Berkenaan dengan aspirasi tersebut, Jazuli Juwaini menegaskan Fraksi PKS DPR RI akan menyampaikan persoalan ini kepada anggota Panja RUU Penyiaran dari Fraksi PKS, yaitu Sukamta dan Hidayat Nur Wahid. Fraksi PKS DPR RI, berkomitmen demokrasi harus ditegakkan secara sehat.“Oleh karena itu, demokrasi akan rusak, jika pemilik televisi juga pemilik partai. Kepemilikan mereka harus dibatasi. (NR)

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/gambar-jaring-jaring-balok

Karawang Akan Punya Pasar Induk Beras Dan Sayur

Karawang Akan Punya Pasar Induk Beras Dan Sayur

Karawang Akan Punya Pasar Induk Beras Dan Sayur

Karawang Akan Punya Pasar Induk Beras Dan Sayur

KARAWANG-PT. Central Niaga Nusa Karawang bekerjasama

dengan PemerIntah Kabupaten Karawang menggelar pertemuan dalam membahas rencana embangunan pasar induk beras, sayuran dan buah di Kabupaten Karawang. Dalam pertemuan tersebut hadir perwakilan dari lintas OPD di kabupaten karawang seperti kepala dinas BPMPT, DISHUB, dinas pertanian, bappeda, distanhutbunnak, badan ketahanan pangan. Selain itu hadir pula pihak swasta yang terdiri dari PT. CNNK. Ketua organisasi APEK (Asosiasi Pengusaha Engineering Karawang) dan perwakilan dari koperasi K3.

Pertemuan yang digelar di ruang rapat Wakil Bupati (9/6) tersebut dipimpin oleh Bupati Karawang Dr. Cellica Nurachadiana didampingi oleh Sekda Kabupaten Karawang Teddy Rusfendi yang mendengarkan paparan dari La Ode Hasahu selaku General Manager dari PT. CNNK sebagai konseptor dari pembangunan pasar yang bernama pasar induk Kuta Pohaci.

Dalam paparannya Hasahu menjelaskan tentang konsep

dan perencanaan kedepan tentang pasar induk tersebut, seperti luas tanah, prospek pasar dan juga pengadaaan kios ataupun loket pasar. Hasahu juga menjelaskan bahwa sistem yang dipakai oleh pasar ini ialah yang dianggapnya ramah kepada para petani karena untuk penyewaan atau pembelian kios menggunakan sistem bagi hasil panen pertanian.

Rencananya pasar ini akan dibangun diatas lahan seluas 50 Ha, dengan tahapan pekerjaan perencanaan untuk master plan dan feasibility study sudah selesai dan jumlah bangunan yang akan dibangun terdiri dari took beras 762 unit, kios 436 unit, kios indoor 647 unit, los 1.814 unit, ruko 243 unit, gudang beras 1 unit, gudang agro 1 unit, kolam retensi 1 unit, kantor pengelola 1 unit, masjid 1 unit, klinik 1 unit dan function hall 1 unit.

Selain itu, Hasahu menambahkan bahwa pasar

ini akan digagas dengan konsep yang modern dengan adanya fasilitas pasar induk primer yang dikelola dengan pola bagi hasil dan memanfaatkan teknologi informasi.

“Di jaman yang sudah canggih dan modern ini, kita jangan sampai ketinggalan informasi. Dengan konsep ini diharap para petani yang bergabung di pasar ini dapat memudahkan kebutuhan mereka dengan berbagai fasilitas yang ada, karena sudah banyak para petani kita yang memiliki alat komunikasi minimal handphone” ujar hasahu.

 

Sumber :

http://softwarelivre.org/ojelhtc88/blog/jangka-sorong

bjb Wisata Religi, Apresiasi Terhadap Nasabah

bjb Wisata Religi, Apresiasi Terhadap Nasabah

bjb Wisata Religi, Apresiasi Terhadap Nasabah

bjb Wisata Religi, Apresiasi Terhadap Nasabah

 

BANDUNG–PT Bank Pembanguna Daerah (BPD) Jabar dan Banten (bjb)

kembali menyelenggarakan acara Pengundian Hadiah bjb Wisata Religi Periode 2 yang ditujukan kepada nasabah debitur kredit retail dan konsumer. Acara berlangsung di Trans Luxury Hotel, Bandung, Senin sore (5/12).

“Ini merupakan bentuk consumer loan loyality program yang memang bertujuan untuk meningkatkan loyalitas dan bentuk apresiasi bjb kepada customer,” kata Dirut bank bjb Ahmad Irfan.

Hadir dalam kesempatan pengundian sejumlah direksi bank bjb,

kepala daerah dan Sekda Jabar Iwa Karniwa.
Program ini lebih ditujukan kepada debitur PNS di Jabar dan Banten, yang telah mendapatkan kedit diatas Rp 60 juta, dan masuk dalam periode program.

Sebanyak 40 pemenang akan diberangkatkan

dalam Wisata Religi ini pada Januari 2017, dan tahap kedua pada bulan Maret 2017 sebanyak 103 orang. Jo

 

Baca Juga :

 

Kredit Konsumer bjb Naik Signifikan

Kredit Konsumer bjb Naik Signifikan

Kredit Konsumer bjb Naik Signifikan

Kredit Konsumer bjb Naik Signifikan

BANDUNG-PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk

alias bank bjb tetap menunjukkan kinerja positif. Salah satu indikatornya terlihat pada kucuran kredit konsumer.

“Hingga triwulan III 2016, kami mencatat pertumbuhan kredit konsumer yang signifikan. Pertumbuhannya 15 persen atau menjadi Rp 42,8 triliun,” tandas Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan.

Ia menjelaskan pertumbuhan kredit i

kut mendorong perolehan laba perusahaan yang juga naik signifikan.

BJB berhasil mencatatkan kenaikan

pertumbuhan laba bersih, yang hingga triwulan III 2016, sebesar 55,6 persen atau berada pada level Rp 1,39 triliun. Angka itu melebihi realisasi triwulan III 2015 yang nilainya Rp 895 miliar.

Ia mengatakan saat ini bank bjb sudah berada pada posisi 14 besar bank umum di Indonesia. jo

 

Sumber :

https://indonesiana.tempo.co/read/133382/2019/04/23/ojelhtcmandiri/hak-tugas-dan-fungsi-dpr

Duka Cita Mendalam untuk Korban Gempa Aceh

Duka Cita Mendalam untuk Korban Gempa Aceh

Duka Cita Mendalam untuk Korban Gempa Aceh

Duka Cita Mendalam untuk Korban Gempa Aceh

 

BANDUNG-Gempa berkekuatan 6,5 skala richter (SR) terjadi di Pidie Jaya pada pagi tadi yang mengakibatkan sejumlah bangunan dan fasilitas umum rusak. Beberapa bangunan roboh dan sejumlah ruas jalan juga retak. Atas kondisi tersebut, Fraksi PKS DPR RI menyatakan duka cita untuk masyarakat Aceh, terlebih bagi mereka yang terkena dampak secara langsung dari gempa tersebut.

Hal demikian, diungkapkan Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, dalam rilis yang diterima jabarprov.go.id, Rabu (7/12).

“Keluarga besar Fraksi PKS DPR RI mengucapkan duka

mendalam bagi korban gempa Aceh, semoga diberi kesabaran dan kemudahan dalam penanganan bencana sehingga tidak banyak korban jiwa dan segera bisa pulih (recovery),” ujarnya.

Oleh karena itu, pemerintah diminta untuk segera melakukan tanggap darurat dengan prioritas menyelamatkan korban jiwa. Prioritas tempat penampungan lengkap dengan kebutuhan tanggap darurat harus segara disiapkan dan didatangkan.

“Tempat penampungan lengkap dengan dokter, paramedis, obat-obatan, makanan dan minum, selimut dan lain-lain serta pakaian tentu harus menjadi prioritas penanganan. Selain alat-alat berat yang harus segera didatangkan untuk membuka akses penyelamatan dan bantuan,” saran Jazuli.

Pemerintah, juga diharapkan adanya koordinasi sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Penanggulangan bencana harus cepat dan tanggap

. Untuk itu harus ada kerjasama yang sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, juga antara BNPB dan BPBD. Jangan saling lempar tanggung jawab agar prioritas penyelamatan korban bisa dilakukan dengan cepat dan efektif,” imbuhnya.

Selain itu, Fraksi PKS DPR RI juga mendorong solidaritas kemanusian dari seluruh warga bangsa untuk membantu korban gempa Aceh. Serta menegaskan partisipasi PKS dalam penanggulangan bencana ini. Tentu harus berkoordinasi dengan BPBD dan Pemda setempat agar bantuan efektif dan tepat kebutuhan dan sasaran.

“Mari kita galang solidaritas, minimal kita

doakan saudara-saudara kita di Aceh, kita himpun donasi, serta kita kirimkan bantuan materi maupun tenaga sesuai kemampuan.

Jazuli, menambahkan kepada Pemda seluruh Indonesia diminta agar waspada dan selalu siap melakukan tanggap darurat karena ancaman bencana terjadi di berbagai daerah. (NR)

 

Sumber :

https://www.50connect.co.uk/forums/celebrity–3/threads/applied-and-pure-art-definition-types-pictures-and

Komunitas Bukalapak Berbagi di 38 Kota

Komunitas Bukalapak Berbagi di 38 Kota

Komunitas Bukalapak Berbagi di 38 Kota

Komunitas Bukalapak Berbagi di 38 Kota

BANDUNG-Dalam rangka Bulan Suci Ramadhan serta upaya untuk mempererat hubungan

dengan para komunitas Pelapak, Komunitas Bukalapak kembali mengadakan rangkaian kegiatan Kopi Darat (Kopdar) dengan tema “Berbuka dan Berbagi Bareng Pelapak”. Kegiatan ini berlangung di 38 kota di Indonesia hingga berakhir pada 17 Juni 2017.

Head of Community Management Bukalapak, Muhammad Fikri mengatakan dalam kegiatan Kopdar ini, disamping bersilaturahim dengan para pelapak Komunitas Bukalapak juga saling berbagi inspirasi mengenai pengalaman berjualan online, serta tips dan trik meningkatkan penjualan online selama bulan Ramadhan.

Uniknya, kegiatan kopdar ini diadakan di berbagai tempat sosial seperti panti asuhan, asrama anak yatim dan dhuafa, lembaga pemasyarakatan (lapas), dan lain-lain.

“Komunitas kami saat ini sudah berkembang sangat pesat yaitu mencapai lebih dari 80

komunitas seluruh Indonesia. Untuk itu, momen seperti ini sangat baik untuk saling bersilahturahim, berkenalan dengan anggota-anggota lainnya, dan juga berbagi inspirasi dan pengalaman berbisnis online di bulan Ramadhan,” katanya kepada wartawan di Bandung, Kamis (15/6/2017).

“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap untuk dapat menumbuhkan dan mempererat kekeluargaan dan kebersamaan di antara para Pelapak di Bukalapak. Apalagi, di bulan ini, untuk pertama kalinya kami mengadakan Kopdar Sosial sepanjang bulan Ramadhan. Lewat kegiatan Kopdar Sosial ini diharapkan anggota komunitas Bukalapak di daerah dapat meningkatkan rasa kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Kopdar Sosial yang berlangsung sejak tanggal 3 sampai 17 Juni 2017 diikuti lebih dari 1.000 pelapak

dari kota Pati, Pantura, Malang, Kudus, Madura, Tasikmalaya, Bogor, Padang, Bontang, Yogyakarta, Madiun, Sragen, Semarang, Bregas, Jakarta, Bandung, Balikpapan, Surabaya, Blitar, Blora, Magelang, Kendal, Cilacap, Kediri, Banten, Bekasi, Palembang, Bangka, Belitung, Medan, Pontianak, Banjarmasin, Bali, Makassar, Samarinda, Solo, Tangerang, dan Ponorogo.

Menurutnya, program komunitas secara rutin mengadakan kopi darat di berbagai daerah di Indonesia untuk berbagi pengalaman dan wawasan dalam meningkatkan penjualan para pelapak. Komunitas Bukalapak memiliki prinsip “Nambah Ilmunya, Laris Jualannya”.

“Bukalapak sangat beruntung mendapat dukungan dari komunitas-komunitas yang selalu memotivasi satu sama lain dan selalu semangat untuk merangkul para pelapak Bukalapak yang baru. Kami berharap untuk dapat membangun jiwa kebersamaan dengan komunitas kami dan menjadi pahlawan bangsa,” pungkasnya. (MAT)

 

Baca Juga :