Category Archive : Fashion

 Tahap-Tahap Dalam Pemilihan Lokasi

 Tahap-Tahap Dalam Pemilihan Lokasi Tahap-Tahap Dalam Pemilihan Lokasi

l  Tahap pertama: melihat kemungkinan daerah-daerah mana yang dapat ditentukan sebagai daerah-daerah alternative.

l  Tahap kedua: melihat pengalaman orang lain atau pengalaman kita sendiri dalam menentukan lokasi pabrik

l  Tahap ketiga: mempertimbangkan dan menilai masyarakat-masyarakat dari daerah-daerah yang pada tahap kedua telah dipilih untuk lokasi pabrik karena dianggap paling menguntungkan.[7]

Berikut contoh cara menentukan dan memilih lokasi suatu usaha bisnis, untuk memudahkannya harus diberi “scoring” atau nilai dengan angka 1-10. Makin kecil nilai “scoring” berarti makin jelek kondisinya dan sebaliknya bila makin tinggi, berarti makin baik kondisinya.

KESIMPULAN

Tujuan perencanaan lokasi adalah untuk menetukan lokasi suatu perusahaan atau tempat usaha sebaik mungkin agar dapat beroperasi atau menjalankan proses produksi dengan lancar, biaya operasi yang rendah, kemampuan bersaing perusahaan dan memungkinkan perluasan dimasa yang akan datang. faktor-faktor yang perlu di pertimbangkan dalam perusahaan lokasi perusahaan adalah sebagai berikut : Lingkungan Masyarakat, kedekatan dengan pasar, tenaga kerja, kedekatan dengan bahan mentah (supplier), fasilitas dan biaya transportaasi, sumber daya (alam) lainnya.

Sedangkan Tekhnik-tekhnik dalam  menentukan lokasi usaha antara lain dengan menggunakan metode kualitatif, Analisis titik impas lokasi, Metode Pusat Gravitasi dan Model Transpotasi. Sedangkan tahap-tahap dalam pemilihan lokasi adalah sebagai berikut : Tahap pertama: melihat kemungkinan daerah-daerah mana yang dapat ditentukan sebagai daerah-daerah alternative. Tahap kedua: melihat pengalaman orang lain atau pengalaman kita sendiri dalam menentukan lokasi pabrik. Tahap ketiga: mempertimbangkan dan menilai masyarakat-masyarakat dari daerah-daerah yang pada tahap kedua telah dipilih untuk lokasi pabrik karena dianggap paling menguntungkan

Sumber :

https://tribunbatam.co.id/

 Emile Durkheim

      Emile Durkheim adalah seorang ilmuan perancis. Dia dikenal sebagai ilmuan yang juga menganut paham positivisme karena pada dasarnya menggunakan ilmu pengetahuan untuk menjelaskan kehidupan sosial. Durkheim berpandangan bahwa sesuatu yang terjadi di alam semesta disebabkan oleh sesuatu yang berada di alam semesta juga. Emile Durkheim melakukan pengamatam terhadap fenomena sosial dan berusaha membangun hukum-hukum sosial melaluai analogi alam.

      Dalam studinya tentang “Division of Labor in Society”,  ia memberikan pendapat tersendiri kepada perkembangan pemikiran sosiologi ekonomi. jika para ekonomi memandang pembagian kerja sebagai suatu cara untuk menciptakan kesejahteraan, dan lebih jauh lagi, efesiensi. baginya, pembagian kerja mempunyai fungsi yang lebh luas. Pembagian kerja merupakan sarana utama bagi penciptaan kohesi dan solidaritas dalam masyarakat modern. Dalam masyarakat modern, hak dan kewajiban berkembang di sekitar saling ketergantungan yang dihasilkan oleh pembagian kerja. Saling ketergantungan direfleksikan pada moralitas dan mentalitas kemanusiaan serta dalam kenyataan solidatitas organis itu sendiri. Masyarakat yang berlandasan solidaritas organis menjunjung tinggi nilai-nilai kesamaan, kebebasan, dan hukum kontrak, dalam masyarakat seperti ini, menjadi lebih penting

  1. Karl Marx

                  Karl Mark mengemukakan teorinya tentang sosiologi ekonomi melalui beberapa buku yang ditulisnya, diantaranya :

–          Contribution to The critique of Politcal Economy

            Marx menjelaskan bahwa ekonomi merupakan pondasi dari masyarakat, dan di atas pondasi ini dibangun superstruktur politik, sering juga disebut dengan infrastruktur, merupakan keseluruhan dari kekuatan-kekuatan produksi dan sosial.

–          Capital

             Marx menegaskan bahwa komoditas diciptakan melalui tenaga kerja, kemudian komoditas tersebut ditukar demi memperoleh uang, selanjutnya uang diubah menjadi modal, dan modal menciptakan penindasan dan pertentangan kelas[19].

–          The Economic and Philosophical Manuscripts

            Mark  menjelaskan bagaimana nasib hubungan sosial ketika segala sesuatu menjadi omoditas yang dapat dijual dan dibeli[20] .

–          The power of money in Bourgeois Society and Estranged Labor

–  ­Distory dan proses etia tenaga erja dijadikan omoditas

–  Munculnya keterasingan  yang dialami oleh para pekerja dalam masyarakat yang didominasi oleh hak pilih pribadi

–  Keterasingan merupakan suatu kondisi dimana manusia didominasi oleh kekuatan yang diciptakan sendiri, yang menghadirkan sesuatu yang asing baginya.

Sumber :

https://infotoyotabandung.co.id/wapres-buka-harteknas-22-di-makassar/

Tokoh Inti Sosiologi Dalam Sosiologi Ekonomi

  1. Aguste Comte ( 1798-1857)

      Aguste comte pada saat aitu adalah berlatar belakang seorang fisikawan menyatakan sosiologi sebagai disiplin ilmu yang baru, yang disebutnya sebagai ”fisika sosial”. Anggapan dasar yang menyertainya adalah bahwa suatu ilmu dapat dikatakan mempunyai nilai ilmiah jika memakai p rinsip-prinsip keilmuan seperti yang dipakai ilmu alam. Comte merupakan seorang ahli yang menganut pandangan filsafat positivisme. Aguste comte menulis buku berjudul course of positive philosophy yang diterbitkan pada tahun 1830-1842, yang mencerminkan suatu komitmen yang kuat terhadap metode ilmiah. Buku tersebut merupakan ensiklopedia mengenai evolusi filosofis dari semua ilmu dan merupakan pernyataan yang sistematis tentang filsafat positif, yang semua ini terwujud dalam tahap akhir perkembangan.

      Aguste comte dikenal sebagai salah seorang the founding fathers of sosiology. Dalam melakukan studinya tentang fenomena sosial, dia tidak menggunakan pendekatan seperti yang dilakukan ekonomi klasik, yaitu melihat prilaku manusia sebagai individu, tetapi pendekatan yang berorientasi pada masyarakat sebagai keeluruhan. Bagi comte, sosiologi merupakan study tentang masyarakat sebagai keeluruhan dan tidak dpat direduksi ke dalam individu

Sumber :

https://imii.co.id/sega-hidupkan-kembali-sonic/

Definisi pengumpulan data

       Data merupakan bahan penting yang digunakan oleh peneliti untuk menjawab pertanyaan atau menguji hipotesis dan mencapai tujuan penelitian. Oleh karena itu, data dan kualitas data merupakan hal yang penting dalam penelitian karena menentukan kualitas hasil penelitian. Data diperoleh melalui suatu proses yang disebut pengumpulan data. Pengumpulan data dapat didefinisikan sebagai satu proses mendapatkan data empiris melalui responden dengan menggunakan metode tertentu. Ini berarti sebelum mengumpulan data terlebih dahulu, kita menentukan teknik pengumpulan data yang tepat digunakan dan menyusun instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data. Instrumen penelitian ini merupakan alat bantu bagi peneliti untuk mengumpulkan data. Kualitas instrumen akan menentukan kualitas dan kuantitas data yang dikumpulkan untuk kemudian dianalisis dan diinterpretasi.

       Istilah data menunjuk pada ukuran atau observasi aktual tentang hasil dari suatu investigasi survey, atau hasil observasi yang dicatat  dan dikumpulkan, baik dalam bentuk angka ataupun jumlah dan bentuk kata-kata ataupun gambar disebut data. Ini berarti bahwa data merupakan hasil pengamatan dan pengukuran empiris yang mengungkapkan fakta tentang karakteristik dari suatu gejala tertentu. Data merupakan fakta tentang karakteristik tertentu dari suatu fenomena yang diperoleh melalui pengamatan. Istilah data merupakan bentuk jamak (plural) yang menunjuk pada satu kelompok observasi. Bentuk tunggal (singular) ialah datum yang menunjuk tiap bagian-bagian dari observasi. Istlah data digunakan untuk menggambarkan pola-pola respons yang dicatat dari responden untuk suatu instrumen yang digunakan dalam penelitian.

       Untuk mengumpulkan data dapat menggunakan berbagai metode pengumpulan data. Tiap metode pengumpulan data memiliki instrumen pengumpulan data. Metode angket misalnya memiliki jenis instrumen yang disebut daftar angket. Untuk menentukan metode dan instrumen pengumpulan data yang tepat, kita harus memahami data empiris , baik jenis maupun sumber data yang kita butuhkan untuk dikumpulkan.

       Data dalam penelitian kualitatif bersifat deskriptif bukan angka. Data dapat berupa gejala-gejala, kejadian dan peristiwa yang kemudian dianalisis dalam bentuk kategori-kategori.

Sumber :

https://multi-part.co.id/tak-sempat-upacara-ikut-saja-upacara-bendera-online-ala-kaskus/

Pemanfaatan Dedak sebagai Pakan Ternak

Dedak merupakan hasil sampingan proses penggilingan padi menjadi beras yang terdiri dari lapisan aleuron dan sebagian kecil endosperma, pericarp, pegmen, dan germ (Tangendjaja, 1988). Dedak dihasilkan sebanyak 8-10% dari berat padi yang digiling, sehingga ketersediannya cukup melimpah. Menurut Udiyono (1987), dedak padi secara kimiawi mengandung bahan kering 88,30%; serat kasar 15,30%; abu 9,90%, protein kasar 10,10%,   lemak   kasar   4,90%,   dan   BETN 48,10%.

Dedak  merupakan  sumber karbohidrat yang mudah tersedia dan sangat efektif dalam memperbaiki kualitas fermentasi dan jerami padi (Bolsen et al., 1996). Pemberian dedak dan probiotik bioplas pada induk bunting sapi lokal DAS Katingan dapat meningkatkan bobot badan induk sapi sekitar 0,5   kg/ekor/hari   dan   dapat   meningkatkan bobot lahir anak sekitar 10,5 kg dibandingkan kontrol 8,9 kg.

Konsumsi pakan meningkat sekitar 5,2 kg. Selain itu, pemberian dedak dan probiotik bioplas pada induk sapi lokal DAS Katingan dapat estrus kembali setelah 62 hari setelah melahirkan dibandingkan dengan kontrol sekitar 85 hari setelah melahirkan (Salfina, 2012).

2.4  Pengolahan Pupuk Kandang

Kotoran ternak merupakan salah satu masalah yang cukup mengganggu lingkungan dari  segi  kebersihan  dan  bau  yang  tidak sedap. Di sisi lain, terdapat permasalahan sawah yang sakit, sehingga tidak dapat memberikan hasil  panen  yang  tinggi  karena kekurangan unsur hara yang kemungkinan besar terkurasnya bahan organik dan unsur- unsur mikro dari tanah. Teknologi pengolahan kotoran ternak menjadi kompos merupakan alternatif pemecahan masalah lingkungan dan dapat mengatasi masalah lahan sawah yang sakit.

Salah satu metode yang mudah dilakukan  untuk   membuat  pupuk   kandang yaitu kotoran ternak dikumpulkan di tempat pembuatan  pupuk  kandang  yang  terlindung dari panas matahari dan terlindung dari air hujan. Kemudian dicampur dengan imbangan 2,5 kg Probiotik; 2,5 kg urea; 2,5 kg TSP; 100 kg abu sekam untuk setiap ton bahan pupuk yang ditumpuk sampai sekitar 1 meter. Campuran didiamkan selama ± 3 minggu (dibalik  setiap minggu).

Keberhasilan proses dekomposisi akan diikuti dengan peningkatan relatif   sama,  maka   dilakukan  pengeringan dengan sinar matahari selama 1 minggu, kemudian dilakukan penyaringan secara fisik, sehingga siap untuk dipergunakan (Haryanto, 2004). Penggunaan pupuk kandang dapat meningkatkan hasil gabah kering panen pada musim tersebut apabila dikombinasi dengan pupuk anorganik takaran rendah (Syam dan Sariubang, 2004).

Pemanfaatan kotoran sapi yang diolah menjadi pupuk cair dan pupuk kompos diharapkan  dapat  dijadikan  sumber penghasilan   tambahan   bagi   peternak   dan dapat  memperbaiki  kesuburan  lahan pertanian.  Introduksi teknologi  pola  integrasi ternak dengan tanaman padi mampu meningkatkan pendapatan petani sebesar Rp

34.488.800,-  lebih  tinggi  dibandingkan teknologi tradisional sebesar Rp 22.903.200,- dan berdasarkan analisis R/C ratio sebesar 6, lebih tinggi dibandingkan dengan pola tradisional dengan R/C ratio sebesar 4, sehingga layak untuk diusahakan oleh petani (Tabel 1).  Usahatani integrasi ternak sapi dengan   padi   merupakan   usahatani   yang efisien dan dinilai efektif untuk perbaikan pendapatan  usahatani  rakyat  dengan pemilikan  lahan  sempit  di  pedesaan. Usahatani pola integrasi padi-sapi meningkatkan   pendapatan   petani   sebesar 70% pada usahatani skala luas tanaman padi 5 ha dan kepemilikan sapi sebanyak 20 ekor

(Basuni et al., 2010b).

Adanya kegiatan  SIPT, pengembangan  ternak  sapi  potong  di beberapa daerah wilayah potensial berdampak positif dalam hal peningkatan populasi sapi dalam negeri, sehingga diharapkan mampu berswasembada daging di tahun mendatang. Program SIPT bertujuan untuk menjaga keseimbangan stok ternak lokal sebagai plasma  nutfah  yang  sangat  besar  nilainya sekaligus untuk menekan kebutuhan impor daging   yang   selama   ini   sulit   dibendung sebagai   akibat   dari   tingginya   permintaan daging dalam negeri, akibatnya menguras devisa Negara yang cukup besar (Muslim dan Nurasa, 2006).

Selain itu, SIPT memberikan dampak positif bagi petani sekitarnya (yang bukan peserta program) secara tidak langsung terimbas oleh adanya informasi yang disampaikan oleh peternak SIPT. Di Nusa Tenggara Barat, adanya SIPT mampu meningkatkan  kinerja  kelompok  peternak dalam jual beli ternak sapi Keremen. Sedangkan di Jawa Timur dengan pola tanam padi 3 kali/tahun dan merupakan daerah irigasi teknis, maka jerami sepenuhnya untuk kebutuhan pakan ternak. Pemberian jerami untuk pakan ternak cukup tinggi yaitu 25 kg/hari/ekor  untuk  sapi  bibit  dan  31 kg/hari/ekor untuk penggemukan sapi (Muslim, 2006a).

 

Sumber :

https://mlwcards.com/ceo-uber-gelar-perundingan-konstruktif-dengan-otoritas-transportasi-london/

Pengolahan Jerami Sebagai Pakan Ternak Sapi

Potensi  limbah  pertanian  berupa jerami sangat berlimpah, namun belum dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi. Kendala utama dari pemanfaatan jerami sebagai pakan ternak adalah kandungan serat kasar tinggi dan protein serta kecernaan yang rendah. Penggunaan jerami secara langsung atau sebagai pakan tunggal tidak dapat memenuhi pasokan nutrisi yang dibutuhkan ternak (Yunilas, 2009). Nilai gizi jerami dapat ditingkatkan melalui fermentasi probiotik dan hampir menyamai kualitas rumput gajah.

Jerami yang sudah difermentasikan harus disimpan   di   tempat   kering   agar   mutunya terjaga (Ibrahim et al., 2000). Jerami sebagai pakan ternak dapat mengefisienkan tenaga kerja untuk mencari rumput. Bahkan telah dilakukan penelitian dan pengkajian pemberian limbah pertanian jerami untuk ternak dengan menambahkan mikroba dan urea (Ibrahim et al., 2000). Menurut Haryanto et al. (2002), setiap   hektar   sawah   menghasilkan   jerami segar 12-15 ton/ha/musim dan setelah melalui proses fermentasi menghasilkan 5-8 ton/ha yang dapat digunakan untuk pakan 2-3 ekor sapi/tahun. Menurut Haryanto (2004), produksi jerami padi tersebut dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak sebanyak 1.196.432 ekor/musim.

Menurut Syamsu (2006), komposisi nutrisi  jerami  padi  yang  telah  difermentasi dengan menggunakan starter mikroba (starbio) sebanyak 0,06% dari berat jerami padi, secara umum memperlihatkan peningkatan kualitas dibanding jerami padi yang tidak difermentasi. Kadar    protein    kasar    jerami    padi    yang difermentasi   mengalami   peningkatan   dari 4,23% menjadi 8,14% dan diikuti dengan penurunan kadar serat kasar.

Hal ini menunjukkan indikasi bahwa starter mikroba merupakan mikroba proteolitik yang menghasilkan enzim protease yang dapat merombak protein menjadi polipeptida yang selanjutnya menjadi peptide sederhana. Penggunaan   starter   mikroba   menurunkan kadar dinding sel jerami padi dari 73,41% menjadi 66,14%. Selama fermentasi terjadi pemutusan ikatan lignoselulosa dan hemiselulosa jerami padi.

Sumber :

https://aziritt.net/mengenal-esim-kartu-sim-di-google-pixel-2/

STRATEGI PENETAPAN HARGA

Strategi penetapan harga adalah tahapan dimana perusahaan mengklasifikasikan dan menggolongkan produk atau jasa yang dihasilkannya merupakan ‘produk baru’ yang belum memiliki konsumen loyal/tetap atau ‘produk yang telah beredar’ yang telah memiliki pangsa pasar tersendiri.

Strategi penetapan harga ini juga berhubungan dengan siklus kehidupan produk (Product Life Cycledimana suatu produk memiliki empat tahapan utama yakni, Perkenalan, Pertumbuhan, Kematangan dan Penurunan.

Secara khusus strategi penetapan harga ini terdiri dari ;

Produk Baru

Dalam menetapkan strategi penetapan harga yang efektif untuk produk baru atau tahap perkenalan ini terdapat 2 (dua) alternatif strategi penetapan harga, yaitu

  1. Harga Mengapung (Skimming Price)

Memberikan harga tinggi untuk menutup biaya dan menghasilkan labamaksimum (perusahaan dapat meyakinkan konsumen bahwa produknya berbeda dengan produk sejenis yang lain.)

Pendekatan skimming sangat efektif jika terdapat diferensiasi harga pada segmen tertentu dan pesaing relatif sedikit. Skimming juga dapat dimanfaatkan untuk membatasi permintaan sampai perusahaan merasa siap untuk melakukan produksi masal. Apalagi skimming dapat meningkatkan nilai produk menjadi sangat prestisius.

  1. Harga Penetrasi        

Memberikan harga rendah untuk menciptakan pangsa pasar dan permintaan, strategi ini dapat diterapankan pada situasi pasar tidak terfragmentasi ke dalam segmen yang berbeda, serta produk tersebut tidak mempunyai nilai simbolis yang tinggi. Pendekatan ini juga efektif terhadap sasaran pasar yang sensitif harga.

Produk Yang Telah Beredar

Strategi penetapan harga untuk produk yang telah beredar ini tentunya tidak terlepas dari posisi produk atau jasa tersebut dari siklus kehidupan produk, dalam hal ini tahapan siklusnya

berada pada 3 (tiga) tingkatan berikutnya setelah perkenalan yakni;

Sumber :

https://jilbabbayi.co.id/astronom-temukan-es-di-mars/

Macam-Macam Hak Asasi Manusia

Pembagian Bidang, Jenis dan Macam Hak Asasi Manusia Dunia:

  1. Hak asasi pribadi / personal Right
  2. Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat
  3. Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat
  4. Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan
  5. Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing
  6. Hak asasi politik / Political Right
  7. Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan
  8. Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan
  9. Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya
  10. Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
  11. Hak azasi hukum / Legal Equality Right
  12. Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan
  13. Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns
  14. Hak mendapat layanan dan perlindungan hokum
  15. Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
  16. Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli
  17. Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak
  18. Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll
  19. Hak kebebasan untuk memiliki susuatu
  20. Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
  21. Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
    a. Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan
  22. Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.
  23. Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
  24. Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan
  25. Hak mendapatkan pengajaran
  26. Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat

 

Sumber ;

https://rianablog.com/brti-tegaskan-registrasi-kartu-prabayar-cegah-penyalahgunaan/

 

https://blog.uad.ac.id/lestari1300012156/setnov-kecelakaan-tagar-savetianglistrik-jadi-trending-topic/Pengertian Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau dalam bahasa medisnya disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yang mana menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan-perdarahan.

Penyakit ini banyak ditemukan didaerah tropis seperti Asia Tenggara, India, Brazil, Amerika termasuk di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat ketinggian lebih dari 1000 meter di atas permukaan air laut. Dokter dan tenaga kesehatan lainnya sering kali salah dalam penegakkan diagnosa, karena kecenderungan gejala awal yang menyerupai penyakit lain seperti Flu dan Tipes (Typhoid).

Tanda dan Gejala Penyakit Demam Berdarah Dengue Masa tunas/inkubasi selama 3 – 15 hari sejak seseorang terserang virus dengue, Selanjutnya penderita akan menampakkan berbagai tanda dan gejala demam berdarah sebagai berikut :

1.      Demam tinggi yang mendadak 2 – 7 hari (38 – 40 oC).

2.      Pada pemeriksaan uji torniquet, tampak adanya jentik (puspura) perdarahan.

3.      Adanya bentuk perdarahan dikelopak mata bagian dalam (konjungtiva), Mimisan (Epitaksis), Buang air besar dengan kotoran (Peaces) berupa lendir bercampur darah (Melena), dan lain-lainnya.

4.      Terjadi pembesaran hati (Hepatomegali).

5.      Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.

6.      Pada pemeriksaan laboratorium (darah) hari ke 3 – 7 terjadi penurunan trombosit dibawah 100.000/mm3 (Trombositopeni), terjadi peningkatan nilai Hematokrit diatas 20% dari nilai normal (Hemokonsentrasi).

7.      Timbulnya beberapa gejala klinik yang menyertai seperti mual, muntah, penurunan nafsu makan (anoreksia), sakit perut, diare, menggigil, kejang dan sakit kepala.

8.      Mengalami perdarahan pada hidung (mimisan) dan gusi.

9.      Demam yang dirasakan penderita menyebabkan keluhan pegal/sakit pada persendian.

10.  Munculnya bintik-bintik merah pada kulit akibat pecahnya pembuluh darah.

B.     Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Seseorang yang didalam darahnya mengandung virus dengue merupakan sumber penularan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Virus dengue dalam darah selama 4-7 hari mulai  1-2 hari sebelum demam. Bila penderita tersebut digigit nyamuk penular, maka virus dalam darah akan ikut terhisap masuk dalam lambung nyamuk. Selanjutnya virus akan memperbanyak diri dan tersebar di berbagai jaringan tubuh nyamuk  temasuk di dalam kelenjar liurnya. Kira-kira 1  minggu  setelah menghisap darah penderita, nyamuk tersebut siap untuk menularkan kepada orang lain (masa inkubasi eksentrik). Virus akan tetap berada di dalam tubuh nyamuk sepanjang hidupnya.

Penularan DBD terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, Aedes albopictus betina yang sebelumnya telah membawa virus dalam tubuhnya dari penderita demam berdarah lain. Nyamuk Aedes aegypti berasal dari Brazil dan Ethiopia dan sering menggigit manusia pada waktu pagi dan siang. Orang yang beresiko terkena demam berdarah adalah anak-anak yang berusia di bawah 15 tahun, dan sebagian besar tinggal di lingkungan lembab, serta daerah pinggiran kumuh. Penyakit DBD sering terjadi di daerah tropis, dan muncul pada musim penghujan. Virus ini kemungkinan muncul akibat pengaruh musim/alam serta perilaku manusia

Nyamuk Aedes (Stegomyia) betina biasanya akan terinfeksi virus dengue saat menghisap darah penderita yang berada pada fase demam (viremik) akut penyakit. Setelah masa eksentrik selama 8 sampai 10 hari, kelenjar air liur nyamuk menjadi terinfeksi dan virus disebarkan ketika nyamuk yang infektif menggi

Sumber :

Setnov kecelakaan, tagar #SaveTiangListrik jadi trending topic

Memilih gaun yang tepat dan trendi benar-benar dapat membuat penampilan kita lebih menarik. Untuk alasan ini, tidak mengherankan bahwa banyak wanita memperbarui pakaian mereka dengan tren mode terbaru. Nah, apakah Anda salah satunya? Bahkan, terlihat ramping dan gaya tidak selalu datang dengan membeli pakaian baru, Anda tahu. Ada lima cara lain untuk mendaftar dengan menghemat pakaian.

1. Jelly mengumpulkan pakaian yang ada

oleh freepik.com
Apakah Anda tipe orang yang suka membeli pakaian baru tanpa menyimpannya di lemari Anda? Bahkan, melepas pakaian tidak hanya akan membuat lemari Anda penuh, tetapi juga membuat Anda lupa tentang koleksi yang ada karena Anda tidak menggunakannya. Jadi sebelum Anda membeli, urutkan pakaian yang Anda miliki. Jika ada pakaian yang membuang sebagian atau bagian yang sobek, Anda bisa membuangnya. Sementara itu, pakaian yang Anda sukai tetapi jarang digunakan karena telah dikubur, Anda dapat menggunakan kembali atau mengubahnya.

2. Visualisasikan diri Anda sesuai dengan gaya yang Anda inginkan

oleh freepik.com
Pada dasarnya, tidak semua wanita terlihat nyaman dengan gaya berpakaian tertentu. Jika Anda menemukan hal yang sama, jangan memaksakan diri untuk memilih dan membeli gaun dengan tema itu. Mampu meningkatkan kepercayaan diri Anda, Anda bisa menggunakannya kembali. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk pertama kali membayangkan diri sendiri dengan gaya yang Anda inginkan.

3. Keyakinan bahwa aksesori bukanlah elemen utama, tetapi pendukung

Blog.palaser.com
Aksesori seperti jam tangan, anting-anting, kalung, gelang, ikat pinggang, dan topi benar-benar dapat mempercantik penampilan Anda. Tapi, itu juga bisa memiliki efek sebaliknya, lho. Saat digunakan dalam warna yang berlebihan dan sangat mencolok, aksesori dapat sedikit meningkatkan penampilan Anda.

Pilihan Editor:
Wow … Ingin mendapatkan produk fesyen melawan pasar ciuman dengan harga diskon? Ikuti 3 toko Instagram ini!
Pekerjaan yang berbeda, kode pakaian yang berbeda. Dapatkan 4 kombinasi inspirasional di sini dan cocokkan dengan bisnis Anda!
Tidak mencari ukuran yang tepat, berikut adalah 6 jenis pakaian untuk dibeli dalam ukuran kecil atau besar
Tetap Hangat dan Bergaya Tubuh dengan Campuran Sweater 7 Inspirasional
Penutup dengan momen terpenting dari perayaan JFW 2019, dalam ringkasan ke-9 koleksi ini (Bagian 3)
Banyak. Jangan mencampur terlalu banyak tujuan

oleh pexels.com
Tidak dapat dipungkiri bahwa gaun atau aksesori yang patut dicontoh banyak wanita. Namun, kehati-hatian harus dilakukan saat memasukkan sampel. Jika Anda menggabungkan beberapa pola bersama-sama, seperti garis, bunga, bos, alih-alih mencetak hewan untuk ketergantungan, alih-alih membuat penampilan Anda berkesan dan menarik, itu bisa menjadi sangat lembut. Yang terbaik adalah menggabungkan satu atau dua motif untuk busana Anda. Bahkan jika Anda ingin aman, Anda dapat menggabungkan tujuan dengan bos atau sekunder dalam warna netral.

5. Jangan menggunakan tumit yang terlalu tinggi

oleh freepik.com
Wanita sering memilih sepatu hak tinggi atau sandal yang memberikan ilusi kaki dan tubuh langsing. Namun, jika tumit terlalu panjang, berat badan Anda bisa menjadi sangat tidak seimbang. Jika Anda ingin terlihat proporsional, Anda dapat memindahkannya dengan mencampur dan mencocokkan pakaian. Cobalah gaya sederhana di mana Anda menempatkan atasan di celana atau rok sekunder. Ini akan membuat tubuh Anda terlihat lebih kurus.

Baca juga: