Facebook bakal didenda miliaran dolar karena peretasan

Facebook bakal didenda miliaran dolar karena peretasan

Facebook bakal didenda miliaran dolar karena peretasan

Lembaga pengawasan kerahasiaan keamanan kemungkinan akan mengenakan denda sebesar 1,63 miliar dolar AS atas peretasan yang berdampak pada 50 juta pengguna Facebook, yang baru diumumkan akhir pekan lalu, jika platform media sosial itu terbukti melanggar undang-undang baru Eropa mengenai kerahasiaan.

Komisi Perlindungan Data di Irlandia (Ireland DPC) menyatakan, mereka meminta

informasi lebih banyak dari perusahaan media sosial tersebut mengenai penyebab dan skala peretasan tersebut, termasuk berapa banyak warga UE yang yang terdampak, seperti diberitakan laman Wall Street Journal.

Juru bicara Facebook pada Minggu (30/9) waktu setempat mengatakan, akan merespons pertanyaan-pertanyaan dari Ireland DPC dan selalu memberitahukan perkembangan pada regulator.

CEO Mark Zuckerberg pada Jumat (28/9) lalu menyatakan mereka masih

mencari rincian mengenai pertasam tersebut serta seberapa besar dampak.

Eropa tahun ini memberlakukan undang-undang perlindungan data, General Data Protection Regulation (GDPR), beberapa bulan setelah kasus kebocoran data Facebook oleh Cambridge Analytica terungkap.

Dalam aturan GDPR, perusahaan yang tidak bisa menjaga kerahasiaan

data pengguna mereka akan dikenakan denda maksimum 23 dolar, atau 4 persen dari pendapatan tahunan perusahaan pada tahun sebelumnya.

Facebook, jika terbukti melanggar ketentuan tersebut, akan dikenakan denda maksimum sebesar 1,63 miliar dolar jika memakai kalkulasi terbesar.

GDPR mengharuskan perusahaan untuk memberi tahu regulator mengenai peretasan dalam kurun waktu 72 jam, denda maksimum 2 persen dari pendapatan global.

Baca Juga :

about author

admin

admin@worldbikelx.com

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.