Virus Corona pada Ibu Hamil: Faktor Risiko Hingga Pencegahan

    HomeKesehatan Virus Corona pada Ibu Hamil: Faktor Risiko Hingga Pencegahan

Virus Corona pada Ibu Hamil: Faktor Risiko Hingga Pencegahan

admin

Virus Corona pada Ibu Hamil: Faktor Risiko Hingga Pencegahan

Apakah wanita hamil lebih rentan terkena paparan virus Corona? Pertanyaan selanjutnya kemungkinan menjadi isu mengkuatirkan bagi kebanyakan ibu hamil dan ibu menyusui. Ketahui fakta perihal virus Corona pada ibu hamil, segi risiko, pencegahan, dan tips hidup sehat sehingga tidak terpapar virus Corona.

Apa Itu Virus Corona?
Virus Corona adalah sekelompok besar style virus yang menginfeksi burung dan mamalia. Berdasarkan laporan berasal dari World Health Organization (WHO), virus Corona terhitung menjadi penyebab sebagian wabah yang dulu berlangsung pada mulanya yaitu pandemi sindrom pernapasan akut (SARS) 2002-2003 dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS) di Korea Selatan pada 2015.

Pada Desember 2019, virus Corona (SARS-CoV-2) membawa dampak wabah COVID-19 di Cina dan menimbulkan kegelisahan internasional bagi seluruh kalangan masyarakat terlebih bagi mereka yang punya segi risiko lebih besar terpapar infeksi ini gara-gara kasus imunitas, terhitung orang tua, pasien infeksi pernapasan, orang bersama proses kekebalan tubuh lemah, serta ibu hamil dan menyusui.

Fakta Infeksi Virus Corona pada Ibu Hamil
Berdasarkan knowledge terbatas berasal dari Centers for Disease Control plus Prevention (CDC), wanita hamil punya risiko lebih tinggi untuk mengalami paparan infeksi, penyakit parah, morbiditas, atau mortalitas bersama perbandingan 1-3 berasal dari populasi lazim gara-gara wanita hamil punya perubahan hormon dan proses imun.

Pada kasus Coronavirus, wanita hamil dikatakan lebih rentan terkena Coronavirus sindrom pernapasan akut (SARS-CoV) dan Coronavirus sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS- CoV) dan infeksi pernapasan virus lainnya terhitung infeksi influenza sepanjang kehamilan.

Berdasarkan catatan perihal Coronavirus (SARS-CoV) dan (MERS-CoV) pada ibu hamil sebelumnya, ini membawa dampak komplikasi kritis sepanjang kehamilan, terhitung keperluan endotrakeal, intubasi, perawatan ke unit perawatan intensif (ICU), gagal ginjal, dan kasus kematian bayi.

Sementara pada th. 2009, terdapat 1% wanita hamil yang terinfeksi virus influenza A subtipe H1N1 atau flu babi tapi angka kematiannya sampai 5% berasal dari seluruh pasien lazim yang terinfeksi virus H1N1 saat itu.

CDC belum punya Info berasal dari laporan ilmiah yang diterbitkan tentang kerentanan COVID-19 pada ibu hamil, tapi wanita hamil disarankan untuk lebih merawat kesehatan dan model hidup untuk terhindar berasal dari risiko infeksi dan penyakit apapun demi keselamatan bayi.

Faktor Risiko Infeksi Virus Corona pada Ibu Hamil
Wanita hamil mengalami perubahan fisiologis di dalam proses kekebalan, hormon, dan kardiopulmoner yang membawa dampak kerentanan infeksi perihal virus yang membawa dampak penyakit pernapasan dan gejala lainnya, tapi belum ada Info cukup perihal COVID-19 terlebih untuk wanita hamil, wanita menyusui, dan bayi.

Centers for Disease Control plus Prevention (CDC) pun belum punya Info perihal segi risiko infeksi virus Corona pada ibu hamil terhitung risiko keguguran, bayi lahir mati, atau komplikasi kehamilan serius lainnya.

Belum ada terhitung wejangan spesifik tentang pencegahan atau perawatan kesehatan spesifik untuk wanita hamil perihal evaluasi atau manajemen COVID-19 pada ibu hamil. Para ilmuwan masih meneliti kasus perihal COVID-19 pada ibu hamil bersama menganalisisnya bersama kasus virus corona perihal lainnya (SARS-CoV dan MERS-CoV) di era sebelumnya.

Wanita hamil kudu melaksanakan tindakan pencegahan privat layaknya bersama sering mencuci tangan, menjauhkan orang yang sakit, mengonsumsi makanan sehat, meyakinkan bahwa proses kekebalan tubuh kuat, serta rajin melaksanakan konsultasi bersama dokter spesialis kehamilan.

Apakah Ibu Hamil mampu Menularkan Virus Corona ke Bayinya?
Isu yang mengkuatirkan lainnya adalah apakah ibu hamil yang terinfeksi COVID-19 positif mampu menularkan virus selanjutnya ke bayi atau neonatus melalui rute transmisi vertikal lainnya sebelum, selama, atau setelah melahirkan, tapi belum ada Info ilmiah perihal kabar tersebut.

Berdasarkan laporan kasus yang terbatas, bayi yang lahir berasal dari ibu yang positif COVID-19 tidak tertular virus tersebut, tapi penelitian masih konsisten dibutuhkan untuk mengungkapkan seluruh Info perihal virus Corona ini.

Hal yang kudu dilihat adalah gejala virus Corona layaknya demam tinggi, flu, sesak napas, dan serangan pada proses imun lainnya kemungkinan akan meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan cacat lahir spesifik pada bayi. Disarankan ibu hamil kudu lebih berhati-hati gara-gara gejala infeksi apapun berisiko negatif pada kesehatan bayi.

Cara Mencegah Infeksi Virus Corona pada Ibu Hamil
Belum ada panduan spesifik untuk pencegahan COVID-19 pada ibu hamil, tapi Anda mampu mengikuti panduan berasal dari WHO perihal langkah menghindar virus Corona selanjutnya ini:

1. Cuci Tangan bersama Benar
Semua orang disarankan untuk menyimak kebersihan tangan tiap-tiap saat gara-gara tangan Anda menjadi transmisi paparan infeksi virus paling ringan bersama sentuhan berasal dari orang ke orang atau benda-benda lazim yang banyak disentuh orang yang kemungkinan terpapar virus aktif.

Cuci tangan secara tertib sebelum dan setelah makan, sebelum dan setelah melaksanakan aktivitas toilet, serta setelah Anda menyentuh benda-benda umum, atau sebelum menyentuh muka Anda. Gunakan air mengalir dan sabun cuci tangan atau Anda mampu menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol.

2. Jaga Jarak bersama Orang Sakit
Wanita hamil disarankan untuk menjauhkan orang yang sakit atau menunjukan gejala batuk dan bersin. Paparan virus paling lazim adalah berasal dari udara atau tetesan cairan (droplet) yang keluar saat seseorang pilek, batuk, atau bersin.

Anda mampu menggunakan masker saat bepergian untuk menjauhkan paparan virus berasal dari orang lain yang tidak menutupi mulut saat batuk dan bersin bersama etika batuk dan bersin yang disarankan. Ibu hamil punya perubahan proses imun yang kemungkinan menjadi ringan terserang infeksi dan penyakit.

3. Hindari Menyentuh Wajah
Berdasarkan wejangan berasal dari WHO, menjauhkan menyentuh anggota mata, hidung, dan mulut Anda terlebih seandainya Anda belum mencuci tangan setelah melaksanakan kontak fisik bersama orang yang terkontaminasi virus atau menyentuh benda-benda lazim layaknya gagang pintu, tombol lift, dll.

Mata, hidung, dan mulut menjadi organ yang terlampau vital untuk transmisi virus seandainya Anda menyentuhnya bersama tangan yang kotor. Melalui paparan ke organ tersebut, virus mampu masuk bersama ringan membawa dampak Anda sakit.

4. Terapkan Gaya Hidup dan Pola Makan Sehat
Menerapkan model hidup dan pola hidup sehat adalah kunci utama untuk merawat kesehatan dan menghindar beragam infeksi dan penyakit.

Anda mampu mengawali model hidup sehat bersama sebagian langkah berikut:

Memerhatikan kebersihan diri sendiri dan lingkungan sekitar
Mencuci tangan secara teratur
Berolahraga
Kurangi stres.
Sementara untuk ibu hamil, terlampau perlu untuk merawat pola makan. Pastikan bumil beroleh asupan nutrisi dan vitamin yang cukup untuk meningkatkan proses kekebalan tubuh dan kesehatan bayi saat ini dan di era depan.

5.Konsultasi Kehamilan secara Teratur
Penting bagi hamil untuk memeriksakan kondisi diri secara tertib sepanjang era kehamilan. Ini bermanfaat untuk memantau pertumbuhan janin, meyakinkan bahwa tidak ada risiko komplikasi kehamilan, memeriksa kesehatan ibu dan janin sejak dini, serta target kesehatan ibu dan bayi secara keseluruhan.

Ikuti sebagian langkah simpel tapi berefek besar untuk menghindar COVID-19 pada ibu hamil. Ibu hamil dan seluruh kalangan yang berisiko tinggi terpapar virus Corona kudu lebih merawat kesehatan dirinya, meningkatkan proses kekebalan tubuh, selamanya merawat kebersihan, serta menjauhkan orang yang sedang sakit.

Apabila ada pertanyaan lebih lanjut perihal virus Corona, cari informasinya di sini. Beri paham orang-orang yang Anda sayangi Info paling baru tentang virus Corona sehingga seluruh pihak mampu terhindar berasal dari virus yang masih konsisten diteliti ini.

Baca Juga :