Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit

    HomePendidikan Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit
Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit

Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit

admin

Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit

Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit

Riset Nasional Hadapi Persoalan Jumlah Peneliti yang Sedikit

Hanya 15 persen dari seluruh peneliti yang berkualifikasi S3.

Sumber daya peneliti paling banyak berasal dari Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro mengatakan, sumber daya menjadi salah satu masalah yang dihadapi riset nasional.

Jumlah SDM peneliti Indonesia hanya 1.071 orang per juta

penduduk dengan produktivitas yang masih di angka 2 persen.

Baca Juga: Tak Raih Gelar Miss Universe, Frederika Cull Tetap Cetak Sejarah

“Jumlah peneliti harus diperbanyak. Jumlah peneliti masih sangat kecil, produktivitasnya juga masih rendah,” kata Bambang saat berbicara di Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik PTNBH di Swisbel-Resort Dago Heritage, Senin 9 Desember 2019.

Ia mengatakan, SDM peneliti mayoritas berasal dari PTNBH,

disusul oleh PTN BLU (Badan Layanan Umum). Baru kemudian peneliti dari lembaga penelitian seperti BPPT, LIPI, BATAN, dan lainnya.

Dari sisi kelembagaan, Bambang mengatakan, sampai saat ini terlalu banyak lembaga riset dengan disparitas kualitas yang tinggi.

Baca Juga: Sudah Dianggap Tidak Menyejahterakan, Bidan Dituntut Lebih Kreatif

Saat ini ada 330 lembaga penelitian, termasuk yang berada di kementerian lembaga. Baru 170 lembaga penelitian yang masuk di Pusat Unggulan Inovasi (PUI) Kemenristek.

 

Baca Juga :