Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel

    HomePendidikan Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel
Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel

Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel

admin

Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel

Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel

Pekan Olah Raga dan Seni Diniyah Nasional 2019 Dibuka Gubernur Babel

Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah Tingkat Nasional

(PORSADINAS) IV Tahun 2019 dimulai. Ajang yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Islam Kemuja Bangka ini dibuka oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, Kamis (24/10).

Erzaldi Rosman Djohan mengucapkan terimakasih karena Babel dipercaya sebagai tuan rumah PORSADINAS.

“Melalui PORSADINAS kami berharap akan tumbuh anak-anak yang unggul dan berkarakter sehingga mendukung program-program pembangunan bangsa,” ujar Erzaldi.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT), Lukman Hakim mengatakan, Madrasah Diniyah (Madin) Takmiliyah telah ada di Nusantara sebelum Indonesia merdeka. Keberadaan Madin telah memberikan andil bagi harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara dan telah berperan menjaga akhlak bangsa.

Lukman menerangkan, para pembawa Islam di Nusantara, Walisongo

, para ulama dan Kyai, telah menyebarkan, menanamkan dan mengajarkan Islam dengan penuh kedamaian, tanpa memberangus kearifan lokal.

“Model pendidikan khas pesantren dan Madrasah Diniyah inilah yang menjadikan Indonesia aman dan damai,” katanya.

Ketua IKA Walisongo ini juga mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi kepada Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota yang telah serius peduli pada pengembangan Madin, sehingga saat ini berkembang dengan pesat.

Lukman menuturkan, saat ini jumlah Madrasah Diniyah Takmiliyah mencapai 76 ribu, tersebar di 34 provinsi dengan memiliki 7 juta santri dan 700 ustadz/ustadzah.

“Ikhtiar dan kreasi Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam merespon perkembangan zaman terus dilakukan

, salah satunya melalui PORSADIN untuk mengasah pengetahuan dan kreatifitas, baik di bidang olahraga dan seni serta Tafaqquh Fiddin,” ujarnya.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, pendidikan keagamaan Islam, termasuk di dalamnya Madrasah Diniyah Takmiliyah, menjadi bagian tak terpisahkan dari instrumen penguatan pendidikan karakter yang kini menjadi kepedulian banyak kalangan.

“MDT adalah instrumen kelembagaan yang sangat strategis dalam kerangka pendidikan karakter bagi anak-anak bangsa,” katanya.

 

Baca Juga :