Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman

    HomePendidikan Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman
Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman

Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman

admin

Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman

Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman

Dewan Dakwah Kirim 80 Sarjana ke Pedalaman

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir, Ustadz Dwi Budiman Assiroji

, melepas 80 sarjana untuk berdakwah di daerah pedalaman.
Berita Terkait
Bibit Dakwah

“Dakwah yang akan Anda tempuh adalah jalan yang sepi dari pemberitaan dan puja-puji. Karena Anda akan berdakwah di daerah pedalaman, perbatasan, minoritas, kantong kemiskinan, dan suku terasing,” kata Dwi dalam sambutannya pada Wisuda Sarjana STID M. Natsir di Gedung Menara Dakwah, Jalan Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Sabtu pekan lalu.

Sebanyak 80 sarjana STID M Natsir angkatan IX mengikuti wisuda tersebut. Kedelapanpuluh dai sarjana itu berasal dari berbagai daerah dan atas rekomendasi Dewan Dakwah setempat.

Mereka menjadi bagian dari 475 alumni sejak angkatan pertama. Di bawah mereka, 637 mahasiswa sedang mengenyam pendidikan kader dai.

Wisuda dihadiri jajaran pimpinan pengurus Dewan Dakwah dan STID M Natsir

, Mantan Penasehat KPK Abdullah Hehamahua, Pembina Dewan Dakwah Dr Adian Husaini yang juga memberikan Kuliah Umum, Perwakilan Kopertis Wilayah I DKI Jakarta, perwakilan donatur LAZNAS Dewan Dakwah, keluarga besar Allahyarham Mohammad Natsir, dan keluarga besar Allahyarham Prawoto Mangkusasmito.

Terpilih sebagai Wisudawan Terbaik dalam kategori masing-masing adalah: Anis Marcella, asal Palembang, sebagai Wisudawan Terbaik dalam Bidang Akademik dengan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) 3,90 alias cum laude (mumtaaz); Lailatul Mardiyah, asal Tulungagung Jatim, sebagai Wisudawan Terbaik dalam Bidang Penulisan Skripsi; Zaenal Arfan, asal Lombok NTB, sebagai Wisudawan Tercepat dalam Penyelesaian Studi selama 3 tahun 6 bulan 15 hari; dan Irham Abisono, asal Lombok NTB, sebagai Wisudawan Terbaik dalam Hafalan Qur’an Hadits dengan jumlah hafalan 30 Juz Quran, 300 Hadits Shahih Bukhori, dan memperoleh Sanad Matan Tuhfatul Athfal dari Syaikh Abdul Bari Rageh serta Jazariyah dari Syaikh Ahmad Nafi Al Mishri. Ia juga menyabet Juara 1 MTQ Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam se-Jabodetabek.

Wisudawan asal Dompu, Nusa Tenggara Barat, Muhammad Jundi Rabbani

, mewakili rekan-rekannya, menyatakan bangga telah lulus sebagai sarjana.

Mereka mengucapkan banyak terimakasih kepada stakeholders yang telah membantu kelancaran pendidikan dakwah selama ini.

“Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada orangtua dan lembaga-lembaga yang sudah banyak membantu kami dalam berproses di STID M Natsir. Terimakasih kepada Laznas (Lembaga Amil Zakat Nasional) Dewan Dakwah yang menjadi mesin penggerak program dakwah pedalaman,” ujarnya dengan suara berat, diiringi isak tangis haru.

Bakda wisuda, para dai sarjana segera bertugas ke pedalaman untuk minimal dua tahun menjalani pengabdian di sana.

Sebelum berangkat, 80 dai sarjana mengikuti pembekalan pengetahuan dan ketrampilan praktis.

 

Sumber :

https://portal.asun.edu/ICS/Academics/UNIV/UNIV__1001/141C-UNIV__1001-D1_15/Start_Here.jnz?portlet=Blog&screen=View+Post&screenType=next&Id=6d0f3410-0be4-4be2-8af5-76ce82d7a23c