Cort Program Berpikir

Cort Program Berpikir

Setiap pelajaran didalam CORT 1 ini dirancang untuk mendorong siswa untuk memperluas pemikiran mereka.
Dalam pemikiran anak-anak dan orang dewasa, kekeliruan dominan adalah kecenderungan untuk menyita pandangan yang terlalu sempit. Contoh ini bakal menyita posisi penilaian cepat pada masalah.

Pelajaran di Cort 1 mendefinisikan tempat perhatian ke yang berpikir dapat diarahkan:
Mencari poin and dan minus
Mempertimbangkan seluruh faktor
Konsekuensi
Maksud dan tujuan
Menilai prioritas
Mengambil pandangan orang lain ke rekening.
Dengan mengakibatkan usaha yang disengaja sepanjang pelajaran untuk mengarahkan pemikiran mereka pada lokasi ini, siswa dapat mengembangkan normalitas memperluas pemikiran mereka.
Penelitian sudah membuktikan bahwa pemakaian pelajaran ini dapat mempunyai efek yang lumayan besar didalam menambah kuantitas aspek situasi yang dianggap.

Pertama lima pelajaran di Cort 2 kesepakatan bersama lima operasi pemikiran umum.
Masing-masing dibuat subyek perhatian disengaja, sehingga siswa dapat menggunakannya secara teratur: mengajukan pertanyaan yang tertentu dan melacak jawaban yang spesifik.

Lima pelajaran seterusnya berurusan bersama organisasi secara keseluruhan pemikiran sehingga dapat digunakan secara sengaja dan produktif.
Tujuannya adalah untuk membuat sembuh berpikir sebagai operasi terorganisir daripada mengoceh diskursif di mana satu perihal mengarah ke yang lain.
Beberapa pelajaran di babak ke dua mengacu pada proses belajar di Cort 1 (RENTANG) namun pelajaran yang masih dapat digunakan lebih-lebih kalau CORT 1 belum diajarkan, bersama menghilangkan referensi untuk itu.
cort-3-interaction.png

Cort 3 terkait bersama dua orang situasi.

Pemikir ini tidak kembali menyaksikan langsung pada materi pelajaran namun pada seseorang elses berpikir.
Daerah ini adalah bahwa argumen, debat, pendapat konflik, dll
Pelajaran sediakan langkah menilai bukti.
Mereka terhitung menguji strategi yang tidak sama digunakan untuk membuktikan suatu titik dan dua kelas utama dari kesalahan.
Dua prosedur praktis untuk menolong selesaikan konflik yang ditawarkan dalam
“Periksa Kedua Sisi (EBS)” dan didalam operasi yang disebut pemetaan
“Perjanjian, Ketidaksepakatan, ketidakrelevanan (ADI).”
Tujuan CORT 3 adalah untuk mendorong murid untuk mendengarkan apa yang dikatakan dan untuk menilai nilainya.
Mereka terhitung didorong untuk mengadopsi pendekatan konstruktif untuk selesaikan argumen.
cort-4-creativity.png

Hal ini terlalu kerap diibaratkan bahwa ide-ide kreatif mampir hanya dari inspirasi dan bahwa tidak ada kembali yang dapat dikerjakan perihal perihal itu.

Cort 4 meliputi teknik-teknik kreatif dasar, prosedur dan sikap.
Kreativitas dianggap sebagai bagian normal dari pemikiran, melibatkan proses yang dapat dipelajari, dipraktekkan dan diterapkan bersama langkah yang disengaja.
Beberapa proses prihatin bersama melarikan diri dari memenjarakan ide.
Lainnya prihatin bersama provokasi ide-ide baru.
Definisi masalah adalah bagian penting dari kreativitas.
Jadi adalah evaluasi solusi yang disarankan.
cort-5-information.png

Informasi dan perasaan mendasari seluruh pemikiran.
Berpikir terkait pada Info dan terlalu terbujuk oleh perasaan.
Cort 5 membahas proses informasi, layaknya pertanyaan, petunjuk, menebak, keyakinan, siap pakai pendapat dan penyalahgunaan informasi.
Hal ini terhitung tentang bersama emosi dan nilai.
Tujuan Cort 5 adalah untuk mendorong kesadaran pasti dari pengaruh-pengaruh – tidak mengubahnya.
Para siswa terhitung dilatih untuk mengenali Info apa yang mereka miliki, apa mereka masih butuh dan bagaimana pakai informasi.
Teknik yang digunakan didalam tiap tiap pelajaran yang dirancang untuk mengembangkan detasemen dan observasi.
cort-6-action.png

Artikel Lainnya : motivation letter

Dalam set sepuluh pelajaran susunan berbentuk kerangka.
Tujuan dari kerangka kerja ini adalah untuk membagi proses berpikir keseluruhan ke bagian tertentu, tiap-tiap yang dapat ditangani pada gilirannya.
Pada tiap tiap bagian didalam kerangka keseluruhan ada tugas berpikir yang pasti bakal dikerjakan dan obyek yang pasti untuk berpikir.
Ini menyederhanakan berpikir bersama menghapus kompleksitas dan kebingungan.
Tanpa seluruh kerangka cenderung kerumunan di sekaligus pada pemikir, yang cenderung kewalahan oleh seluruh aspek situasi.
Hasilnya adalah bahwa pemikir menyita langkah termudah nampak dan pakai slogan, klise atau prasangka bukan berpikir.
Tahapan yang dianjurkan didalam kerangka terlalu simpel dan mudah.
Pada tiap tiap bagian pemikir berkonsentrasi pada jalankan tugas yang didefinisikan oleh bagian itu.
Untuk mengakibatkan tahapan kerangka kenangan tiap-tiap sudah diberikan surat awal.
Surat-surat ini sudah secara tertentu dipilih sehingga mereka memberi tambahan hingga kata yang lumayan menarik untuk diingat.
Ini hanya sebuah perangkat mnemonik.
Kerangka keseluruhan disebut TEC-Pisco yang merupakan singkatan dari T arget-E Xpand-C ontract-P urpose-I nput-S olutions-C-O hoice perations.

Baca Juga :

about author

admin

admin@worldbikelx.com

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.