Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI

    HomePendidikan Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI
Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI

Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI

admin

Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI

Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI

Dana Bos Jadi Sorotan BPK RI

Penggunaan dana Bos di Kabupaten Bandung menurut laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI ternyata tidak sesuai dengan pelaksanaan dilapangan.

Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan menyoroti penggunaan dana Bos untuk Sekolah Dasar

(SD) masih banyak terjadi masalah. Hal ini, terjadi karena kesalahan persepsi dalamn pengelolaan dana Bos.

“Dana Bos itu bertujuan meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar sembilan tahun yang bermutu,” jelas Gun Gun ketika ditemui dalam acara Workshop kemarin. (14/8)

Dia mengakui, terjadi kendala bagi setiap sekolah dalam penyusunan administrasi l

aporan atas pertanggung jawaban realisasi dana Bos pada anggaran 2017. Sehingga, menjadi sorotan oleh BPK RI pada pemeriksaan atas laporan keuangan perangkat daerah 2018.

“Sorotannya itu, kurang diyakininya laporan keuangan atas pertanggungjawaban realisasi penggunaan dana BOS di setiap sekolah,” kata dia.

Untuk itu, dia meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memberikan pemahaman kepada tim manageman BOS ditiap Sekolah. Dengan demikian, diharapkan semua sekolah khususnya kepala sekolah dapat mengetahui cara penyususnan administrasi laporan dan pelaksanaann penggunaan anggaran.

Gun Gun mengakui, selama ini mengenai penggunaan dana Bos selalu ditemukan

permasalahan teknis. Sehingga, semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan harus terlebih dahulu memahami secara menyeluruh mengenai petunjuk teknis (Juknis) dana Bos tersebut.

Dia menyebutkan, sebetulnya kebijakan program dana Bos sudah dimulai sejak 2005. Dengan begitu, seharusnya semua pihak bisa belajar dan mengevaluasi kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan program ini dari tahun ke tahun.

Akan tetapi, pada kenyataannya di Sekolah Dasar kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menangani dana Bos sangat terbatas. Bahkan, tidak dijumpai orang yang fokus mengelola dana Bos.

’’ Nah untuk itu, pelaksanaan workshop ini diharapkan akan memberikan pemahaman secara langsung mengenai pengelolaan dana Bos di sekolah,”kata Gun Gun.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/