Bukalapak Goes to IPB University

    HomePendidikan Bukalapak Goes to IPB University
Bukalapak Goes to IPB University

Bukalapak Goes to IPB University

admin

Bukalapak Goes to IPB University

Bukalapak Goes to IPB University

Bukalapak Goes to IPB University

Perkembangan teknologi digital di Indonesia terus meningkat pesat. Dilansir dari Kementrian Komunikasi dan Informatika, di Indonesia pengakses internet telah mencapai 140 juta jiwa. Fakta lainnya berdasarkan laporan Wearesocial tahun 2018 menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat 7 dunia sebagai negara yang paling optimis memandang internet sebagai teknologi yang mampu membuka banyak peluang dan kesempatan baru dan bukan sebagai teknologi yang memberikan ancaman.

Melihat fenomena penetrasi penggunaan internet di Indonesia, Komunitas

Bukalapak bekerjasama dengan IPB University mengadakan acara Belajar Ngelapak bersama Komunitas Goes to IPB University. Kegiatan yang diadakan di Auditorium Andi Hakim Nasoetion, Kampus Dramaga, Bogor (6/9) ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada para mahasiswa bahwa melalui gadget yang sehari-hari mereka genggam, banyak peluang yang dapat dimanfaatkan dengan berwirausaha secara online.

Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet dalam sambutannya menyampaikan bahwa anak muda masa kini, khususnya mahasiswa IPB University, memang cenderung memiliki ketertarikan yang besar terhadap dunia entrepreneurship.

“IPB University telah memfasilitasi mahasiswa dan wirausahawan muda

untuk mengembangkan karirnya di dunia entrepreneur sehingga mampu menjadi Technosociopreneur. Saat ini, sudah banyak wirausaha muda dari kalangan mahasiswa bermunculan yang bergerak di berbagai bidang baik pangan, hortikultura, dan marketing. Saya berharap momen ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh mahasiswa,” ujarnya.

Hadir sebagai pembicara yaitu Restya Naufal yang memaparkan kesuksesan bisnis Ondofish melalui berbagai e-commerce termasuk Bukalapak. Naufal sebagai CEO Ondofish merupakan mahasiswa pascasarjana IPB University yang telah sukses bergelut di perniagaan alat dan bahan aquascape.

Berbekal dari ilmu yang dipelajari semasa kuliah di perikanan IPB University,

Naufal mencoba menjual kayu untuk akuarium di e-commerce seperti Bukalapak. Awal mula berbisnis pada tahun 2017, transaksi penjualan Ondofish masih sangat sedikit dan kurang diminati masyarakat. Ia menelusuri strategi bisnis dan merambah penjualan pada produk aquascape lainnya, hingga pada bulan Juli 2019 transaksi penjualan bisnis Ondofish mencapai 2500an transaksi per bulannya.
“Inilah animo perkembangan teknologi. Suatu pagi saya foto tanaman hias sebelum dipanen, masih menikmati alam bebas dan cahaya matahari langsung. Besoknya tanaman ini sudah tersebar di tangan pembeli dari berbagai wilayah nusantara. Berbisnis dengan memanfaatkan perkembangan teknologi akan memberikan jangkauan market yang terbatas, mari memulai bisnismu sekarang, jangan sampai kesempatan itu kandas,” papar Naufal.

Sementara itu, narasumber lainnya, Ayudhia Putri Permatasari yang merupakan Divisi Komunitas dari Bukalapak memberikan paparan seputar Bukalapak dan tips tentang belajar ngelapak di Bukalapak. Melihat antusiasme mahasiswa IPB University, Ayudhia menyarankan agar mahasiswa mau berbisnis dengan menjadi pelapak di Bukalapak. Pelapak awal harus memiliki strategi supaya tokonya bisa dikenal oleh calon konsumen. Butuh strategi seperti mengetahui karakteristik bisnis di e-commerce.

“Bagi mahasiswa yang ingin memulai bisnis di e-commerce tidak perlu khawatir bagaimana strategi pemasaran nantinya. Ada komunitas khusus pelapak yang mengadakan kegiatan pertemuan rutin, sehingga bisa belajar dari pelapak yang tingkat penjualannya sudah sangat tinggi. Beberapa mahasiswa IPB University juga sudah gabung di Komunitas Pelapak Bogor,” jelas Ayudhia.

 

Sumber :

http://syifa.student.ittelkom-pwt.ac.id/cita-cita-syaikh-sudais/