Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno

    HomePendidikan Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno
Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno

Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno

admin

Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno

Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno

Membumikan Pancasila di Papua, Lembaga Adat Dirikan Akademi Bung Karno

Lembaga masyarakat adat Papua akan mendirikan Akademi Komunitas Bung Karno di Wamena,

Papua. Lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi ini guna menumbuhkan lagi nilai-nilai Pancasila di Tanah Papua, sesuai dengan kebijakan Pemerintah Presiden Joko Widodo.

“Surat Keputusan Menristek Dikti untuk akademi ini sudah keluar dan kini tinggal menunggu diresmikan,” ujar Staf Khusus Presiden Lenys Kagoya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/6).

Disamping memberikan materi pelajaran secara umum, akademi Bung Karno ini akan lebih menekankan penerapan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Lembaga Adat menilai bahwa Pancasila harus menjadi ideologi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Lembaga adat merasa nilai-nilai Pancasila di masyarakat Papua ini harus ditingkatkan lagi.

Maka dipilih salah satunya melalui lembaga pendidikan ini,” ujar Lenys.
Baca juga : Kunjungi Papua, Ini Komentar Jaksa Agung Australia

Peresmian Akademi Bung Karno ini direncanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Akademi ini nantinya akan memiliki beberapa jurusan yakni jurusan sejarah, teknologi pertanian dan komputer.

Menurut Lenys, dirinya sudah meminta kesedian Presiden kelima RI yang juga merupakan Ketua Dewan

Pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila, Megawati Soekarnoputri untuk meresmikan pembukaan akademi itu.

Dikatakan juga tidak pembangunan Akademi Bung Karno ini tidak hanya dibangun di wilayah Lapago. Rencananya akademi serupa akan dibangun di lima wilayah adat di Papua lainnya, yakni Ha Anim, Mamta, Taireri dan Mepago.

“Saya melihat kebijakan pemerintah mensosialisasikan kembali Pancasila disambut baik oleh warga Papua. Buktinya waktu 1 Juni kemarin, itu kami rayakan Hari Lahir Pancasila besar-besaran. Mulai dari upacara bendera hingga bakar batu dan potong babi,” ujar Lenys. (red,CS)

 

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/sejarah-bandung-jawa-barat/