Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

    HomePendidikan Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya
Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

admin

Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Jenis Hormon Pada Tumbuhan Beserta Fungsinya

Hormon pada flora merupakan faktor fisiologis. Adapun dalam faktor fisiologis, proses yang terjadi merupakan proses fungsional pada tingkat seluler dan mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan tanaman. Berikut ini jenis – jenis hormon beserta fungsinya.

1. Hormon Auksin.

  • Auksin ialah hormon yang dihasilkan pada koleoptil (pucuk tumbuh) tumbuhan.
  • Fungsinya untuk memacu pemanjangan sel.

2. Hormon Giberelin.

  • Giberelin ialah jenis hormon yang berfungsi sinergis dengan hormon auksin. (http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/lembaga-agama/)
  • Fungsinya yaitu memacu pertumbuhan dan perkembangan embrio, merangsang pembentukan biji, buah, bunga, serbuk sari, dan enzim amilase.

3. Hormon Sitokinin

  • Sitokinin ialah hormon yang berperan dalam pembelahan sel (sitokinesis).
  • Fungsinya mengatur pertumbuhan daun, bunga, dan buah serta merangsang pembentukan akar dan batang.

4. Gas Etilen

  • Hormon flora yang fungsinya berperan dalam proses pematangan buah dan kerontokan daun.

5. Kalin

  • Kalin ialah hormon yang berperan dalam proses organogenesis. Kalin menurut fungsinya dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:
    • Rizokalin, hormon yang memperngaruhi pembentukan akar.
    • Kaulokalin, hormon yang mempengaruhi pembentukan batang.
    • Filokalin, hormon yang mempengaruhi pembentukan daun.
    • Antokalin, hormon yang mempengaruhi pembentukan bunga.

6. Asam Absisat (ABA)

  • Asam Absisat ialah jenis hormon flora yang bekerja antagonis (berlawanan) dengan auksin dan giberelin.
  • Fungsinya mempertahankan flora dari tekanan lingkungan, berperan dalam proses penuaan dan gugurnya daun.

7. Asam Traumalin

  • Hormon yang fungsinya untuk regenerasi sel apabila flora mengalami kerusakan jaringan.